sign up SIGN UP

BOLD MY LIPS

Cath Halim: Pentingnya Edukasi Kepada Masyarakat Bahwa Kekerasan Bukan Hanya Fisik tapi Juga Verbal dan Emosional

Rayoga Firdaus | Selasa, 16 Nov 2021 15:30 WIB
Cath Halim: Pentingnya Edukasi Kepada Masyarakat Bahwa Kekerasan Bukan Hanya Fisik tapi Juga Verbal dan Emosional
caption
Jakarta -

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata 'kekerasan' didefinisikan sebagai: 'perbuatan seseorang atau kelompok orang yang menyebabkan cedera atau matinya orang lain atau menyebabkan kerusakan fisik atau barang orang lain'. Ini tentu adalah definisi umum yang sayangnya sedikit banyak merepresentasikan pandangan masyarakat. Kekerasan tidak hanya sebatas fisik tapi juga bisa verbal dan emosional.
Masih sedikitnya yang mengetahui akan berbagai bentuk kekerasan juga menjadi keprihatinan Cath Halim, selaku Managing Partner dan Co-Founder KISAKU, sebuah coffee shop kenamaan di Jakarta.

"Banyak banget yang bisa dikategorikan kekerasan. Bisa fisik, verbal, dan emosional. Dan karena minimnya sumber informasi dan pengetahuan yang didapat juga membuat seseorang baik ketika mengalami kekerasan atau melihat orang lain menjadi korban kadang juga jadi bingung mesti lapor kemana," terangnya.

Cath juga membagikan pandangan lain mengenai definisi kekerasan terhadap perempuan.

"Aku baru selesai nonton film di Netflix judulnya Maid. Ceritanya perempuan yang juga jadi korban kekerasan. Tapi dalam situasi ini dia tidak pernah dipukul oleh suaminya tapi dia mengalami financial limitation jadi di mana perempuan ini tidak diberikan financial freedom dan itu hal yang juga bisa dikategorikan,"

Imbas lain dari minimnya kesadaran masyarakat akan bentuk kekerasan juga adalah pola pikir yang terbentuk ketika menjadi korban. Cath berpendapat bahwa stigma yang juga kadang dilabelkan kepada korban juga menjadi alasan mengapa seseorang juga enggan menceritakan bahwa ia menjadi korban. "Contohnya orang ragu untuk menceritakan kekerasan yang ia alami di rumah karena takut justru dianggap menyebar aib keluarga sendiri," terangnya.

[Gambas:Instagram]

Edukasi kepada masyarakat menurutnya menjadi salah satu solusi yang perlu digencarkan untuk bisa membuat publik lebih memahami bahwa ini adalah isu yang krusial.

Terkait pertolongan kepada korban selain dukungan moral Cath juga menilai pemerintah juga perlu proaktif dalam melindungi mereka.

"Mereka para penyintas adalah sosok yang kuat and all of them deserve better. Maka perlu adanya policies atau kebijakan yang bisa melindungi korban. Serta perlu ada bantuan lain yang bisa empowered dan membantu pemulihan mereka agar bisa independen serta siap kembali ke masyarakat," tutupnya.

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id