Alasan Kamu Sering Merasakan Hembusan Udara Dingin di Supermarket, Ternyata Bukan Sekadar AC!

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Senin, 22 Jun 2026 16:30 WIB
Supermarket Menggunakan Air Curtain untuk Menjaga Suhu Tetap Stabil
Supermarket Menggunakan Air Curtain/Foto: Magnific

Pernah nggak, Beauties, baru membuka pintu supermarket lalu langsung merasa seperti masuk ke ruangan yang jauh lebih dingin dari luar? Alasan kamu sering merasakan hembusan udara dingin ketika baru melangkah ke supermarket ternyata bukan sekadar karena AC dinyalakan terlalu dingin. 

Ada teknologi khusus yang memang dirancang untuk menciptakan sensasi udara tersebut sejak pengunjung memasuki area toko. Sistem ini bekerja untuk menjaga kualitas produk, kenyamanan pelanggan, dan efisiensi operasional supermarket. Yuk, kita simak pembahasan lebih lengkapnya dilansir dari Reader’s Diggest!

Supermarket Menggunakan Air Curtain untuk Menjaga Suhu Tetap Stabil

Supermarket Menggunakan Air Curtain/Foto: Magnific

Saat pertama kali masuk supermarket, udara dingin yang langsung menyambutmu biasanya berasal dari alat bernama air curtain atau tirai udara. Sistem ini dipasang tepat di area pintu masuk dan menghasilkan aliran udara yang cukup kuat.

Benjamin Lorr, penulis buku The Secret Life of Groceries, menjelaskan bahwa air curtain bekerja sebagai penghalang tak terlihat yang memisahkan udara luar dan udara dalam ruangan. Dengan begitu, suhu dingin di dalam supermarket tidak mudah keluar meskipun pintu terus terbuka dan tertutup sepanjang hari.

Teknologi ini sebenarnya sudah digunakan selama lebih dari seratus tahun. Meskipun terlihat sederhana, fungsinya sangat penting karena membantu menjaga kestabilan suhu di dalam toko.

Ryan Figlia, pakar aliran udara sekaligus pendiri perusahaan teknologi udara Windmill, menjelaskan bahwa tanpa air curtain, udara panas dari luar akan terus masuk setiap kali pintu terbuka. Akibatnya, sistem pendingin harus bekerja lebih keras dan penggunaan energi menjadi lebih besar.

Jadi, kalau kamu sering terkena semburan udara saat masuk supermarket, jangan langsung mengira AC-nya berlebihan. Justru itulah salah satu cara supermarket menjaga kondisi ruangan tetap ideal sepanjang hari.

Hembusan Udara Dingin Membantu Menjaga Makanan Tetap Segar

Udara Dingin Menjaga Makanan Tetap Segar/Foto: Magnific

Selain membuat ruangan terasa nyaman, suhu dingin juga berperan besar dalam menjaga kualitas berbagai produk yang dijual. Mulai dari sayuran segar, produk susu, hingga daging membutuhkan suhu tertentu agar tetap aman dikonsumsi.

Menurut rekomendasi Occupational Safety and Health Administration (OSHA), suhu tempat kerja ideal berada di kisaran 20 hingga 26 derajat Celsius. Namun, beberapa area supermarket memang terasa lebih dingin karena berada dekat dengan rak pendingin atau freezer.

Pernah merasa area daging dan makanan beku jauh lebih dingin dibanding lorong lainnya? Kamu tidak sendirian. Bahkan sebuah investigasi yang dilakukan Daily Mail menemukan bahwa beberapa supermarket di London memiliki area yang suhunya bisa turun sangat rendah, terutama di dekat freezer dan rak daging.

Ryan Figlia menjelaskan bahwa supermarket juga harus menyeimbangkan panas yang dihasilkan oleh unit pendingin berukuran besar. Jika suhu ruangan tidak dijaga dengan baik, sistem pendingin bisa bekerja terlalu keras dan menjadi kurang efisien.

Karena itu, hembusan udara dingin di supermarket sebenarnya menjadi bagian dari strategi penyimpanan makanan yang aman. Meskipun terkadang membuat pelanggan sedikit menggigil, sistem ini membantu menjaga kualitas produk yang ada di rak.

Air Curtain Mencegah Debu, Serangga, dan Menghemat Energi

Air Curtain Mencegah Debu dan Serangga/Foto: Magnific

Menariknya, fungsi air curtain ternyata tidak berhenti pada pengaturan suhu saja. Sistem ini juga berperan sebagai penjaga pintu yang membantu menghalangi berbagai gangguan dari luar.

Menurut Air Movement and Control Association International (AMCA), aliran udara yang terus bergerak dapat membantu mengurangi masuknya debu, bau dari luar, hingga serangga terbang. Meskipun tidak bekerja sempurna seratus persen, sistem ini cukup efektif untuk menjaga kebersihan area toko.

Ryan Figlia menjelaskan bahwa aliran udara tersebut menciptakan hambatan yang membuat serangga kesulitan terbang melawan arus udara. Karena itulah, kamu jarang melihat banyak lalat berkeliaran di area buah dan sayuran supermarket.

Tidak hanya itu, teknologi ini juga membantu supermarket menghemat biaya operasional. Berdasarkan informasi dari Office of Scientific and Technical Information (OSTI) milik Departemen Energi Amerika Serikat, pintu dengan air curtain lebih hemat energi dibandingkan pintu tanpa sistem tersebut.

Ketika udara dingin tetap berada di dalam ruangan, sistem pendingin tidak perlu bekerja berlebihan. Hasilnya, konsumsi energi menjadi lebih efisien dan biaya operasional toko dapat ditekan.

Menariknya lagi, air curtain tidak hanya digunakan di supermarket. Beberapa bandara, fasilitas kesehatan, dan bangunan komersial juga memanfaatkan teknologi serupa untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

Kini, alasan kamu sering merasakan hembusan udara dingin saat masuk supermarket tidak lagi menjadi misteri. Bagaimana pendapatmu, Beauties? Apakah kamu menikmati sensasi sejuk saat berkeliling mencari kebutuhan sehari-hari?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.