sign up SIGN UP

Dari Gashlighting Hingga Sindrom Kepribadian, Ini Bahaya Toxic Positivity

Phanie Fauziah | Beautynesia
Senin, 25 Oct 2021 23:00 WIB
Dari Gashlighting Hingga Sindrom Kepribadian, Ini Bahaya Toxic Positivity
caption

Pembahasan mengenai sifat ataupun sikap toxic memang ramai dibicarakan. Sikap yang merugikan diri sendiri dan orang lain ini memang harus kita hindari sebelum menyesal.

Bahaya Toxic Positivity yang Mengintai

Toxic Positivity
Bahaya Toxic Positivity/Pexels/Liza Summer

Tidak hanya pada orang lain, toxic pada diri sendiri juga sering kita lakukan. Eits, tapi hati-hati lho Beauties ada yang dinamakan toxic positivity yang mana tidak semua tindakan baik atau positif yang kita lakukan selalu baik dan akan berakhir dengan baik.

Contoh ucapan toxic positivity yang tanpa kita sadari dilakukan misalnya menyemangati teman dengan kata-kata, "Jangan menangis, kamu pasti kuat", "Gitu aja kok nangis, lihat aku", "Santai aja semua akan baik-baik saja", "Bersyukur saja, di luar sana banyak yang lebih menyedihkan dari kamu", "Tenang aja, nggak seburuk yang kamu pikirkan ko", dan ucapan positif lainnya.

Tindakan toxic positivity ini bahkan sering tidak kita sadari dilakukan baik oleh kita sendiri kepada orang lain ataupun sebaliknya. Kita mungkin merasa ucapan tersebut merupakan bentuk semangat, tapi biasanya banyak orang yang malah terbebani dengan ucapan tersebut. Nah, berikut ini bahaya toxic positivity yang mengintai kita.

1. Tidak Bisa Berpikir Kritis

Tidak Bisa Berpikir Kritis
Bahaya Toxic Positivity Tidak Bisa Berpikir Kritis/Pexels/cottonbro

Percaya diri saat menjalani usaha untuk mendapatkan sesuatu memang merupakan hal yang bagus. Misalnya, kita memiliki keinginan untuk membeli suatu barang, kemudian kita memaksakan dan menahan diri untuk tidak membeli apapun bahkan hingga menahan membeli hal pokok seperti membatasi membeli makanan.

Padahal kita tahu hal tersebut bisa merugikan kita, tapi karena terlalu percaya diri mampu memenuhi keinginan, kita menjadi tidak bisa berpikir kritis. Alih-alih keinginan kita terpenuhi, masalah lain malah akan timbul.

2. Timbulnya Gashlighting

Gaslighting
Bahaya Toxic Positivity Timbulnya Gaslighting/Pexels/RODNAE Production

Memberikan saran positif dengan maksud terselubung, bahkan hingga mencuci otak seseorang itulah yang dinamakan gashlighting. Tindakan ini menggambarkan suatu hubungan yang rumit karena dengan mudahnya seseorang memutar balikan fakta yang menyudutkan seseorang dengan berpura-pura menyampaikan saran positif yang membangun.

Fatalnya, jika tindakan ini terdapat dalam hubungan percintaan bisa menimbulkan kekerasan secara fisik dalam hubungan.

3. Menyebabkan Sindrom Kepribadian

Sindrom Keprbadian
Bahaya Toxic Positivity Menimbulkan Sindrom Kepribadian/Pexels/Alex Green

Beauties, bahaya toxic positivity ini bisa membuat kita memiliki sindrom kepribadian atau Dunning Kruger Effect yang mana seseorang keliru dalam menilai dirinya sendiri. Orang dengan sindrom ini merasa bahwa kemampuannya lebih tinggi dari ekspektasinya sehingga ia tidak mengenali dirinya sendiri.

Berpikir positif memang penting bagi kesehatan mental kita. Tapi, jika kita sudah berada pada titik ini maka tindakan ini akan mencelakakan diri sendiri hingga menimbulkan sindrom kepribadian.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id