Imbauan BMKG Pasca Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Filipina

Rini Apriliani | Beautynesia
Senin, 08 Jun 2026 13:30 WIB
9 Daerah di RI Diterjang Tsunami Minor
Foto: dok. tangkapan layar YouTube BMKG

Beauties, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi di wilayah selatan Mindanao, Filipina pada Senin (8/7) pukul 06.37 WIB. Imbas dari guncangan kuat tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) RI memberikan imbauan waspada untuk masyarakat di wilayah pesisir.

Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Pusat gempa bumi ini terletak pada koordinat 5,80° LU ; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 Km arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 km.

"Hari Senin 8 Juni 2026, pukul 06.37.42 WIB wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina diguncang gempa tektonik," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, Senin (8/6), dikutip dari detikcom.

Gempa bumi di FilipinaGempa bumi di Filipina/ Foto: Instagram.com/abscbnnews/Philippine Red Cross

Dalam potret yang viral di medsos, gempa bumi di Filipina mengakibatkan sejumlah bangunan runtuh. Mengutip Instagram ABS-CBN News, Kantor Pertahanan Sipil Filipina menyatakan delapan orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa bumi tersebut. Tiga korban jiwa dilaporkan di Davao Occidental, tiga di General Santos City, dan dua di South Cotabato.

Warga General Santos, Haula, mengatakan kepada Beautynesia bahwa gempa yang terjadi pada Senin pagi merupakan salah satu gempa terkuat.

"Banyak bangunan runtuh. Kita sudah terbiasa dengan gempa, tapi yang ini adalah yang terkuat dari semuanya," ujar Haula kepada Beautynesia.

"Tidak ada air dan listrik saat ini. Sekolah dan kantor pun diliburkan," sambungnya.

9 Daerah di RI Diterjang Tsunami Minor

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani

Foto: dok. tangkapan layar YouTube BMKG

Sebagai salah satu negara yang letaknya berdekatan dengan Indonesia, gempa dengan kekuatan magnitudo 7,7 tersebut berdampak juga pada wilayah Indonesia.

Dalam konferensi persnya, BMKG sempat mengeluarkan 4 kali peringatan dini tsunami. Dalam update terbarunya ditambah lagi 2 daerah yang terdeteksi tsunami.

Mengutip  detikcom, adapun 9 daerah yang diterjang tsunami minor usia gempa tersebut adalah sebagai berikut:

1. Pada pukul 07.20 WIB ketinggian 9 cm di Loloda Maluku Utara
2. Pada pukul 07.27 WIB ketinggian 18 cm di Ulu Siau Sulawesi Utara
3. Pada pukul 07.27 WIB ketinggian 32 cm di Melonguane Sulawesi Utara
4. Pada pukul 06.58 WIB ketinggian 30 cm di Tahuna Kepulauan Sangihe
5. Pada pukul 07.34 WIB ketinggian 45 cm di Paleleh Sulawesi Tengah
6. Pada pukul 07.39 WIB ketinggian 32 cm di Tanjung Sidupa Sulawesi Utara
7. Pada pukul 07.51 WIB di Bitung Sulawesi Utara ketinggian 29 cm
8. Pada pukul 07.51 WIB ketinggian 14 cm di Ternate Maluku Utara
9. Pada pukul 08.20 WIB ketinggiannya 75 cm di Talengan Sangihe Sulawesi Utara

Peringatan Dini Berakhir, Ini Imbauan BMKG…

Wilayah rendah dekat laut mudah terendam banjir karena kombinasi hujan ekstrem dan pasang tinggi.

Ilustrasi pesisir/Freepik: frimufilms

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan bahwa peringatan dini tsunami tersebut telah berakhir. Hal ini karena tidak adanya kenaikan air laut signifikan yang membahayakan.

“BMKG menyatakan bahwa Peringatan Dini Tsunami dinyatakan berakhir pada 10:15:51 WIB. BMKG berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membantu diseminasi dan melakukan langkah evakuasi secepatnya,” tambah Faisal.

Meski demikian, BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas gempa susulan dampak dari gempa bumi susulan dan tsunami ini.

Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk tetap tenang dan terus waspada dengan melakukan langkah antisipasi, mitigasi, serta perlindungan diri terhadap gempa bumi dan tsunami. Selain itu, perlunya untuk waspada dan mematuhi protokol keselamatan berikut:

  • Menjauhi area pantai untuk sementara waktu
  • Tidak melakukan aktivitas di tepi pantai dan muara sungai
  • Tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah serta BMKG

BMKG pun mengingatkan untuk update informasi dari laman resmi BMKG.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE