Gugup Saat Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja? Coba Terapkan 3 Trik Ini!
Salah satu tahapan proses rekrutmen kerja yang cukup ditakuti pelamar adalah saat interview atau wawancara. Kebanyakan orang sering kali merasa gugup saat akan menjawab setiap pertanyaan dalam wawancara kerja. Hal ini wajar dirasakan karena setiap orang memiliki rasa khawatir.
Kamu pasti ingin menjawab pertanyaan dengan maksimal agar dapat melewati tahap berikutnya. Jika dilanda gugup, pikiran pun menjadi kacau dan kemungkinan kamu jadi semakin grogi.
Untuk mengatasi rasa gugup tersebut, kamu perlu menerapkan beberapa trik menjawab pertanyaan saat wawancara kerja yang telah dirangkum dari Huff Post. Apa saja, sih? Yuk, simak!
Jangan Mengelak atau Berbohong
![]() Ilustrasi interview kerja/Foto: Freepik.com/yanalya |
Jika kamu tidak dapat menjawab pertanyaan dari pengalaman pribadi atau riwayat kerja sebelumnya terkait penanganan suatu masalah, kamu bisa menjawab hati-hati dan tenang. Contohnya, “Saya belum pernah ditempatkan di situasi tersebut secara khusus, tetapi saya akan memikirkan cara terbaik untuk menanganinya,” ungkap Daniel Space, seorang konsultan SDM dengan mitra bisnis di bidang kepegawaian strategis.
Daniel menambahkan contoh jawaban lainnya, “'Saya rasa saya belum pernah berurusan dengan situasi seperti itu. Namun, bolehkah saya memberi contoh berbeda dari kendala yang telah saya tangani?’”
Tentunya jawaban-jawaban di atas harus kamu kaitkan dengan job desk yang dilamar. Umumnya, kesalahan kandidat pekerja adalah mereka berusaha berbohong daripada mengakui apa yang tidak mereka ketahui.
Jangan Terlalu Banyak Bicara
![]() Ilustrasi seorang pelamar kerja/Foto: Freepik.com/benzoix |
Menjawab dengan bertele-tele adalah kesalahan terburuk yang dilakukan seorang kandidat pekerja saat gugup dan tidak tahu bagaimana menjawab yang tepat. Menurut Mary Abbajay, presiden konsultan pengembangan kepemimpinan Careerstone Group, ketika seorang kandidat banyak bicara, itu menunjukkan kesan negatif sebagai komunikator karena tidak tahu apa yang dibicarakan.
Daniel Space mengatakan, tidak apa-apa mengakui kegugupan saat interview karena biasanya setelah kandidat mengakuinya, menjawab pertanyaan jadi jauh lebih baik. Jika kamu membutuhkan waktu untuk memikirkan pertanyaan yang diajukan HRD, kamu bisa meminta pertanyaan untuk diulang. Selanjutnya, jawablah dengan jelas dan padat tanpa bertele-tele.
Jangan Katakan “Saya Tidak Tahu”
![]() Ilustrasi pekerja/Foto: Freepik.com/benzoix |
Di luar kualifikasi dasar, perusahaan yang berpikiran maju memahami bahwa para kandidat tidak bisa menjawab semua pertanyaan dengan sempurna. Jadi tidak apa-apa untuk mengakui bahwa kamu belum memperoleh keterampilan tertentu atau menghadapi masalah tertentu.
Menurut Tejal Wagadia, seorang perekrut di perusahaan teknologi besar, sebaiknya jangan katakan "Saya tidak tahu" ketika kamu bingung atau gugup. Tunjukkan bahwa kamu orang yang senang mencari tahu dan belajar hal-hal baru dengan mengatakan, “Saya belum tahu itu, tetapi saya ingin mempelajari keterampilan itu”.
Selain beberapa tips yang telah dijelaskan, pastikan kamu mempersiapkan diri secara matang agar rasa gugup dapat berkurang dan berganti menjadi rasa percaya diri. Selamat berjuang, Beauties!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!


