Cara Membersihkan Kendaraan yang Terkena Abu Vulkanik Anak Krakatau

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Senin, 07 Sep 2026 13:15 WIB
Cara Membersihkan Kendaraan yang Terkena Abu Vulkanik Anak Krakatau
Cara Membersihkan Kendaraan dari Abu Vulkanik/Foto: Magnific

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada awal September 2026 dilaporkan mencapai sejumlah wilayah di Indonesia. Mobil atau motor yang biasanya kinclong mendadak penuh abu.

Kalau kendaraanmu ikut terkena, cara membersihkannya nggak bisa disamakan dengan membersihkan debu biasa. Lantas, bagaimana cara membersihkan kendaraan yang terkena abu supaya catnya tetap aman?

Jangan Langsung Dilap

Hindari Lap Langsung/Foto: Magnific

Ini bagian yang paling penting dan mungkin paling bertentangan dengan refleks kamu. Kenapa? Abu vulkanik bukan sekadar debu halus. Material ini mengandung mineral dengan permukaan yang kasar. 

Ketika masih menempel di badan kendaraan lalu kamu gosok menggunakan kain, partikel tersebut bisa bergesekan langsung dengan cat dan berpotensi meninggalkan baret.

Jadi, tahan dulu keinginan untuk membersihkan abu vulkanik di kendaraan dengan cara biasa. Langkah pertama justru membilasnya menggunakan air dalam jumlah cukup banyak.

Arahkan semprotan air ke seluruh permukaan kendaraan sampai abu dan material lain yang menempel mulai luruh. Setelah sebagian besar abu hilang, barulah kamu bisa melanjutkan ke tahap pencucian.

Bilas Dulu, Baru Cuci Pakai Sabun

Bilas Lebih Dulu/Foto: Magnific

Setelah kendaraan terlihat lebih bersih dari abu, jangan langsung merasa tugas sudah selesai. Masih ada proses pencucian yang perlu dilakukan supaya sisa material benar-benar terangkat.

Dilansir dari Auto2000, tahap awal memang dilakukan dengan menyemprot kendaraan menggunakan air bertekanan untuk menghilangkan abu dan material lain yang menempel pada badan kendaraan.

Setelah itu, cuci kendaraan seperti biasa menggunakan sabun khusus kendaraan. Gunakan spons halus atau kain microfiber untuk mengusap permukaannya. Nggak perlu ditekan kuat-kuat, apalagi kalau kamu masih melihat ada abu yang tertinggal.

Kalau seluruh bagian sudah dicuci, bilas lagi sampai tidak ada sisa sabun maupun material vulkanik yang menempel. Intinya, jangan biarkan tanganmu menyentuh permukaan kendaraan sebelum sebagian besar abu sudah luruh.

Jangan Lupa Pakai Masker dan Kacamata

Gunakan Masker dan Kacamata/Foto: Magnific

Mungkin kamu berpikir, “Kan cuma nyuci mobil, memang harus pakai masker?” Jawabannya sebaiknya iya, terutama ketika abu masih banyak menempel dan mudah beterbangan.

Saat terkena air atau saat proses pembersihan berlangsung, sebagian material bisa kembali masuk ke udara. Kalau terhirup, abu dapat mengganggu saluran pernapasan. Mata pun bisa terasa perih atau iritasi jika terkena partikelnya. Jadi, jangan sampai niatnya cuma membersihkan kendaraan, tetapi mata terasa nggak nyaman.

Jangan Lewatkan Kaca, Wiper, dan Celah-Celahnya

Perhatikan Celah-Celah Kecil/Foto: Magnific

Sudah puas melihat mobil bersih? Tunggu dulu. Coba lihat bagian kaca dan wiper. Biasanya, abu juga ikut mengendap di sana.

Sela-sela bodi dan bagian kendaraan yang terbuka juga jangan dilewatkan. Kalau masih ada abu yang tersisa, material tersebut bisa ikut terseret ketika kamu mulai mengelap permukaan.

Makanya, cara membersihkan abu vulkanik dari kendaraan sebaiknya dilakukan menyeluruh. Bilas dulu seluruh bagian kendaraan menggunakan air, termasuk kaca dan area yang sulit dijangkau.

Setelah yakin materialnya sudah luruh, baru lanjutkan dengan kain microfiber. Langkah kecil ini bisa membantu mengurangi risiko goresan yang muncul karena sisa abu masih ikut tergesek.

Kalau Cat Masih Kasar, Pertimbangkan Poles

Periksa Cat/Foto: Magnific

Setelah dicuci, coba usapkan tangan secara perlahan pada permukaan bodi. Kalau masih terasa kasar atau terlihat ada endapan yang nggak kunjung hilang, jangan dipaksakan dengan menggosok lebih keras.

Kamu bisa mempertimbangkan proses pemolesan untuk membantu menghilangkan sisa endapan sekaligus mengembalikan kilap cat. Namun, bukan berarti semua kendaraan yang terkena abu otomatis harus dipoles.

Kalau abu yang menempel cukup tebal atau permukaan cat sudah terlihat mengalami kerusakan, lebih baik bawa kendaraan ke bengkel bodi dan cat. Daripada mencoba mengatasinya sendiri lalu malah membuat kerusakan semakin parah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.