Cara Tetap Sehat secara Mental di Bawah Tekanan Hidup, Jangan Abaikan 7 Hal Ini
Terkadang hidup memang terasa berat ya, Beauties? Tekanan hidup bisa datang dari berbagai arah, mulai dari pekerjaan, masalah finansial, hubungan percintaan, hingga tuntutan lainnya.
Dalam kondisi tertentu, stres sebenarnya merupakan respons alami tubuh ketika menghadapi tantangan. Namun, jika berlangsung terus-menerus dan sulit dikendalikan, stres dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.
Oleh karena itu, Beauties perlu belajar mengenali tekanan, mengelola respons terhadapnya, serta mengetahui kapan harus meminta bantuan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan mental di tengah tekanan hidup.
1. Kenali Stres
Ilustrasi perempuan pusing / Foto: Pexels.com/Kampus Production
Langkah pertama, Beauties perlu menyadari bahwa tubuh dan pikiran sedang berada di bawah tekanan atau stres. Menurut WHO, stres dapat membuat seseorang sulit rileks dan berkonsentrasi, lebih mudah cemas atau marah, mengalami sakit kepala, gangguan pencernaan, kesulitan tidur, hingga perubahan nafsu makan.
Jika beberapa tanda tersebut mulai muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan langsung menganggapnya sebagai hal sepele. Mengenali perubahan sejak awal dapat membantu dalam mengambil langkah untuk mengelola stres.
2. Fokus Pada Hal yang Bisa Dikendalikan
Ilustrasi perempuan menulis / Foto: Pexels.com/ Andrea Piacquadio
Tidak semua masalah dalam hidup bisa diselesaikan atau dikendalikan. Terus memikirkan sesuatu yang berada di luar kendali justru dapat membuat pikiran Beauties semakin lelah.
American Psychological Association (APA) menyarankan untuk mengevaluasi hal-hal yang masih dapat diubah dari situasi yang membuat stres. Misalnya, menurunkan standar yang terlalu tinggi terhadap diri sendiri, atau meminta bantuan ketika memang dibutuhkan.
Alih-alih terus memikirkan kemungkinan buruk, coba tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang bisa aku lakukan sekarang?”
3. Jangan Mengisolasi Diri
Ilustrasi perempuan menangis / Foto: Pexels.com/Polina Zimmerman
Saat sedang menghadapi masalah, sebagian orang justru memilih menarik diri. Padahal, memiliki orang yang bisa diajak berbicara dapat membantu seseorang menghadapi tekanan dengan lebih baik.
WHO menyarankan untuk tetap terhubung dengan keluarga dan teman terdekat serta membagikan kekhawatiran kepada orang yang dipercaya. Sementara itu, APA menyebut dukungan sosial sebagai salah satu faktor penting yang dapat membantu meningkatkan kemampuan seseorang dalam menghadapi stres.
4. Tetap Jaga Tidur, Makan, dan Aktivitas Fisik
Ilustrasi makan / Foto: Pexels.com/Mustafa ErdaÄŸ
Ketika hidup sedang terasa berat, rutinitas dasar sering kali menjadi hal pertama yang diabaikan. Padahal, tidur cukup, makan secara teratur, dan tetap aktif secara fisik merupakan bagian penting dalam menjaga kondisi tubuh dan pikiran.
WHO merekomendasikan tidur yang cukup, pola makan seimbang, serta olahraga secara rutin sebagai bagian dari pengelolaan stres. Aktivitas fisik sehari-hari bahkan tidak harus selalu berupa olahraga berat; berjalan kaki juga bisa menjadi pilihan.
5. Berikan Waktu untuk Melakukan Hal yang Menyenangkan
Ilustrasi membaca / Foto: Pexels.com/George Milton
Saat banyak masalah harus diselesaikan, melakukan aktivitas yang menyenangkan mungkin terasa tidak penting. Namun, terus-menerus menghilangkan waktu untuk beristirahat justru dapat membuat diri semakin kewalahan.
Penting untuk seseorang tetap menyediakan waktu untuk aktivitas yang memberikan kesenangan, seperti membaca, mendengarkan musik, menikmati hiburan, atau melakukan hobi. Aktivitas sederhana tersebut dapat menjadi jeda dari tekanan sehari-hari.
6. Coba Teknik Relaksasi dan Mindfulness
Ilustrasi meditasi / Foto: Pexels.com/ Alena Darmel
Ketika pikiran terasa penuh, mengambil beberapa menit untuk menenangkan diri dapat membantu. WHO merekomendasikan latihan pengelolaan stres yang dapat dilakukan secara rutin, sedangkan APA menyebut meditasi mindfulness sebagai salah satu pendekatan yang dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.
Tidak perlu langsung melakukan meditasi dalam waktu lama. Beauties bisa memulainya dengan duduk tenang selama beberapa menit, mengatur napas, dan mengarahkan perhatian pada apa yang sedang dirasakan saat ini.
7. Jangan Ragu Mencari Bantuan Profesional
Ilustrasi sesi psikolog / Foto: Pexels.com/SHVETS production
Jika tekanan terus berlangsung, membuat aktivitas sehari-hari terganggu, atau terasa semakin sulit untuk dihadapi, mencari bantuan profesional merupakan langkah yang tepat.
WHO menyebut bahwa ketika seseorang mengalami kesulitan menghadapi stres, maka segerakan untuk mencari bantuan dari tenaga kesehatan atau orang yang dipercaya. APA juga menyarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau penyedia layanan kesehatan mental ketika strategi yang dilakukan sendiri belum membantu.
Tekanan hidup mungkin tidak selalu bisa dihindari, tetapi cara Beauties meresponsnya masih bisa dipelajari. Meminta bantuan bukan berarti gagal menghadapi masalah. Justru, mengenali bahwa diri membutuhkan dukungan merupakan bagian dari menjaga kesehatan mental.
__
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!