Beauties, pernah nggak, sih, kamu merasa justru disalahkan saat mencoba menyampaikan apa yang kamu rasakan? Padahal, kamu sebenarnya adalah pihak yang terluka. Situasi seperti ini ternyata bisa menjadi bagian dari pola manipulasi emosional yang dikenal dengan istilah DARVO.
Apa Itu DARVO?
Melansir dari jurnal Deny, Attack, and Reverse Victim and Offender (DARVO): What Is the Influence on Perceived Perpetrator and Victim Credibility? yang diterbitkan dalam Journal of Aggression, Maltreatment & Trauma oleh Sarah Harsey dan Jennifer J. Freyd (2020), DARVO merupakan pola manipulasi yang dilakukan pelaku dengan menyangkal tindakan, menyerang korban, lalu membalikkan posisi korban dan pelaku.
Lalu, bagaimana pola DARVO biasanya terjadi? Yuk, kenali satu per satu, Beauties.