Hari Anak Nasional: 4 Kebutuhan Emosional Anak yang Harus Dipenuhi agar Tumbuh Bahagia

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Kamis, 23 Jul 2026 08:30 WIB
1. Memberikan Rasa Aman dan Kasih Sayang
Ilustrasi orang tua memeluk anak dengan penuh kasih sayang sebagai bentuk rasa aman/Foto: Magnific/magnific

Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli sebagai bentuk perhatian terhadap hak dan kesejahteraan anak di Indonesia. Momen ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan lingkungan yang mendukung mereka tumbuh dengan baik.

Tak hanya itu, Hari Anak Nasional juga mengingatkan bahwa kebutuhan anak tidak hanya sebatas pada kebutuhan fisik, pendidikan, atau tempat tinggal yang nyaman. Perhatian, kehadiran, dan kasih sayang orang tua juga sangat penting agar mereka tumbuh bahagia.

Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, orang tua juga perlu memperhatikan kebutuhan emosional anak. Terkadang, hal-hal kecil yang dilakukan setiap hari justru bisa memberi dampak besar bagi anak.

Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan orang tua untuk menunjukkan perhatian kepada anak. Berikut beberapa di antaranya.

1. Memberikan Rasa Aman dan Kasih Sayang

Ilustrasi orang tua memeluk anak dengan penuh kasih sayang sebagai bentuk rasa aman/Foto: Magnific/magnific

Bagi anak, kehadiran orang tua membantu mereka merasa aman dan dicintai. Melalui interaksi sehari-hari, anak perlahan belajar mengenal arti kasih sayang dan kepercayaan dari orang tua.

Menurut UNICEF, hubungan yang hangat antara anak dan orang tua membantu membangun ikatan yang kuat. Kedekatan ini membuat anak tumbuh lebih percaya diri dan mudah menjalin hubungan baik dengan orang lain.

Saat merasa nyaman bersama orang tua, anak juga akan lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaannya. Hal ini menjadi bagian penting dalam perkembangan emosional mereka.

2. Mendengarkan dan Merespons Perasaan Anak

Ilustrasi orang tua sedang mendengarkan anaknya bercerita/Foto: Magnific/tirachardz

Kadang, cerita anak yang terdengar sepele justru punya arti besar bagi mereka. Saat bercerita, anak sebenarnya sedang mencari perhatian sekaligus ingin merasa dekat dengan orang tua.

Mengutip laman Harvard, interaksi dua arah antara anak dan orang tua berperan dalam mendukung perkembangan otak dan kemampuan sosial anak. Respons hangat dari orang tua menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan.

Karena itu, mendengarkan anak tidak harus selalu dengan cara yang sulit. Cukup hadir, memberikan perhatian, dan menunjukkan bahwa perasaannya didengar.

3. Meluangkan Waktu Bermain Bersama Anak

Ilustrasi orang tua sedang bermain bersama anak/Foto: Magnific/magnific

Pernah merasa anak paling antusias saat diajak bermain bersama? Bagi mereka, momen sederhana seperti ini bukan hanya menyenangkan, tetapi juga membuat mereka merasa diperhatikan.

UNICEF menjelaskan bahwa bermain punya peran penting dalam mendukung kesehatan mental anak. Lewat aktivitas ini, anak juga bisa berekspresi, mengembangkan kreativitas, dan belajar bersosialisasi.

Momen bersama anak tidak selalu membutuhkan permainan yang mahal, Beauties. Menggambar, membaca buku cerita, hingga bernyanyi bersama bisa menjadi aktivitas sederhana yang menyenangkan bagi anak.

4. Memvalidasi Perasaan Anak

Ilustrasi orang tua sedang menenangkan anaknya yang sedang sedih/Foto: Magnific/magnific

Saat anak menangis, orang tua biasanya ingin segera menenangkannya. Namun, sebelum itu, cobalah beri mereka kesempatan untuk mengungkapkan apa yang sedang dirasakan.

Melansir laman Verywell Mind, validasi emosi berarti mengakui dan menerima perasaan anak tanpa langsung menolak atau mengabaikannya. Cara ini membuat anak merasa lebih dimengerti.

Alih-alih meminta anak berhenti menangis, cobalah menerima dulu perasaannya. Katakan bahwa merasa sedih, kecewa, atau marah adalah hal yang wajar. Respons sederhana ini bisa membuat anak merasa lebih tenang.

Ketika emosinya diterima dan dihargai, anak akan lebih nyaman terbuka kepada orang tua. Dari sinilah kebutuhan emosional mereka mulai terpenuhi.

Kebiasaan sederhana seperti mendengarkan cerita anak, meluangkan waktu bersama, atau memvalidasi emosinya bisa memberi dampak besar bagi tumbuh kembang mereka.

Di momen Hari Anak Nasional ini, orang tua diingatkan bahwa kasih sayang, perhatian, dan rasa aman merupakan kebutuhan emosional yang sama pentingnya. Terkadang, perhatian kecil dari orang tua justru menjadi hal yang paling bermakna bagi anak.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE