STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Menelusuri Perjuangan Pahlawan Nasional Dewi Sartika, Sosok Penggerak untuk Jadikan Perempuan Berdaya

Syalma Namira | Beautynesia
Jumat, 30 Sep 2022 06:15 WIB
Menelusuri Perjuangan Pahlawan Nasional Dewi Sartika, Sosok Penggerak untuk Jadikan Perempuan Berdaya

Era modernisasi yang dilengkapi dengan segala kemudahan teknologi, memudahkan seseorang untuk bekerja hingga mendapatkan akses informasi dengan mudah. Informasi yang didapatkan menjadi ilmu pengetahuan. Bahkan ilmu tersebut kian hari kian beragam jenisnya mengingat kesadaran dan keterbukaan individu khususnya perempuan semakin meluas.

Namun, tahukah, Beauties? Jauh sebelum merdeka, Indonesia mengalami penjajahan yang membuat negeri ini harus merangkak menuju kebebasan hingga kita bisa hidup dengan nyaman seperti saat ini.

Keinginan kuat untuk merdeka agar mendapatkan kehidupan yang aman serta bebas, membuat beberapa pahlawan nasional terdahulu berjuang dengan cara mereka masing-masing. Salah satunya,  Raden Dewi Sartika. Tidak hanya R.A Kartini yang kita kenal sebagai pejuang emansipasi perempuan, Dewi Sartika yang berasal dari Jawa Barat tersebut mempunyai mimpi dan tujuan yang sama seperti Kartini.

Bahkan beberapa gerakannya di masa lalu dapat menjadi teladan bagi perempuan saat ini untuk berdaya. Kendati raganya telah tiada, Dewi Sartika meninggalkan sejuta makna dan pesan bagi perempuan untuk mandiri dan sadar pendidikan. Seperti apa gerakan dan nilai-nilai Dewi Sartika yang dapat diterapkan oleh perempuan masa kini? Simak ulasannya, yuk, Beauties!

Sosok Penggerak Perempuan Jawa Barat & Dinobatkan Sebagai Pahlawan Nasional

Dewi Sartika/Foto:Pinterest.com/Marnos Comics
Dewi Sartika/Foto:Pinterest.com/Marnos Comics

Publik banyak mengenal sosok R.A Kartini sebagai salah satu tokoh emansipasi perempuan. Tetapi, selain Kartini, ada sosok-sosok lain yang memiliki tekad yang sama memajukan perempuan Indonesia untuk merdeka, salah satunya Dewi Sartika. Perempuan yang lahir di Cicalengka, 4 Desember 1884 tersebut, merupakan perempuan asli Bumi Periangan yang sangat peduli dengan pendidikan.

Ketika ia masih anak-anak, acap kali Dewi kerap bermain simulasi bersekolah. Ia senang memerankan peran sebagai seorang guru. Rupanya, peran tersebut tidak hanya simulasi belaka bagi Dewi. Ada kecintaannya tersendiri terhadap dunia pendidikan, terutama kala itu Indonesia masih dalam masa penjajahan. Saat itu, mayoritas penduduk Jawa Barat khususnya perempuan tidak bisa mengecap bangku belajar.

Dewi sendiri telah menerima ilmu budaya Sunda dan Barat oleh pamannya. Privilege yang ia dapatkan ingin ia manfaatkan untuk masyarakat luas. Sehingga, pada 1899 ia memutuskan untuk pindah ke Kota Kembang, Bandung. Serta, pada 16 Januari 1904, ia membentuk Sakola Isteri di Pendopo, Kabupaten Bandung. Sekolah yang diperuntukkan untuk para perempuan tersebut diharapkan tidak hanya ilmu teoritis, melainkan keterampilan perempuan dapat diasah melalui sekolah tersebut.

Ajarkan Perempuan Berdaya

Sekolah Keotamaan Istri/Foto:Pinterest.com/Lucky Irawan
Sekolah Keotamaan Istri/Foto:Pinterest.com/Lucky Irawan

Perjalanan sekolah yang didirikan Dewi, banyak liku yang harus ditempuh. Pada 1910, sekolah tersebut berganti nama menjadi Sekolah Kaoetamaan Istri. Pada sekolah tersebut Dewi mengajarkan para perempuan belajar, dari mengasah keterampilan seperti membaca, berhitung, pendidikan agama, hingga berbagai keterampilan.

Dua tahun setelahnya, pada 1912, sudah tersebar 9 sekolah di Jawa Barat. Dan pada 1913, berkembang menjadi satu sekolah di setiap kabupaten dan kota. Pergerakan terus digencarkan Dewi Sartika mewujudkan semakin banyak perempuan Indonesia yang berilmu dan berdaya. Baginya, pendidikan adalah hal penting dan merupakan hak serta kewajiban bagi perempuan agar menjadi mandiri dan memiliki prinsip dalam hidupnya.

Di tengah keadaan penjajahan, Dewi tetap maju tak gentar dengan segala ancaman dan bahaya.  Dewi berusaha mendukung upaya perempuan untuk berdikari dan merdeka dari segala hal yang melangkahi perempuan. Untuk Beauties yang ingin mengikuti jejak Dewi Sartika, kamu bisa melangkah dengan caramu sendiri. Dengan berkarya sesuai keahlian kamu pada bidangnya, kamu sudah mendukung gerakan perempuan Indonesia untuk melangkah.

Dewi Sartika Aka Perempuan Memahami Nilai Diri: Perempuan itu Berharga

Para Siswi Sakola Istri yang Didirikan Dewi Sartika/Foto:Pinterest.com/Oud Indie New
Para Siswi Sakola Istri yang Didirikan Dewi Sartika/Foto:Pinterest.com/Oud Indie New

Perjuangan Dewi bukan tanpa sebab, ia menginginkan perempuan memiliki daya juang untuk hidupnya. Melalui sekolahnnya dengan membekali berbagai keterampilan, perempuan diharapkan dapat berdaya saing dengan pria. Keterampilan pun dijadikan bekal bagi perempuan untuk melanjutkan mewujudkan generasi selanjutnya agar mendapat akses pengetahuan dan pemberdayaan lebih baik ke depan.

Salah satunya adalah generasi kita nih, Beauties. Akses pembelajaran dan segala hal yang kita peroleh hingga detik ini merupakan buah nilai dari Dewi Sartika, salah satunya bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Dewi tidak hanya meninggalkan dunia hanya dengan nama, namun, dengan hal yang selama ini ia perjuangkan. Keren ya pahlawan kita, Beauties!

Memiliki Peninggalan Prasati “Raden Dewi Sartika” Sebagai Refleksi Perempuan Maju Berdaya

Prasasti Raden Dewi Sartika di Bandung/Foto:detikcom/ Wisma Putra
Prasasti Raden Dewi Sartika di Bandung/Foto:detikcom/ Wisma Putra

Melansir laman detikNews, di Bandung terdapat prasasti yang dipersembahkan untuk Dewi Sartika. Prasasti yang berjudul “Konsep Pangadjaran Dewi Sartika” tersebut diresmikan langsung oleh Walikota Bandung, Oded M Danial. Prasasti tersebut memuat pesan menuntut ilmu setinggi-tingginya bagi siapa pun.

“Saya lihat, pertama pendidikan karakter anak-anak bangsa ini harus banyak belajar dari beliau, karena dengan karakter, bangsa ini menjadi kuat,” ujar Oded saat peresmian Prasasti.

Rupanya, banyak hal yang ditinggalkan oleh Dewi Sartika untuk perempuan Indonesia. Pergerakan yang telah ia lakukan dapat menjadi contoh, nih, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE