sign up SIGN UP

Kebingungan Mencari Jati Diri? Ikuti 4 Tips Berikut

Jovita | Beautynesia
Sabtu, 03 Oct 2020 14:00 WIB
Kebingungan Mencari Jati Diri? Ikuti 4 Tips Berikut
caption

Pencarian jati diri adalah sebuah proses alamiah yang pasti dialami oleh setiap orang. Pengalaman mencari jati diri setiap orang tentu berbeda-beda. Ada yang mungkin sudah mulai menemukan jati dirinya di usia 20 tahun, tapi ada juga yang baru mulai mencari jati diri di usia 30 tahun.

Di usia tertentu, kamu akan terus bertanya-tanya mengenai tujuan hidupmu, mengenai hal yang disukai dan tidak disukai, dan apa yang ingin kamu lakukan di masa depan. Masa inilah yang disebut masa pencarian jati diri.

Proses penemuan jati diri pun tidak mudah karena ada banyak faktor internal dan eksternal yang memengaruhi dan pasti penuh jatuh bangun dalam prosesnya. Tapi, jika kamu berhasil menemukan jati diri, rasa percaya diri akan jadi meningkat dan hidupmu pun jadi lebih berdampak bagi sekitar. Untuk memudahkan proses mencari jati diri, ikuti beberapa tips ini.

1. Beri waktu pada dirimu untuk diam dan hening

Berikan Waktu Pada Diri/ Foto: Pexels.com
Berikan Waktu Pada Diri/ Foto: Pexels.com

Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk menemukan jati diri adalah dengan duduk diam dan hening. Proses pencarian jati diri bukanlah sesuatu yang bisa langsung ditemukan dalam sehari dua hari, mungkin kamu butuh waktu bulanan hingga tahunan untuk menemukannya.

Karena itu, agar semakin dekat dengan pencarianmu, berikan waktu pada diri untuk diam dan tenang. Dengan diam, seseorang bisa mendengar apa yang disampaikan oleh jiwanya sekaligus melakukan evaluasi diri dengan jujur, serta bisa menyadari kekurangan dan kelebihannya. Ini adalah momen refleksi untuk mendengar apa yang sebenarnya dikejar, tanpa dipengaruhi hiruk pikuk di sekitar

2. Pahami dan maafkan masa lalu

Maafkan Masa Lalu/ Foto: Pexels.com
Maafkan Masa Lalu/ Foto: Pexels.com

Cara selanjutnya untuk menemukan jati diri adalah dengan berani menghadapi masa lalu. Terkadang untuk mencapai pencerahan akan sesuatu yang dicari, kamu harus berani menyirnakan kegelapan yang ada terlebih dulu. 

Memahami masa lalu adalah sebuah langkah besar untuk mengetahui bagaimana terbentuknya dirimu hingga bisa seperti saat ini. Bisa jadi, ada trauma masa lalu yang menghalangi proses penemuan jati diri.

Kamu mungkin akan menemui troubled inner child di masa lalu yang membentuk perilaku di masa kini hingga masa depan. Untuk bisa menemukan diri, lepaskanlah segala kepahitan trauma itu. Maka mulai sekarang, belajarlah untuk berdamai dengan masa lalu kemudian bergerak maju ke depan dan jangan mengungkung diri lagi di dalam luka.

3. Minta pendapat kepada orang lain

Minta Pendapat Orang Lain/ Foto: Pexels.com
Minta Pendapat Orang Lain/ Foto: Pexels.com

Manusia adalah makhluk sosial karenanya kita membutuhkan orang lain dalam menjalani hidup, termasuk dalam mencari jati diri. Ada kala dimana kamu mungkin merasa tidak bisa mengenali diri sendiri dan tidak tahu manusia seperti apa yang sedang kamu perankan. Oleh karena itu, kamu membutuhkan pendapat orang lain agar lebih objektif.

Sayangnya, tidak semua orang bisa mengutarakan pendapat mereka dengan objektif. Maka, cari orang yang bisa dipercaya untuk menyampaikan pendapat dengan jujur. Tanyakan apa yang perlu diperbaiki dan apa kekuatan yang perlu dikembangkan lebih baik lagi.

4. Refleksi dari hubungan

Refleksi dari Hubungan/ Foto: Pexels.com
Refleksi dari Hubungan/ Foto: Pexels.com

Salah satu cara yang juga bisa mempermudah proses mencari jati diri adalah melihat refleksi hubungan yang sedang dijalani saat ini. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan dengan orang sekitar, mungkin bisa pacar, keluarga, tetangga, hingga rekan kerja.

Melalui refleksi ini, kamu bisa tahu sosok seperti apa dirimu di mata orang lain. Selain itu, refleksi dari hubunganmu dengan sekitar juga bisa menjadi modal menghadapi dan mengalahkan ketakutan terbesar dalam hidup. Hal ini akan membantu mengarahkanmu ke tujuan hidup yang lebih jelas. 

(hld/hld)

Our Sister Site

mommyasia.id