Pernahkan kamu mendengar istilah inner child? Istilah ini memang lebih dikenal oleh kalangan pegiat kesehatan mental. Mungkin sebagian orang masih asing dengan kata inner child. Inner child adalah kepribadian yang terbentuk akibat peristiwa-peristiwa masa kecil yang baik maupun buruk atau orang umum menyebutnya dengan luka masa lalu.
Biasanya orang-orang tidak akan sadar bahwa dirinya memiliki inner child padahal inner child ini terdapat pada alam bawah sadar seseorang, yang mana akan memengaruhi cara bersikap ketika merespons suatu masalah. Inner child ini dapat memengaruhi kepribadian seseorang menjadi mudah marah, tidak punya empati, bahkan dapat melakukan tindakan kekerasan di kehidupan dewasanya. Karena itu sangat penting untuk mengenali ciri-ciri inner child agar kita dapat menanganinya sebaik mungkin.
1. Tidak percaya dengan diri sendiri
Tidak percaya dengan diri sendiri/ foto:freepik.com |
Tidak percaya diri mungkin bagi sebagian orang mungkin bukan sebuah masalah besar. Tapi tahukah kamu bahwa ketidakpercayaan diri ini merupakan salah satu ciri bahwa kamu memiliki inner child. Biasanya pemilik inner child cenderung meragukan kemampuan diri mereka. Tak hanya itu, mereka juga selalu membandingkan diri mereka dengan orang lain sehingga mereka selalu merasa kurang terhadap apa yang mereka miliki. Rasa ketidakpercayaan diri ini biasanya dapat disebabkan oleh cara didikan orang tua di masa kecil yang menyebabkan kepribadian ini tertanam hingga dewasa.
2. Selalu bergantung pada orang lain
Selalu bergantung pada orang lain/ foto:freepik.com |
Orang dengan inner child cenderung berusaha menarik perhatian orang lain. Selain itu, mereka juga cenderung obsesif terhadap orang yang ada disekitarnya dan selalu berusaha menyenangkan mereka. Hal ini disebabkan orang dengan inner child tak bisa hidup sendiri mereka cenderung selalu bergantung pada orang lain sehingga mereka akan melakukan apapun agar orang-orang di sekitarnya tidak pergi dari hidup mereka. Sikap ini biasanya terjadi karena pemilik inner child mengalami masa kecil yang sulit sehingga membuat mereka cenderung tidak bisa hidup mandiri.
Baca Juga : 5 Tanda Kamu Memiliki 'Inner Child' yang Terluka |
3. Tidak bisa mengontrol emosi
Tidak bisa mengontrol emosi/ foto: freepik.com |
Salah satu ciri seseorang memiliki inner child adalah sulit untuk mengontrol emosi. Biasanya mereka akan cenderung mudah menangis dan mengontrol emosi mereka ketika berhadapan dengan suatu masalah. Terkadang emosi mereka pun cenderung mudah berubah-ubah. Sikap ini biasanya disebabkan karena pemilik inner child memiliki trauma masa lalu terhadap pertengkaran sehingga mereka cenderung memendam perasaan ataupun meledak ledak ketika dihadapkan dengan suatu permasalahan.
4. Sulit beradaptasi
Sulit beradaptasi/ foto: freepik.com |
Sulit beradaptasi merupakan ciri lain dari pemilik inner child. Mereka biasanya lebih senang menutup diri ketika berhadapan dengan orang lain. Kebiasaan ini terjadi akibat sejak kecil pemilik inner child biasanya cenderung menghabiskan waktu sendiri dan jarang bersosialisasi dengan lingkungan yang menyebabkan ketika dewasa mereka kesulitan untuk beradaptasi dan selalu merasa takut ketika berhadapan dengan orang baru.
5.Terlalu kompetitif
Terlalu kompetitif/ foto:freepik.com |
Mengalami kegagalan merupakan masalah terbesar bagi pemilik inner child. Bagi mereka kegagalan merupakan suatu yang harus dihindari sebab mereka selalu harus menjadi yang terbaik dan harus mendapatkan apa yang mereka inginkan. Biasanya sikap ini terjadi akibat di masa kecil mereka di tuntut untuk menjadi yang terbaik sehingga ketika mengalami kegagalan mereka merasa menghadapi masalah yang besar, itulah yang menyebabkan mereka menjadi terlalu kompetitif dalam melakukan sesuatu.
Itulah 5 ciri-ciri bahwa kamu mengalami inner child. Sudah seharusnya kamu mengenali diri kamu sendiri sebaik mungkin sehingga kamu bisa mengatasi permasalahan yang terjadi dengan jalan yang tebaik juga ya!