Jangan Keliru, Ini 7 Perbedaan Orang Hemat dan Pelit

Natasha Riyandani | Beautynesia
Selasa, 13 Jan 2026 10:00 WIB
4. Kepedulian Sosial
Beramal/ Foto: Freepik.com/krakenimages-com

Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam mengatur keuangan dan pengeluaran sehari-hari. Salah satu cara yang paling sering diterapkan banyak orang adalah berhemat. 

Orang yang hemat dianggap memiliki kontrol diri yang bagus, di mana mereka sangat berhati-hati dan cermat dalam membelanjakan uangnya agar tidak boros. Apabila dilakukan dengan tepat, perilaku ini dapat bermanfaat terhadap keadaan finansial di masa mendatang.

Namun, jika perilaku hemat ini dilakukan secara tidak bijak dan berlebihan, maka bisa mendorong seseorang ke dalam sifat pelit karena terlalu membatasi diri dalam mengeluarkan uang. Padahal, hemat dan pelit adalah dua hal yang berbeda.

Lantas, apa perbedaan hemat dan pelit? Dilansir dari berbagai sumber, berikut rangkuman informasinya. Simak!

Perbedaan Hemat dan Pelit

Perbedaan hemat dan pelit/ Foto: Freepik.com/freepik

Meski sekilas mirip karena sama-sama mengelola keuangan seminim mungkin, membuat sebagian orang kesulitan untuk membedakan kedua perilaku ini. Namun, hemat dan pelit sebenarnya memiliki perbedaan yang sangat jelas dalam berbagai aspek.

Salah satunya, orang pelit dapat dikenali dari sikapnya yang cenderung defensif terhadap pengeluaran. Mereka sangat pelit untuk berbagi, baik kepada orang lain maupun diri sendiri. Bahkan, mereka rela menahan lapar demi tidak mengeluarkan uang.

Sedangkan orang hemat justru dikenal karena kebijaksanaannya dalam mengelola keuangan. Mereka selalu mempertimbangkan pengeluaran untuk kebutuhan jangka panjang, tidak semata-mata melihat harga. Orang yang hemat justru punya catatan keuangan yang jelas, tahu prioritas, dan tetap mengalokasikan dana untuk tabungan, investasi, dan donasi yang disesuaikan dengan kemampuan.

Bukan hanya itu saja, berikut adalah beberapa perbedaan hemat dan pelit yang penting untuk dikenali. Apa saja?

1. Tujuan Menabung

Menabung dengan tujuan yang jelas/ Foto: Freepik.com/jcomp

Orang hemat memiliki tujuan yang jelas dalam mengelola keuangan. Mereka mengalokasikan sebagian besar penghasilan untuk tabungan dan investasi yang menguntungkan. Mereka juga cenderung menghemat uang secara bijaksana dan mempertimbangkan kebutuhan finansial lainnya, seperti pengeluaran untuk liburan dan sebagainya.

Sementara itu, orang pelit biasanya menabung tapi selalu merasa keberatan mengeluarkan uang karena merasa takut akan kekurangan di kemudian hari. Meskipun untuk keperluan penting atau mendesak sekali pun.

2. Gaya Hidup

Gaya hidup/ Foto: Freepik.com/lifeforstock

Perbedaan orang hemat dan pelit juga dapat dilihat dari gaya hidupnya. Orang yang hemat biasanya akan mempertimbangkan kualitas yang bagus dan bermanfaat untuk jangka panjang, meskipun harganya mahal.

Mereka juga tak ragu untuk membeli barang bekas (second hand), terutama barang elektronik atau teknologi yang cepat bergantinya seperti mobil, handphone, dan laptop. Selama barang-barang tersebut masih layak dan baru dipakai sebentar, itu semua akan lebih menguntungkan daripada harus membeli baru.

Sementara, orang pelit hanya akan mempertimbangkan harga yang paling murah, terlepas dari kualitas barang-barang tersebut. Mereka enggan mengeluarkan uangnya untuk hal apa pun, termasuk kebutuhannya sendiri kecuali jika terpaksa.

3. Pengeluaran untuk Kebutuhan

Menghitung pengeluaran untuk kebutuhan/ Foto: Freepik.com/freepik

Orang hemat biasanya tidak ragu mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang penting, seperti membeli sembako, membayar asuransi, kesehatan, dan sebagainya. Itu karena pengeluaran tersebut memang dibutuhkan untuk mencapai kualitas hidup yang baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

Namun, berbeda dengan orang yang berperilaku pelit. Mereka cenderung membatasi pengeluaran, bahkan untuk keperluan pokok sekali pun.

Dalam beberapa kasus, orang pelit sering kali membeli bahan makanan dalam jumlah sedikit dengan harga yang paling murah. Mereka tidak memperdulikan asupan gizi seimbang di dalam makanan yang dikonsumsi.

4. Kepedulian Sosial

Beramal/ Foto: Freepik.com/krakenimages-com

Kebiasaan berbagi dengan orang lain juga bisa menjadi salah satu aspek yang membedakan perilaku hemat dan pelit.

Meski tidak bisa dipukul rata, orang pelit cenderung jarang memberi sumbangan bagi mereka yang kekurangan, meskipun memiliki rezeki lebih. Selalu ada alasan untuk menolak menyisihkan sedikit penghasilannya untuk bersedekah. Mereka hanya akan memikirkan dan mementingkan dirinya sendiri.

Sementara itu, orang yang menerapkan hidup hemat tidak segan untuk membagi sebagian rezekinya kepada orang lain sesuai dengan kemampuannya. Asalkan sumbangan tersebut jelas ditujukan untuk apa dan untuk siapa.

5. Cara Belanja

Cara belanja/ Foto: Freepik.com/prostooleh

Orang hemat justru lebih suka membeli barang dengan harga mahal, asalkan awet dibandingkan barang murah, tapi cepat rusak. Dengan begitu, mereka nggak harus membeli barang yang sama di kemudian hari karena itu termasuk pemborosan.

Mereka juga senang memanfaatkan diskon dan promosi untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan. Hal ini tentu bisa membantunya untuk mengelola keuangan seefektif mungkin.

Orang pelit akan fokus pada diskon dan promosi berbagai jenis barang, tanpa mempertimbangkan kebutuhannya. Terlepas dari kegunaan barang tersebut, yang terpenting mereka membelinya dengan harga yang lebih murah.

6. Pola Pikir tentang Uang

Pola pikir tentang uang/ Foto: Freepik.com/freepik

Perbedaan pola pikir orang hemat dan pelit terbilang cukup signifikan. Orang hemat biasanya akan fokus untuk menabung dan menggunakan uang yang ada secara efisien dan efektif.

Dalam artian, mereka hanya akan membelanjakan uang sesuai dengan kebutuhan. Mereka juga memiliki strategi dan perencanaan yang bijak dalam menggunakan uang agar tidak boros dan tetap bermanfaat.

Sementara, bagi orang pelit, mengumpulkan uang sebanyak mungkin adalah fokus utama mereka. Mereka akan sangat memikirkan bagaimana cara agar jumlah uang yang dimilikinya tidak berkurang. Alhasil, mereka kerap mengorbankan banyak hal dan tanpa sadar merugikan orang lain.

7. Kepuasan Hidup

Hidup lebih bahagia/ Foto: Freepik.com/freepik

Lantaran dikelola secara bijaksana dan memperhatikan berbagai aspek kehidupan lainnya, orang hemat biasanya akan merasa puas dan bisa menikmati hidup mereka tanpa merasa bersalah atau terbebani.

Bagi orang pelit, mereka lebih sering merasa khawatir dan tidak puas meski tabungan yang dimiliki sudah banyak. Hal itu karena mereka selalu ingin menyimpan uang lebih banyak tanpa tujuan yang jelas.

Pada intinya, kamu harus bisa membedakan antara hemat dan pelit untuk kesehatan keuangan dan kehidupan. Jangan sampai kebiasaanmu dalam mengelola keuangan merugikan diri sendiri dan orang lain. Dengan memahami perbedaannya, Beauties bisa menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih efektif agar tetap bisa berbagi dan menikmati hidup tanpa rasa khawatir berlebih. Mulai langkah bijak dari sekarang!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE