STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Jangan Salah! Ini Dia Bedanya Tegas dan Galak Saat Mendisiplinkan Anak

Rumaysha Milhania | Beautynesia
Minggu, 03 May 2020 22:00 WIB
Jangan Salah! Ini Dia Bedanya Tegas dan Galak Saat Mendisiplinkan Anak
Tahukah kamu jika tegas dan galak adalah dua hal yang berbeda dalam hal mendidik anak? Yuk, simak perbedaan orangtua yang tegas dan orangtua yang galak berikut ini.

Dalam mendidik dan mendisiplinkan anak, orangtua harus mampu bertindak tegas dengan prinsip yang jelas. Hal ini penting untuk membuat anak paham esensi dari nasihat yang diberikan. Sayangnya, banyak orangtua yang salah dalam mempraktikan ketegasan dan malah menjadi sosok orangtua yang galak dan ditakuti oleh anak. Untuk itu, simak ulasan mengenai perbedaan orangtua yang tegas dan galak saat mendisiplinkan anak berikut ini.

1. Perhatikan Intonasi Saat Bicara

Orangtua yang galak cenderung berbicara dalam intonasi yang tinggi dan keras. Ini tentu berbeda dengan orangtua yang tegas dan cenderung lembut, tetapi berisi saat berbicara. Ingat, kamu tidak perlu membuat anak takut untuk bisa membuatnya nurut. Jika kamu menunjukkan kasih sayang saat mendisiplinkannya, dijamin anak akan lebih bisa memahami esensi dari arahanmu.


Foto: https://www.kinderling.com.au/


2. Fokus Pada Kesalahan

Saat anak melakukan satu kesalahan, jangan ungkit-ungkit kesalahan yang lain. Fokuslah pada masalah yang sedang dihadapi. Orangtua yang galak cenderung akan meracau dan membawa masalah kemana-mana. Berbeda dengan orangtua yang tegas di mana mereka hanya akan fokus pada satu masalah untuk diselesaikan dengan baik.
 



3. Berikan Hukuman yang Sesuai

Jika anak melanggar sebuah aturan, berikan hukuman yang sesuai. Hukuman seperti memijat punggung, mengurung anak di kamar, hingga melarang anak makan camilan favoritnya untuk kesalahannya saat mengotori meja makan tentu akan tidak mendidik. Jadi, buatlah hukuman sebagai konsekuensi yang harus dia tanggung berupa membersihkan sendiri kotoran yang ia buat. Hal ini akan menjadi lebih mendidik dibandingkan dengan membuat efek jera dari hukuman yang tidak sesuai.
 


Foto: https://www.oursmallhours.com/


4. Berikan Penjelasan dan Arahan

Terakhir, jika anak sudah selesai dengan hukumannya, orangtua yang tegas biasanya akan memanggilnya untuk memberikan nasihat dan arahan mengapa yang ia lakukan salah. Jelaskan bahwa kesalahan yang ia lakukan memiliki konsekuensi yang harus ditanggung. Ini juga berlaku untuk beragam kesalahan-kesalahan lain yang mungkin ia lakukan di masa depan. Menjadi orangtua yang tegas akan membentuk pribadi anak menjadi sosok yang bertanggung jawab. Sedangkan sosok orangtua yang galak hanya dapat membuat anak menjadi takut dan lari dari masalah.
 


(arm2/arm2)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE