Band asal Inggris, Massive Attack, baru-baru ini tuai sorotan setelah konsernya di Star Theatre, Singapura, Beauties. Band tersebut terdiri dari Robert Del Naja dan Grant Marshall, yang tampil dengan band pengiring dan vokalis tamu, termasuk Elizabeth Fraser dari Cocteau Twins. Di atas panggung, anggota band secara spontan mengibarkan bendera Palestina sambil menyerukan "Free Palestine" (bebaskan Palestina) saat tampil pada hari Rabu (29/7/2026).
Walaupun didukung oleh para penontonnya, aksi pro-Palestina tersebut justru dianggap melanggar aturan di Singapura. Berdasarkan keterangannya yang dipublikasi melalui akun media sosial, seusai konser, band Massive Attack ditahan oleh pihak kepolisian dan diinterogasi secara terpisah. Bahkan, beberapa anggota digeledah kamar hotelnya dan paspornya disita sementara. Mengutip dari Al Jazeera, pihak berwenang mengatakan dua anggota band tersebut telah diberi peringatan keras dan dilarang memasuki Singapura kembali.