Kisah Madeline Stuart, Supermodel Down Syndrome dan Autisme yang Jadi Panutan & Inspirasi Banyak Orang

Retno Anggraini | Beautynesia
Sabtu, 15 Oct 2022 12:00 WIB
Kisah Madeline Stuart, Supermodel Down Syndrome dan Autisme yang Jadi Panutan & Inspirasi Banyak Orang
Profil Madeline Stuart/Foto: Instagram.com/madelinesmodelling_

Kurang lebih ada sekitar 1,2 miliar penyandang disabilitas di seluruh dunia. Ini menjadi kesempatan bagi berbagai industri untuk menjadi lebih inklusif, salah satunya adalah industri mode. Belakangan ini, beberapa perubahan positif telah berkembang di dunia fashion dan kecantikan.

Supermodel Madeline Stuart adalah contoh nyata dari perubahan positif yang telah berkembang tersebut. Memiliki down syndrome dan autisme, Madeline berhasil menjadi model profesional berkat keunikan yang dimiliki. Ikuti kisah perjuangan Madeline Stuart berikut ini seperti yang telah dilansir dari Bright Side.

Model Profesional Pertama yang Memiliki Down Syndrome

Profil Madeline Stuart
Madeline Stuart/Foto: Instagram.com/madelinesmodelling_

Madeline Stuart, model asal Australia ini menjadi model profesional pertama di dunia yang memiliki down syndrome dan autisme. Di usianya yang ke-25 tahun, Madeline telah mencapai kesuksesan yang luar biasa dalam kariernya. Meski begitu, Madeline dikenal tetap sederhana seperti dulu di awal karier.

Ketika ditanya dalam sebuah wawancara tentang ketenarannya, Madeline menjawab, "Orang-orang bilang saya semanis kucing, baik hati, perhatian, dan manusia paling penyayang. Saya bekerja keras dan saya tidak memiliki kebiasaan buruk. Saya pikir saya adalah panutan yang baik."

Membuat Ibunya Bangga Adalah Kegembiraan Terbesarnya

Profil Madeline Stuart
Madeline bersama sang ibu/Foto: Instagram.com/madelinesmodelling_

Ibu Madeline, Rosanne, adalah penggemar nomor satu sekaligus menjadi juru bicara Madeline. Sang ibu tidak pernah lelah mengatakan kepada dunia bahwa dia beruntung memiliki putri seperti Madeline. Saat kelahiran Madeline, dokter mengatakan bahwa kehidupan Rosanne akan berakhir karena putrinya menderita down syndrome.

Saat ini, Rosanne menjadi advokat yang mendukung orang-orang berkebutuhan khusus dan ingin putrinya diperhatikan di mana-mana. "Sebagai seorang ibu, hal tersulit adalah memastikan bahwa anak Anda diterima dan ada keseteraan untuk mereka. Saya ingin mengajarkan bahwa tidak apa-apa untuk memiliki kekurangan fisik."

Kisahnya Diangkat ke dalam Film

Profil Madeline Stuart
Poster film dokumenter Maddy the Model/Foto: Instagram.com/madelinesmodelling_

Pembuat film dokumenter, Jane Magnusson, memutuskan untuk membuat film tentang kehidupan dan perjalanan karier Madeline Stuart. Di tahun 2020, film dokumenter tersebut rilis dengan judul Maddy the Model. Film ini dipresentasikan dalam Festival Film Zurich dan mendapatkan apresiasi yang luar biasa.

Madeline memiliki kesempatan untuk tidak hanya mencoba dirinya sebagai seorang aktris, tapi menyampaikan kisahnya sendiri ke seluruh dunia. Film Maddy the Model mewakili seorang perempuan pemberani yang menguji semua ide modern tentang identitas dan kecantikan.

Menjadi Inspirasi Banyak Orang

Profil Madeline Stuart
Madeline Stuart/Foto: Instagram.com/madelinesmodelling_

Perubahan yang terjadi karena ketenaran Madeline sama besarnya dengan perubahan yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari. "Kami berubah dari orang biasa yang dulunya pergi berbelanja seminggu kali, menjadi orang yang terbang ke seluruh dunia dan tinggal di hotel selama sembilan bulan setiap tahun. Kami melakukan banyak hal dalam sehari, waktu tidur berkurang, dan berjuang untuk penerimaan diri setiap hari," kata Rosanne.

Dengan semua ketenaran yang dimilikinya, Madeline memiliki mimpi yang sangat mulia. "Mimpi saya adalah bahagia dan bepergian. Saya sangat merindukan perjalanan. Saya merindukan New York setiap hari, saya merindukan catwalk dan teman yang saya temui di luar negeri," kata Madeline.

"Saya rindu bekerja setiap hari. Impian saya adalah untuk dapat melakukan advokasi secara internasional," tambahnya ketika diwawancara. Madeline berharap bahwa hadirnya dia dalam industri fashion dan kecantikan bisa mendorong banyak penyandang disabilitas yang memiliki ketertarikan dalam bidang ini untuk tidak menyerah dan terus berusaha.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE