Anak-anak dengan kecerdasan emosional tinggi memiliki alat yang mereka perlukan untuk menavigasi perasaan dan hubungan mereka dengan cara yang sehat dan aman. Komponen kuncinya meliputi kesadaran diri, pengaturan diri, dan motivasi. Namun, yang mengejutkan, hal yang paling diabaikan adalah empati.
Orangtua dari anak-anak yang paling cerdas secara emosional memberikan contoh dan mengajari anak-anak mereka 4 keterampilan empati sejak usia muda. Apa saja? Yuk, cari tahu di bawah ini seperti yang telah dilansir dari CNBC.
1. Mengambil Perspektif yang Berbeda
Ilustrasi/Freepik.com/bristekjegor |
Pengambilan perspektif tidak berarti memiliki pengalaman yang sama dengan orang lain atau memutuskan apakah pengalamannya nyata. Ketika seorang anak menarik-narik bajunya dan berkata, “Gatal, saya tidak suka. Saya ingin baju yang berbeda,” kita dapat mencontohkan pengambilan perspektif dengan meyakini bahwa mereka benar.
Bukan tugas orangtua untuk meyakinkan mereka bahwa baju tersebut benar-benar nyaman dan mengingatkan mereka bahwa mereka pernah memakai baju tersebut sebelumnya. Tugas orangtua adalah keluar dari diri mereka sendiri dan menjadi saksi pengalaman anak mereka.