Cara Mudah Bikin Diri Kamu Lebih Disukai Menurut Sains
Menjadi disukai memang akan lebih menguntungkan. Sebagai contoh, bisa baru akan terasa ketika kamu adalah seorang pengusaha yang memasarkan produk, Beauties. Tentu barang atau jasa yang lebih disukai, cenderung akan dilirik calon pembeli hingga investor.
Dalam kehidupan sehari-hari pun untuk menjadi disukai juga cenderung lebih memudahkan hidup. Misalnya kamu akan mendapat perlakuan yang ramah dari sekitar.
Natalie Kerr, PhD, seorang psikologis sosial dan profesor di James Madison University kepada Psychology Today membagikan kiat-kiat yang bisa dilakukan. Tiga di antaranya dirangkum dari laman Inc adalah sebagai berikut:
Lebih Sering Terlihat
Ilustrasi meeting online/pexel.com/karolina grabowska |
Tahukah kamu, dengan lebih sering terlihat bikin kamu lebih disukai. Inilah yang dinamakan mere exposure effect atau efek paparan.
"Terdapat penemuan yang menunjukkan preferensi meningkat (atau menyukai) terhadap stimulus sebagai konsekuensi dari paparan berulang terhadap stimulus itu."
Lalu, apa yang bisa kamu lakukan dengan memanfaatkan poin ini? Kamu bisa mulai menyalakan kamera ketika meeting online, meninggalkan komen di media sosial temanmu, lalu pergi ke gym di tempat dan waktu yang sama juga bisa meningkatkan kemungkinan untuk bertemu dengan orang yang sama.
Menurut Kerr, pendekatan ini membutuhkan kepekaan --ya, kamu tentunya nggak ingin orang lain merasa kamu lagi stalking dia. Tetapi selalu terlihat atau familiar bagi orang lain adalah langkah pertama yang bagus untuk disukai.
Mengajukan Pertanyaan
Ilustrasi presentasi seru/ Foto: Freepik.com |
Banyak ahli mengungkap kalau mengajukan pertanyaan adalah cara paling efektif untuk melibatkan orang lain dalam sebuah percakapan, dan kemudian membuat kamu lebih disukai.
Alasannya karena dengan mengajukan pertanyaan bisa membuat orang tersebut fokus, dan membiarkannya tahu bahwa kamu menghargai pendapat dan pengalamannya.
Tersenyum
Ilustrasi tersenyum/ Foto: Freepik/benzoix |
Menurut penelitian, tersenyum punya banyak keuntungan, Beauties. Penelitian dari Penn State University menemukan orang yang tersenyum dirasa lebih kompeten dan menarik. Dan kebanyakan orang menyukai orang yang ramah senyum.
Bahkan Kerr menulis dalam penelitiannya bahwa orang dengan wajah biasa-biasa saja tapi saat tersenyum dinilai sama menariknya dengan orang yang rupawan tapi tidak tersenyum!
---
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Ilustrasi meeting online/pexel.com/karolina grabowska
Ilustrasi presentasi seru/ Foto: Freepik.com
Ilustrasi tersenyum/ Foto: Freepik/benzoix