Profil Kalis Mardiasih, Aktivis yang Vokal Suarakan Hak-Hak Perempuan

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Selasa, 12 May 2026 18:00 WIB
Profil Kalis Mardiasih, Aktivis yang Vokal Suarakan Hak-Hak Perempuan
Kalis Mardiasih/Foto: Instagram @kalis.mardiasih via Wolipop

Nama Kalis Mardiasih belakangan ramai diperbincangkan publik setelah akun media sosialnya mendadak tidak bisa ditemukan. Hilangnya akun media sosial ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk penulis @okkisutanto mengunggah postingan terkait hal ini lewat akun Thread miliknya. 

Padahal, Kalis Mardiasih selama ini cukup aktif dan vokal membahas isu perempuan, patriarki, hingga budaya digital di Indonesia. Tidak sedikit pula yang menilai sosoknya sebagai salah satu suara Muslimah progresif yang cukup berpengaruh di media sosial. Namun seperti apa sepak terjangnya seorang Kalis Mardiasih? Simak penjelasannya berikut ini!

Penulis Sekaligus Aktivis Perempuan Asal Blora

Kalis Mardiasih/Foto: Instagram @kalis.mardiasih
Kalis Mardiasih/Foto: Instagram @kalis.mardiasih

Melansir situs pribadinya, kalis.id, Kalis Mardiasih lahir di Blora, Jawa Tengah, pada 16 Februari 1992. Ia dikenal sebagai penulis yang cukup vokal membahas keberagaman, perempuan, dan kesetaraan gender dalam perspektif Islam.

Kalis sendiri merupakan lulusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Saat ini, ia berbasis di Yogyakarta dan aktif menulis di berbagai media digital, dan tercatat sudah menerbitkan beberapa buku. Selain itu, dia juga sering menjadi pembicara di berbagai forum sosial dan literasi.

Dalam situs pribadinya, Kalis Mardiasih juga memperkenalkan diri sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama (NU) dan cukup aktif membawa perspektif Islam moderat dalam berbagai pembahasannya. Kedekatannya dengan nilai-nilai NU turut memengaruhi cara pandangnya dalam membahas isu perempuan, toleransi, dan keberagaman di ruang publik.

Mulai Dikenal Lewat Tulisan tentang Perempuan Muslim

Kalis Mardiasih/Foto: Instagram @mizanpublishing

Melansir laman Buku Mojok, nama Kalis mulai dikenal luas berkat tulisannya berjudul “Sebuah Curhat Untuk Girlband Hijab Syar’i” yang viral di internet dan dibagikan ribuan kali di media sosial. Sejak saat itu, ia konsisten menulis isu-isu seputar perempuan, religi, serta pengalaman Muslimah dalam kehidupan sosial modern.

Bukan hanya karena ide yang orisinil, gaya tulisannya juga dikenal lugas, satir, tetapi tetap dekat dengan keseharian generasi muda. Hal inilah yang membuat banyak pembaca perempuan merasa relate dengan tema dan isu yang ia bawakan.

Vokal Membahas Isu Patriarki dan Kesetaraan Gender

Ilustrasi Kesetaraan Gender /Foto: Freepik.com

Dalam banyak tulisannya, Kalis cukup sering mengkritisi budaya patriarki yang dianggap membatasi perempuan. Ia juga kerap membahas bagaimana tafsir agama sering kali digunakan untuk mengontrol tubuh dan pilihan hidup perempuan.

Kalis dikenal sebagai salah satu figur yang aktif membahas isu gender, keberagaman, dan literasi digital dalam konteks Muslim Indonesia. Hal ini membuat namanya cukup menonjol dalam diskusi perempuan dan agama di media sosial.

Selain lewat buku dan tulisan panjang, Kalis juga dikenal aktif membahas isu sosial lewat media digital. Cara komunikasinya yang santai dan dekat dengan budaya internet membuat pembahasannya lebih mudah diterima generasi muda.

Sederet Buku yang Ditulis Kalis Mardiasih

Beberapa Buku Karya Kalis Mardiasih/Foto: Instagram @akubacacom

Selain aktif di media sosial, Kalis juga telah menerbitkan sejumlah buku. Melansir situs resminya, beberapa karya yang cukup dikenal antara lain "Muslimah yang Diperdebatkan", "Hijrah Jangan Jauh-Jauh Nanti Nyasar!", "Sisterfillah, You’ll Never Be Alone!", hingga "Berislam Seperti Kanak-Kanak". Sebagian besar bukunya membahas perempuan, pengalaman sosial Muslim modern, hingga refleksi tentang nilai-nilai religi dan kehidupan sehari-hari.

Demikian beberapa informasi tentang sosok Kalis Mardiasih. Terlepas dari akun media sosialnya yang diduga hilang, sosok Kalis Mardiasih tetap menjadi salah satu figur perempuan yang cukup berpengaruh di ruang digital Indonesia. Dia menjadi contoh tentang bagaimana sosok perempuan tetap bisa menjadi menjadi perhatian publik, baik karena gagasannya maupun keberaniannya bersuara.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.