sign up SIGN UP

Catat! Begini Cara Sopan Mahasiswa Saat Mengirim Pesan via WhatsApp ke Dosen

Dhea Salsabila | Beautynesia
Sabtu, 21 Aug 2021 10:00 WIB
Catat! Begini Cara Sopan Mahasiswa Saat Mengirim Pesan via WhatsApp ke Dosen
caption

Semenjak masa pandemi Covid-19, tentunya kamu, para mahasiswa cenderung melakukan aktivitas kuliah secara daring atau online. Kuliah online tentunya membuat komunikasi antara mahasiswa dengan dosen lebih sering menggunakan aplikasi pesan singkat WhatsApp, karena di situasi saat ini kamu sulit untuk bertatap muka secara langsung dengan dosen.

Meski menggunakan perantara WhatsApp, kamu perlu memahami adab saat mengirim pesan singkat agar komunikasi dengan dosen tidak mengalami kesalahpahaman.

Lalu, Bagaimana Etika Mahasiswa Menghubungi Dosen via Aplikasi Pesan Singkat WhatsApp yang Baik dan Sopan?

1. Perhatikan Waktu Mengirim Pesan

Pilihlah waktu yang tepat ketika menghubungi dosen.
Waktu yang tepat menghubungi dosen/foto: id.pinterest.com/rawpixel.com


Jika kamu ingin menghubungi dosen melalui pesan singkat WhatsApp, kamu harus memperhatikan waktu pengiriman pesan. Pilihlah waktu tepat yang biasanya tidak dipakai untuk beristirahat, beribadah, hari libur, dan di atas pukul 20.00 ya, Beauties.

2. Mengucapkan Salam

Kamu dapat mengawali sapaan atau mengucapkan salam, seperti "Assalamu'alaikum Bapak/Ibu" apabila dosen kamu beragama Muslim, atau "Selamat pagi Bapak/Ibu" untuk yang lebih masuk secara umum. Mengucapkan salam untuk memulai pesan singkat, menunjukkan bahwa diri kamu sopan dan santun.

3. Ucapkan Kata Maaf

"Mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu", ucapan permintaan maaf menunjukkan bahwa kamu rendah hati dan menghargai waktu yang dimiliki dosen.

4. Perkenalkan Diri

Jika ingin mengirim pesan Whatsapp ke dosen, kamu harus memperkenalkan diri di awal percakapan
Ilustrasi pesan mahasiswa yang masuk di aplikasi Whatsapp dosen/foto: id.pinterest.com/tecnologia.libero.it


Kamu harus memperkenalkan diri di awal komunikasi pesan singkat WhatsApp dengan dosen, Beauties. Dosen mungkin tidak tahu siapa kamu, dan dosen memiliki ratusan mahasiswa yang tidak menyimpan nomor kontak seluruh mahasiswanya.

Contoh : "Nama saya Salsa, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2019. Semester ini mengambil mata kuliah Komunikasi Massa di kelas Bapak/Ibu".

5. Gunakan Bahasa Baku dan Kata yang Tepat

Etika selanjutnya yang harus kamu perhatikan jika menghubungi dosen melalui pesan singkat WhatsApp adalah menggunakan bahasa baku dan kata yang tepat, agar dosen mudah mengerti isi pesan yang kamu sampaikan.

Kamu perlu menghindari menyingkat kata dalam menulis pesan, seperti "sy (saya), dmn (dimana), mhs (mahasiswa)", kamu juga sebaiknya tidak menggunakan kata non formal, seperti kata "aku".

6. Kalimat Pesan yang Singkat dan Jelas

Tulislah pesan dengan singkat dan jelas kepada dosen.
Ilustrasi mengirim pesan singkat dan jelas/foto: id.pinterest.com/adweek.com

Kamu perlu hindari penyampaian pesan yang terkesan bertele-tele, Beauties. Tulislah pesan dengan singkat dan jelas. sehingga dosen dapat langsung memahami apa yang kamu katakan. Contoh : "Saya ingin melakukan bimbingan skripsi, apakah Bapak/Ibu dapat saya temui dalam waktu dekat ini?”

7. Penutup Pesan

Untuk mengakhiri pesan, kamu dapat mengucapkan kata "terima kasih" atau salam sebagai penutup.

Nah, jadi harus dipahami ya Beauties etika dalam mengirim pesan singkat WhatsApp ke dosen, agar dosen mengerti maksud dan tujuan komunikasi yang kamu lakukan.


Our Sister Site

mommyasia.id