Influencer Andrea Gunawan Dikecam Gegara Rekam Orang Tanpa Izin, Ini Etika Memotret di Jepang!

Rini Apriliani | Beautynesia
Selasa, 27 Feb 2024 21:00 WIB
3. Lokasi yang Boleh untuk Berfoto
Ilustrasi kereta Jepang/Foto: Philip Fong/AFP via Getty Images

Influencer Andrea Gunawan kena kecam netizen gegara rekam orang tanpa izin di Jepang.

Mulanya, di media sosial X (dulunya Twitter), pemilik akun @catwomanizer ini membagikan sebuah video yang menampakkan orang Jepang yang tengah melakukan aktivitas seksual di dalam kereta. 

"Lagi di kereta otw ke Nagoya, nengok sebelah kiri, ternyata ada muda-mudi Jepang sedang berbuat," bunyi caption dari video yang dibagikan. 

Andrea mengaku terkejut dengan reaksi orang Jepang di tempat kejadian yang biasa saja, saat melihat muda-mudi tersebut sedang melakukan aktivitas seksual di tempat umum.

"Umm... BTW, orang lewat, petugas lewat, lempeng aja mukanya semua wkwkwk," lanjutnya. 

Unggahan yang kini telah dihapus tersebut ternyata menuai banyak komentar dari warganet. Banyak yang mengatakan, jika apa yang dilakukan oleh Andrea ini telah menyalahi aturan di negara. Apalagi, Jepang dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi privasi. 

Lantas, apa etika memotret di Jepang? Simak yuk!

1. Tidak Memfoto/Video Orang

pelecehan seksual

Ilustrasi foto/Foto: Pexels.com/luis quintero

Melansir detikTravel, orang Jepang memiliki sifat pemalu dan tak nyaman jika diambil fotonya diam-diam. Karena itu, jangan menjadikan mereka sebagai objek foto, apalagi tanpa seizinnya. 

Memfoto anak orang lain, memotret melalui jendela, dan memotret diam-diam tidaklah diizinkan. Bahkan, saking untuk melindungi privasi ini, ponsel di Jepang sengaja dibuat berbunyi saat mengambil foto.

2. Perhatikan Rambu Izin Foto

Tsu Matsuri festival tahunan dengan atraksi tarian di jalanan utama pusat kota Tsu

Ilustrasi festival di Jepang/Foto: detik

Yang perlu diketahui sebagai wisatawan yang sedang berkunjung ke Jepang juga adalah tentang rambu-rambu yang ada. 

Di Jepang ada rambu yang melarang turis untuk memotret. Karena itu, sebelum berfoto ria, pastikan di lokasi tersebut tidak ada rambu dengan gambar kamera disilang. 

Jika di lokasi tidak ada rambunya, artinya kamu diizinkan untuk berfoto ria di sana. 

3. Lokasi yang Boleh untuk Berfoto

This picture taken on October 20, 2022 shows a train travelling through Choshi Electric Railway Line in Choshi, northeast Chiba prefecture. - In the driver's seat of a two-carriage train, Katsunori Takemoto puts on his white gloves and checks the antiquated gauges before setting out alongside cabbage fields in Japan's rural Chiba. Like many small railway lines across Japan's countryside, the 60-year-old trains that ply this route are a loss-maker, but Takemoto has found a way to keep the business afloat. - TO GO WITH Japan-transport-demographics-economy,FOCUS by Hiroshi HIYAMA (Photo by Philip FONG / AFP) / TO GO WITH Japan-transport-demographics-economy,FOCUS by Hiroshi HIYAMA (Photo by PHILIP FONG/AFP via Getty Images)

Ilustrasi kereta Jepang/Foto: Philip Fong/AFP via Getty Images

Beberapa lokasi di Jepang ada yang bebas untuk mengambil foto, seperti ada festival, di gedung, taman, atau beberapa lokasi publik lainnya. 

Namun, jangan sampai mengambil foto di dalam kereta, karena itu bisa menganggu privasi mereka. 

Beauties, itu dia beberapa etika berfoto ria di Jepang. Yuk, sama-sama untuk menghargai privasi dan aturan negara lain, agar liburan pun terasa lebih nyaman!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE