sign up SIGN UP

LIFE

5 Tanda Kamu Memiliki 'Inner Child' yang Terluka

Lifia Mawaddah Putri | Rabu, 06 Jan 2021 22:30 WIB
5 Tanda Kamu Memiliki 'Inner Child' yang Terluka
caption
Jakarta -

Inner-child adalah suatu kumpulan peristiwa mulai dari masa kanak-kanak hingga setelahnya. Namun tanpa disadari, pengalaman buruk ketika masih kanak-kanak justru bisa membuat inner-child dalam diri seseorang terluka. Akibatnya, hal ini akan menjadi trauma yang mempengaruhi kehidupannya saat dewasa.

Sayangnya, kondisi inner-child yang rusak jarang disadari oleh penderitanya. Yuk, cari tahu apakah kamu memiliki inner-child yang terluka lewat 5 tanda berikut ini!

Mudah Merasa Takut

Semua orang pasti memiliki rasa takut. Tapi, seseorang yang bermasalah dengan inner-childnya akan memiliki ketakutan yang berlebihan.
Stres/freepik.com

Semua orang pasti memiliki rasa takut. Tapi, seseorang yang bermasalah dengan inner-childnya akan memiliki ketakutan yang berlebihan. Misalnya takut ditinggalkan orang-orang di sekitar, merasa tidak layak dicintai, cemas, hingga mudah depresi. Jika enggak segera diatasi, masalah ini pun akan semakin berbahaya bagi penderitanya.

Sering Merasa Bersalah

Rasa bersalah biasanya dialami saat seseorang menyesali kesalahannya. Tapi bagaimana kalau kamu merasa bersalah pada sesuatu yang bukan salahmu? Kalau kamu mengalaminya, ini juga merupakan tanda bahwa kamu mengalami masalah dengan inner-childmu.

Hal ini biasanya terjadi karena penanganan yang buruk saat kamu melakukan kesalahan di masa kecil. Misalnya seperti dimarahi atau dihukum dengan berlebihan.

Sulit Percaya Orang Lain

Jika kamu pernah dibohongi atau dikhianati di masa lalu, imbasnya akan terbawa hingga dewasa lho!
Curiga/freepik.com

Jika kamu pernah dibohongi atau dikhianati di masa lalu, imbasnya akan terbawa hingga dewasa lho! Di satu sisi, kamu tumbuh menjadi seseorang yang aware. Tapi di sisi lain, hal ini justru dapat menjadi boomerang bagi orang tersebut.

Sebab, hal ini bisa mengganggu hubunganmu di masa depan. Misalnya dengan teman atau pasanganmu. Selain itu, kondisi ini pun juga akan memicu sifat posesif.

Ingin Membahagiakan Semua Orang

Membahagiakan orang lain memang enggak salah. Tapi tetap saja kamu enggak akan pernah bisa membahagiakan seseorang. Biasanya tipe orang seperti ini akan rela melakukan apa saja demi mendahulukan orang lain. Padahal, sikap ini sangat enggak baik dan bisa berdampak negatif untuk diri sendiri. Jadi, belajarlah untuk mengatakan "tidak" jika kamu memang enggak bisa melakukan sesuatu untuk orang lain.

Emosi yang Tidak Stabil

Memiliki emosi yang enggak stabil juga merupakan salah satu tanda kamu memiliki inner-child yang terluka.
Emosi/freepik.com

Memiliki emosi yang enggak stabil juga merupakan salah satu tanda kamu memiliki inner-child yang terluka. Sesaat kamu bisa saja merasa sangat senang, namun tiba-tiba bisa berubah menjadi sangat marah. Umumnya, hal ini terjadi karena pengalaman menyakitkan di masa lalu. Misalnya seperti mengalami kekerasan saat kanak-kanak atau kurangnya kasih sayang.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id