Diduga Queerbaiting, Harry Styles Beri Tanggapan Lewat Wawancara Rolling Stones dan Topik Sensitif Lainnya
Harry Styles disibukkan dengan beragam agenda belakangan ini, mulai dari perilisan dan promosi album terbaru ‘Harry’s House’ sampai membintangi film ‘My Policeman’ dan ‘Don’t Worry Darling’. Pop star asli Inggris itu pun jadi sorotan Rolling Stones pada edisi September 2022 di mana ia membicarakan berbagai isu sensitif yang kerap menjadi tanda tanya di benak publik––seksualitas, karir, terapi, dan dugaan queerbaiting.
Dari sederet persona di atas panggung yang nyentrik dengan genderless fashion, Styles disebut sebagai ikon androgini. Dari sinilah dugaan queerbaiting terhadap dirinya muncul, Beauties. Queerbaiting adalah sebuah usaha untuk memanfaatkan penampilan dan implikasi dari hubungan LGBTQ+ tanpa merepresentasikan LGBTQ+ sebenarnya. Yuk baca bagaimana tanggapan Harry Styles dan hal lainnya dari wawancara tersebut.
Pembuatan Album Harry's House Saat Pandemi
![]() Harry Styles di majalah Rolling Stone/ Foto: instagram.com/rollingstone/Amanda Fordyce |
Pandemi menjadi momen produktif yang dimanfaatkan Harry untuk menulis sejumlah lagu yang kini terkumpul dalam album Harry’s House. Masa isolasi bersama 3 temannya di Los Angeles justru membuat Harry Edward Styles semangat untuk berkarya.
Ia semakin intensif memproduksi lagu ketika ia pindah untuk tinggal di studio bersama produser dan co-writer. “Rasanya duduk di rumah tidak melakukan apapun akan lebih baik jika kita tinggal bersama dan mencoba membuat lagu,” ujar Styles yang menciptakan Harry’s House yang terinspirasi dari 1973 LP, Hosono House, karya Haruomi Hosono dari masa pandemi itu.
Rutin ke Terapi
![]() Harry Styles untuk cover Rolling Stone edisi September 2022/ Foto: instagram.com/rollingstone/Amanda Fordyce |
Di tengah kesibukkan syuting dan konser, ia selalu menyempatkan diri untuk ke terapi seminggu sekali yang diakui Styles sangat bermanfaat baginya beberapa tahun terakhir––terapi membantunya berkembang secara psikologis.
Emosi yang sebelumnya terasa asing menjadi familiar setelah dianalisis dengan benar. Semua dilakukan dengan mempersepsikan emosinya dari sudut pandang berbeda. “Bukan ‘aku tidak ingin merasakan ini’, tapi lebih ke, ‘apa yang membuatku merasakan hal ini?’” jelas Styles yang diakui pewawancara, membawa aura lebih tenang.
Seksualitas dan Queerbaiting
![]() Harry Styles untuk Rolling Stones/ Foto: instagram.com/rollingstone/Amanda Fordyce |
Harry Styles bukan tipe orang yang gemar pamer kehidupan pribadi di depan publik. Bahkan ia tidak terlalu aktif di sosial media. Menutupinya justru bikin orang lain semakin penasaran, termasuk seksualitas yang kian diperbincangkan, identitas diri yang masih belum bisa didefinisikan, serta gaya gender-fluid yang dianggap queerbaiting––memanfaatkan estetika queer untuk profit walaupun bukan bagian dari komunitasnya.
Kekasih Olivia Wilde itu hanya menganggapnya sebagai pernyataan konyol.
“Terkadang orang-orang berkata, ‘Kamu hanya terlihat bersama perempuan di publik,’ dan menurutku, aku tidak pernah bersama siapapun di depan umum. Ketika ada orang yang mengambil fotomu dengan seseorang, itu bukan berarti kamu memilih untuk punya hubungan yang terbuka atau sejenisnya.”
Sementara orang-orang yang membelanya merasa tidak adil jika penampilan estetika queer harus diberi label demi memvalidasi gender atau ekspresi kreatifnya.
Tantangan dalam Hubungan Asmara
![]() Harry Styles untuk Rolling Stones/ Foto: instagram.com/rollingstone/Amanda Fordyce |
Menjalin asmara dengan Olivia Wilde yang pertama bertemu di lokasi syuting Don’t Worry Darling, Styles mengungkapkan bagaimana hubungannya diawali dengan perbincangan aneh karena terkadang, publik selalu punya cara untuk “mengorek” privasi sang selebriti.
Styles memberikan peringatan bagaimana kegilaan bisa saja terjadi. “Bisakah kamu bayangkan? Kencan kedua dengan seseorang dan bilang, ‘OK, ada sudut dari hal ini, dan mereka akan membicarakan ini, dan itu akan jadi sangat gila, dan mereka akan buat sakit hati, dan itu tidak nyata…Tapi ngomong-ngomong, kamu mau makan apa?’”
Menjaga orang yang disayanginya butuh langkah ekstra. Meskipun penyanyi 28 tahun itu tahu fandomnya tidak melakukan tindakan jahat, Styles tetap waspada jika hal seputar hubungan jadi sasaran ‘diserang’, terutama di sosial media.
“Aku hanya ingin bernyanyi. Aku tidak mau terlibat di dalamnya jika menyakitkan orang lain seperti itu.”
Di sisi lain, Olivia Wilde menyetujui pernyataan kekasihnya tentang penggemar dengan menyebutkan mereka hanya “mencintai seseorang dengan dalam”. Aktris 38 tahun itu menganggap kegilaan penggemar yang disebutkan justru bertolak belakang dengan Harry dan semua yang ia berikan di luar sana.
“Aku tidak percaya energi kebencian mendefinisikan komunitas penggemarnya. Mayoritas dari mereka adalah pemenang kebaikan sesungguhnya.”
Karir sebagai Aktor dan Penyanyi
![]() Harry Styles untuk majalah Rolling Stones/ Foto: instagram.com/rollingstone/Amanda Fordyce |
Merangkap 2 karir sekaligus––penyanyi dan aktor––mengekspos Styles pada dua dunia berbeda. Bintang film Dunkirk itu bercerita bagaimana ia harus menunggu 75 persen dari waktu selama di set film. Sementara perbedaan lain yang disebutkan adalah reaksi orang-orang ketika bekerja. Sorak sorai dan tepuk tangan meriah yang selalu menyambut akhir lagu saat konser dirindukannya selama syuting.
“Ketika syuting dan mereka bilang ‘Cut’, mungkin ada bagian dari kamu yang berekspektasi orang-orang tepuk tangan, tapi mereka tidak. Semuanya, tentu saja, langsung kembali melakukan pekerjaan masing-masing, dan kamu merasa ‘Oh, tidak, apakah tadi buruk?”
Walaupun bukan jadi prioritas utama karir, tak bisa dipungkiri kalau mantan anggota One Direction ini punya bakat akting. Keahlian itu disaksikan Wilde yang menceritakan aksi Styles saat syuting Don’t Worry Darling.
“Operator kamera mengikutinya mondar-mandir di panggung seperti hewan liar. Kita semua terkesima melihat monitor. Aku pikir, bahkan Harry juga terkejut karenanya. Itu adalah momen terbaik bagi seorang aktor––ketika kamu sepenuhnya di luar tubuhmu.”
Rencana Istirahat di Masa Depan
![]() Harry Styles untuk Rolling Stones/ Foto: instagram.com/rollingstone/Amanda Fordyce |
Harry Styles juga membagikan rencananya di masa depan yang belakangan ini sering ia pikirkan. Salah satunya adalah istirahat pada suatu waktu, setidaknya dari tur dan menulis lagu. Ia ingin menyediakan waktunya untuk keluarga dan kerabat karena dari mereka, ia belajar rasa cinta sesungguhnya.
“Apa yang aku paling aku hargai dari teman-temanku adalah aku merasa mereka selalu mengingatkanku bahwa tidak apa menjadi tidak sempurna,” ujar laki-laki Aquarius itu.
“Bagiku, itu hal yang paling menunjukkan cinta: kamu bisa melihat ketidaksempurnaan seseorang, dan bukan kamu mencintai mereka walaupun ketidaksempurnaan itu, melainkan kamu mencintai mereka dengan itu.”
---
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!





