Catat! Ini Tata Cara dan Bacaan Niat Salat Idulfitri Lengkap
Usai sebulan penuh menjalani puasa Ramadan, umat Islam akan menyambut Hari Raya Idulfitri yang diprediksi jatuh pada tanggal 10 April 2024. Pada hari pertama bulan Syawal tersebut, Muslim dianjurkan untuk melaksanakan salat Idulfitri.
Mengerjakan salat Idulfitri hukumnya termasuk salat sunah muakkad bagi Muslim. Waktu pelaksanaan salat Id dimulai dari terbitnya matahari hingga masuk waktu Zuhur. Lantaran salat sunah ini dilakukan satu tahun sekali, tak jarang banyak orang-orang yang lupa bacaan niat dan tata cara salat Id.
Berikut bacaan niat dan tata cara lengkap salat Idulfitri yang perlu kamu ketahui.
Niat Salat Idufitri
Niat salat Idulfitri/Foto: Freepik.com/EyeEm
Salat Idulfitri boleh dikerjakan secara sendirian, tetapi lebih utama dikerjakan secara berjamaah sebanyak 2 rakaat. Jika kamu ketinggalan atau berhalangan ikut salat Id berjamaah di masjid, lebih baik lakukan salat Id sendiri di rumah daripada tidak sama sekali.
Berikut lafal niat salat Idulfitri secara berjamaah:
تَعَــالَى لِلّٰهِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ
Ushallii sunnatan li ‘iidil fithri rak’ataini (imaaman/ma’muuman) lillahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat salat sunah Idulfitri dua rakaat (sebagai imam/makmum) karena Allah ta’ala.”
Berikut lafal niat salat Idulfitri secara sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatan li ‘iidil fithri rak’ataini adaa’an lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat salat sunah Idulfitri dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Tata Cara Salat Idulfitri
Tata cara salat Idulfitri/Foto: CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim
Pada salat Id tidak disunahkan azan dan ikamah, tetapi diganti dengan seruan “as-shalaatu jaami’ah”. Berikut ini panduan tata cara salat Idulfitri.
Rakaat Pertama
1. Membaca niat salat Idulfitri.
2. Membaca doa iftitah.
3. Mengucap takbir sebanyak 7 kali. Di sela-sela setiap takbir dianjurkan membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa.
Atau bisa juga membaca tasbih berikut:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallaah walhamdulillaah wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
4. Membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek (dianjurkan membaca surah Al-A’la pada rakaat pertama).
5. Rukuk.
6. Iktidal.
7. Sujud.
8. Duduk di antara dua sujud.
9. Sujud kedua.
10. Takbir yang mengiringi bangun dari posisi duduk ke posisi berdiri.
Rakaat Kedua
1. Mengucap takbir sebanyak 5 kali. Bacaan yang dilafalkan di sela-sela takbir sama seperti pada rakaat pertama.
2. Membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek (dianjurkan membaca surah Al-Ghaasyiyah pada rakaat kedua).
3. Rukuk.
4. Iktidal.
5. Sujud.
6. Duduk di antara dua sujud.
7. Sujud kedua.
8. Tasyahud akhir.
9. Salam.
Selesai salat Id, jamaah tidak disarankan buru-buru pulang, tetapi perlu mendengarkan khotbah Idulfitri sampai selesai. Khatib disunahkan memulai khotbah pertama dengan takbir 9 kali dan khotbah kedua dengan takbir 7 kali. Akan tetapi, jika salat Id dikerjakan sendiri, maka tidak disunahkan untuk berkhotbah.
****
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!