sign up SIGN UP

Bisa Sebabkan Depresi, Ini 4 Cara Mencegah Victim Mentality agar Tidak Semakin Parah

Retno Anggraini | Beautynesia
Selasa, 28 Dec 2021 22:00 WIB
Bisa Sebabkan Depresi, Ini 4 Cara Mencegah Victim Mentality agar Tidak Semakin Parah
caption
Jakarta -

Pasang surut dalam hidup pasti sering kita lalui. Hal-hal buruk mungkin saja terjadi pada hidup, bisa karena diri sendiri atau faktor lain. Namun, orang yang terus-menerus menyalahkan orang atau situasi lain atas kejadian dalam hidup mereka bisa jadi memiliki victim mentality atau mentalitas korban.

Seseorang yang mengalami kondisi ini akan terus-menerus mengeluh tentang hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup mereka. Bahkan jika seseorang mencoba membantu dan memberikan solusi, mereka akan mencari alasan untuk membuat seakan-akan solusi itu tidak akan berhasil. Mereka yang mencoba membantu seringkali dibiarkan frustrasi dan bingung.

Berasal dari Pengaruh Lingkungan

Trauma masa lalu bisa menyebabkan seseorang memiliki mentalitas korban
Trauma masa lalu bisa menyebabkan seseorang memiliki mentalitas korban (foto: pexels.com/zhang kaiyv

Victim mentality bukanlah sesuatu yang dimiliki sejak lahir, hal ini terjadi karena pengaruh dari lingkungan. Bisa karena trauma masa lalu karena sering disakiti atau mengalami kejadian negatif yang terus-menerus terjadi.

Perlu diingat, seseorang dengan victim mentality tidak selalu menyadari bahwa dia sedang berada di kondisi tersebut. Jika tidak segera dicegah, victim mentality tentunya akan sangat merugikan. Sikap mentalitas korban juga bisa merusak hubungan penderitanya dengan orang lain, bahkan bisa membuat penderitanya menjadi frustrasi dan depresi.

Tips Mencegah Victim Mentality

Mencegah mentalitas korban dengan memaafkan diri sendiri.
Mencegah mentalitas korban dengan memaafkan diri sendiri (foto: unsplash.com/Giulia Bertelli

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah sikap victim mentality:

Bangun Rasa Tanggung Jawab

Seorang dengan mentalitas korban biasanya akan menghindari tanggung jawab. Mulai sekarang cobalah buat tujuan hidup yang realistis, kenali potensi yang ada di dalam diri dan kerjakan sesuai dengan porsinya.

Selain itu, fokus dan konsistenlah ketika melakukan setiap pekerjaan, jangan ditunda-tunda. Secara perlahan, kamu bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab atas semua hal yang sedang dilakukan.

Belajar Memaafkan Diri Sendiri

Jangan terlarut terlalu dalam saat melakukan kesalahan dan menyalahkan diri sendiri. Jadikan kesalahanmu sebagai pelajaran agar kamu bisa menjadi lebih baik ke depannya. Pada dasarnya, semua orang pernah melakukan kesalahan dan memaafkan diri sendiri bukan berarti kamu abai terhadap kesalahan yang sudah kamu perbuat.

Mencegah victim mentality dengan self-love
Mencegah victim mentality dengan self-love (foto: freepik.com/wayhomestudio

Tingkatkan Kecerdasan Emosional

Memiliki kecerdasan emosional dapat membantu dalam banyak hal, seperti mengenali dan mengendalikan emosi dengan baik, mengambil keputusan yang bijaksana dan membangun rasa empati. Tidak hanya itu, kamu pun bisa berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan terhindar dari sikap victim mentality.

Self-Love

Kamu bisa memulai mencintai diri sendiri dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan, misalnya menggeluti hobi, menulis jurnal harian, atau berolahraga. Dengan begitu, kamu akan lebih bisa menghargai dirimu sendiri.

Dengan menggeluti hobi, kamu juga secara tidak langsung menggali potensi dan skill yang ada dalam diri. Tentunya kamu tidak mau menyia-nyiakan potensi dan skill yang kamu punya, kan?

Victim mentality tidak hanya merugikan diri kamu sendiri, tapi juga orang lain. Kenali ciri-cirinya dan lakukanlah tips pencegahan di atas agar kamu terhindar dari sikap victim mentality!

***

[Gambas:Youtube]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id