STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Dilarang Memakai Celana hingga Belanja Sendiri, Berikut 11 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan Perempuan 100 Tahun Lalu!

Diny Tiara Putri | Beautynesia
Rabu, 22 Jun 2022 19:00 WIB
Dilarang Memakai Celana hingga Belanja Sendiri, Berikut 11 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan Perempuan 100 Tahun Lalu!

Beauties, apakah kamu pernah mendengar kalimat 'jadi perempuan itu terlalu banyak aturan'? Jika pernah, apakah kamu setuju dengan pernyataan tersebut? Karena faktanya, era sekarang perempuan seakan masih diberi beberapa aturan tertentu dari masyarakat luas, seperti dalam hal berpakaian, berbicara, menempuh pendidikan, bekerja, hingga usia perempuan yang selalu menjadi perhatian apalagi jika masih melajang. Seolah perempuan tak pernah luput dari perhatian masyarakat.

Namun sebenarnya perempuan di abad sekarang sudah mendapat cukup banyak kebebasan serta terdapat juga masyarakat dengan pola pikir luas dan terbuka. Namun lain halnya di masa lalu, lebih banyak aturan yang disematkan kepada perempuan sehingga membatasi ruang gerak.

Melansir dari Reader’s Digest, ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan oleh perempuan 100 tahun lalu. Apa saja itu? Simak selengkapnya di sini!

Melakukan Pemilu

Ilustrasi Pemilihan/Pexels/Element Digital
Ilustrasi Pemilihan/Pexels/Element Digital

Ketika pemilihan umum (pemilu), semua masyarakat yang sudah sesuai dengan kriteria diharuskan untuk memberi suara mereka. Akan tetapi, pada 100 tahun yang lalu, perempuan tidak diizinkan untuk memberikan hak suara mereka untuk pemilihan umum.

Seperti perempuan Amerika yang baru bisa melakukan pemilihan ketika amandemen ke-19 baru disahkan sekitar tahun 1920. Undang-undang tersebut disahkan sebagian besar karena upaya perempuan biasa yang bisa mengubah dunia.

Mendapatkan Alat Kontrasepsi dengan Mudah

Ilustrasi Alat Kontrasepsi/Freepik/user3802032
Ilustrasi Alat Kontrasepsi/Freepik/user3802032

Beauties, alat kontrasepsi kini bisa didapatkan dengan mudah tidak hanya untuk pria, namun juga bagi perempuan yang menginginkannya. Namun, hal ini tidak berlaku untuk perempuan di masa lalu yang sulit mendapatkan alat kontrasepsi pada saat itu.

Melansir dari Reader’s Digest, dulu pil KB pertama tak disetujui sampai tahun 1960. Kemudian pada pergantian abad, perempuan mengandalkan alat kontrasepsi dan kondom, yang mana keduanya sebagian besar dikendalikan dan didistribusikan oleh pria.

Kemudian pada tahun 1916, Margaret Sanger memutuskan untuk membuka klinik KB pertama di Amerika Serikat, namun sayangnya ia tertangkap sembilan hari kemudian. Meski ditangkap, hal tersebut tak membuat Margaret menyerah untuk terus mengadvokasi para perempuan agar bisa menggunakan haknya dalam bereproduksi.

Bercerai

Ilustrasi Perceraian/Freepik
Ilustrasi Perceraian/Freepik

Dahulu, tepatnya di Amerika Serikat, perceraian adalah situasi yang rumit, terutama jika kamu adalah seorang perempuan. Tidak hanya itu, setiap negara bagian pun juga memiliki aturan yang berbeda-beda.

Hakim pun juga diberikan izin untuk menggunakan kebijaksanaan mereka sendiri sampai pada akhir keputusan perceraian. Misal, terdapat negara bagian yang memiliki aturan berbeda tentang pria dapat secara fisik menyiksa pasangannya sebelum ia diizinkan untuk menceraikannya. Kemudian, beberapa negara bagian lain tidak mengesahkan perceraian sama sekali.

Mengenakan Celana

Ilustrasi Perempuan Menggunakan Celana/Freepik/fxquadro
Ilustrasi Perempuan Menggunakan Celana/Freepik/fxquadro

Beauties, tentu kita beruntung terlahir di era sekarang karena perempuan dapat dengan bebas menggunakan celana. Sebab dulu, memakai celana menjadi suatu hal yang dilarang untuk perempuan. Bahkan, seringkali dianggap ilegal.

Banyak negara bagian yang memiliki undang-undang pada 1800-an dan awal 1900-an mengatakan bahwa perempuan tidak dapat berpakaian seperti pria, yang artinya mereka tidak boleh menggunakan celana dan perempuan yang mengenakan celana panjang jelas tidak disukai.

Bergabung dengan Militer

Ilustrasi Perempuan Militer/Freepik/KamranAydinov
Ilustrasi Perempuan Militer/Freepik/KamranAydinov

Sekarang, jika ada perempuan yang bercita-cita untuk menjadi anggota militer mereka dapat mewujudkannya. Namun, ada saat ketika hal tersebut tidak mungkin terjadi. Meskipun perempuan selalu dikaitkan dengan militer dalam profesi seperti perawat, mereka tidak diizinkan untuk menjadi anggota aktif, dan banyak dari posisi mereka pun tak dibayar.

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.