Agar Hidup Teratur, Cara Efektif Lakukan Refleksi Akhir Tahun Ini Patut Dicoba!
Akhir tahun menjadi waktu yang pas untuk melakukan refleksi 12 bulan terakhir yang telah dilalui. Banyaknya hal yang telah dilalui adalah pengalaman berharga yang perlu dijadikan pelajaran. Sebagaimana pepatah mengatakan bahwa “pengalaman adalah guru terbaik”. Jangan sampai menyia-nyiakan berbagai pengalaman yang telah diperoleh selama 12 bulan untuk menjadi lebih baik di tahun berikutnya.
Refleksi akhir tahun memungkinkan kita melakukan evaluasi terhadap pencapaian dan perkembangan, pemetaan tujuan masa depan, memahami kembali tentang nilai dan prioritas, mengatur strategi dan lainnya.
Oleh karena itu, refleksi akhir tahun ini perlu dimaksimalkan. Dikutip dari laman Forbes, berikut adalah sederet cara memaksimalkan refleksi akhir tahun.
Tulis Kesalahan Pertama di Pagi Hari
![]() Menulis di pagi hari/ Foto: Freepik.com/freepik |
Cara pertama yang dapat diadopsi adalah menulis kesalahan pertama di pagi hari. Mengapa pagi hari menjadi waktu yang ideal untuk melakukan refleksi? Sebab di waktu ini, kita minim distraksi sehingga lebih fokus pada proses refleksi.
Untuk itu, pastikan bahwa ketika bangun di pagi hari dan ingin melakukan refleksi, jangan membuka ponsel, email, atau media apa pun terlebih dahului. Bebaskan diri dari berbagai distraksi yang ada. Ini akan membantu mencatat kesalahan dengan lebih baik sehingga didapatkan proses refleksi yang mendalam.
Tuliskan Refleksi di Perangkat Non Digital
Menulis di atas kertas/ Foto: Freepik.com/freepik
Selanjutnya, sangat disarankan untuk menuliskan setiap refleksi yang dilakukan di perangkat non digital. Maksudnya bagaimana? Pilihlah pena dan kertas, bukan komputer. Menggunakan kertas dan pena sebagai alat menuliskan refleksi akan memfasilitasi proses kreatif.
Kita menjadi lebih bebas mengkategorikan refleksi kita ke dalam tulisan. Coba tuliskan hal-hal yang disyukuri, kemunduran yang dihadapi, dan tujuan yang ingin dituju tahun depan, baik itu pada aspek kehidupan secara umum maupun bisnis.
Buat Daftar Kesalahan dan Hal Benar yang Telah Dilakukan
Mencatat kesalahan/ Foto: Freepik.com/malashmirzabey
Menuliskan daftar kesalahan dan hal benar yang telah dilakukan merupakan bagian dari proses refleksi. Ini membantu kita untuk mengambil makna dan pembelajaran atas segala yang sudah terjadi.
Selain itu, tuliskan juga orang-orang penting yang kamu temui, tempat-tempat berbeda yang kamu kunjungi, tantangan yang kamu hadapi, dan hal-hal penting lainnya dari pengalaman hidup selama 1 tahun terakhir. Setelah itu, cobalah meluangkan waktu untuk memikirkan arti peristiwa tersebut bagi kamu dan apa yang dapat kamu pelajari darinya.
Cari Pola Perilaku yang Telah Dilakukan
Mencari pola perilaku/ Foto: Freepik.com/wayhomestudi
Satu tahun terakhir yang telah dilalui seringkali menggambarkan pola perilaku tertentu. Ini bisa dilacak apabila melakukan refleksi mendalam. Melihat pola perilaku ini bisa dijadikan sebagai salah satu pembelajaran ke depannya. Apakah pola perilaku yang ada sudah tepat, atau kurang tepat, atau malah perlu perbaikan.
Cari pola perilaku positif dan negatif yang telah dilakukan. Eliminasi pola yang buruk, dan pertahankan pola perilaku yang baik. Ini membantumu mempersiapkan diri secara lebih baik ke depannya.
Jujurlah pada Diri Sendiri
Jujur pada diri sendiri/ Foto: Freepik.com/freepik
Salah satu aturan penting yang perlu diingat pada saat melakukan refleksi adalah sikap jujur pada diri sendiri. Cobalah melihat segala sesuatunya dengan objektif. Jangan menyalahkan diri sendiri pada hal-hal negatif, dan jangan terlalu bangga pada hal-hal positif.
Tetapkanlah tujuan berdasarkan kedua evaluasi objektif untuk tahun berikutnya. Ini dilakukan semata-mata agar hasil refleksi bisa benar-benar bermanfaat untuk membuat perbaikan ke depannya.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
