Hindari, 4 Kesalahan Fatal Orang Tua yang Bikin Anak Tumbuh Egois Menurut Ahli Pengasuhan

Rini Apriliani | Beautynesia
Sabtu, 28 Mar 2026 13:00 WIB
4. Tidak Melibatkan Anak pada Kegiatan Berempati
Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik.com

Harapan besarnya setiap orang tua tentu ingin memiliki anak baik, sukses, dan cerdas. Namun, perlu diingat bahwa semua harapan baik tersebut perlu dimulai dari keluarga.

Orang tua menjadi guru pertama bagi anak sebelum mereka memasuki sekolah formal. Di sinilah mereka tidak hanya diajarkan tentang menulis dan berhitung, tetapi tentang empati, cinta, dan welas asih. Kesalahan dalam pola asuh dapat berdampak buruk pada tumbuh kembangnya di masa mendatang.

Dalam laman CNBC Make It, Dr. Traci Baxley, seorang pelatih pengasuhan dan penulis buku mengungkap sederet kesalahan fatal orang tua yang bisa membuat anak tumbuh egois. Lantas, apa saja kesalahan fatal yang perlu dihindari agar anak tidak tumbuh egois? Simak!

1. Mengatakan “Ya” untuk Hampir Semua Hal

anak yang tumbuh egois banyak terjadi karena orang tua yang terlalu memanjakan anak.

Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik.com/peoplecreations

Sering kali orang tua tidak ingin anaknya merasa kecewa. Karena itu, kata “ya” sering kali terucap pada semua permintaannya.

Hal ini memang bisa membahagiakan anak pada saat itu, tetapi lama-kelamaan bisa menumbuhkan sisi egoisnya. Penelitian pun mengatakan, anak-anak yang tumbuh egois banyak terjadi karena orang tua yang terlalu memanjakan anak. Mereka jadi tumbuh egois, kurang berempati, kurang bekerja keras, dan bisa tidak tahu aturan.

Baxley mengatakan penting untuk mengatakan “tidak” pada beberapa kesempatan. Misalnya, saat anak menginginkan barang yang tidak terlalu dibutuhkan.

Lalu, berikanlah konsekuensi jika ada hal yang dilakukan tidak sejalan atau buruk. Hal ini akan membuatnya melihat situasi dari berbagai sudut pandang.

2. Mengabaikan Rasa Ingin Tahunya

Semakin banyak ilmu dan benih kasih sayang yang diberikan, maka anak-anak bisa tumbuh baik untuk dirinya sendiri dan sesama.

Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik.com

Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi akan banyak hal, termasuk tentang dunia. Setiap waktu bersama anak bisa menjadi kesempatan untuk belajar.

Mereka juga adalah pengamat terbaik dari setiap aktivitas orang tuanya. Karena itu, penting untuk mengajarkan apa yang ditemui dan segala hal kebaikan.

Selain menjawab segala ketidaktahuannya, gunakan momen tersebut untuk menunjukkan tentang kepedulian, dukungan, dan bentuk empati pada orang lain. Semakin banyak ilmu dan benih kasih sayang yang diberikan, maka anak-anak bisa tumbuh baik untuk dirinya sendiri dan sesama.

3. Tidak Mengajarkan Berterima Kasih

Anak yang tumbuh egois bisa terjadi karena kurangnya pembiasaan rasa terima kasih oleh orang tua.

Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik.com

Anak yang tumbuh egois bisa terjadi karena kurangnya pembiasaan rasa terima kasih oleh orang tua. Karena itu, selalu ajari anak untuk mengucapkan terima kasihnya yang juga bentuk rasa syukur atas apa yang didapatkan.

Salah satu cara menarik yang bisa dilakukan orang tua untuk membuat anak lebih bersyukur dan tahu berterima kasih adalah membuatkan jurnal rasa syukur. Dalam jurnal tersebut, mereka bisa menuliskan apa saja yang mereka syukuri.

4. Tidak Melibatkan Anak pada Kegiatan Berempati

Kesalahan fatal orang tua yang bisa membuat anak tumbuh egois adalah tidak melibatkan anak pada kegiatan sukarela yang menumbuhkan rasa empatinya.

Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik.com

Kesalahan fatal orang tua yang bisa membuat anak tumbuh egois adalah tidak melibatkan anak pada kegiatan sukarela yang menumbuhkan rasa empatinya. Padahal, berempati pada sesama merupakan hal penting.

Hal ini tidak bisa didapatkan secara instan. Karena itu, perlu dibiasakan agar anak bisa berempati sejak kecil. Sesederhana memberi bantuan pada teman sebayanya atau memberi kue ke tetangga, itu adalah bentuk kegiatan berempati yang bisa diajarkan kepada anak.

Nah, itu dia sederet kesalahan fatal orang tua yang bikin anak tumbuh egois. Tentunya penting untuk dihindari ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE