Aliansi Perempuan Indonesia (API) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/9) pukul 10.00 WIB. Kompak menggunakan pakaian berwarna pink, massa menuntut pemerintah untuk menghentikan kekerasan yang belakangan ini marak dilakukan aparat di tengah demo.
Aksi protes bertajuk "Perempuan Melawan Kekerasan Negara" ini menariknya menyediakan Juru Bahasa Isyarat (JBI), Beauties. Selain meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan tindakan represif aparat terhadap demonstran, API juga menuntut untuk menghentikan pemborosan uang rakyat untuk kepentingan pribadi para pejabat.
Tak hanya itu, API menegaskan agar pemerintah memberikan keadilan bagi korban dari aksi unjuk rasa belakangan ini. Salah satu korban jiwa adalah pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang meninggal dunia akibat dilindas oleh mobil kendaraan taktis (Rantis) Brimob di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Malam itu, Affan tidak sedang ikut berdemonstrasi, melainkan sedang mengantarkan pesanan makanan.
"Mereka minta ada ruang demokrasi, seharusnya penguasa di negeri ini, dari Presiden, eksekutif, yudikatif, termasuk wakil rakyat, apa yang dihadapi?" kata orator di depan massa demo, dikutip dari detikNews.
"Ketika melihat rakyat turun ke jalan protes melihat kelakuan penguasa, sekali lagi, mari kita tunduk sejenak pada para pejuang yang mati di medan juang. Kita juga mendesak demonstran yang ditangkap segera dibebaskan," tambahnya.