Mengenal Micro-Learning, Metode Efektif Ketika Ingin Belajar Keterampilan Baru di Tengah Kesibukan

Della Oktivia Armitha | Beautynesia
Selasa, 09 Jun 2026 13:00 WIB
Konsep Awal
Konsep Awal/Foto: freepik.com

Metode micro-learning menjadi populer dalam waktu beberapa tahun terakhir, khususnya di masa pandemi. Bukan tanpa alasan, metode satu ini dianggap efektif dalam pembelajaran daring. Ternyata, micro-learning bukan metode baru, lho.

Namun beberapa waktu terakhir, semakin populer dan banyak dibahas dalam berbagai artikel ilmiah, karena efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman. Bahkan, metode ini juga disarankan bagi kamu yang ingin mempelajari keterampilan baru di tengah kesibukan harian.

Wah, menarik bukan? Tapi, sebenarnya apa sih, konsep dari metode belajar satu ini dan apa bentuk pembelajarannya?

Berikut Beautynesia sudah rangkum informasi lengkapnya buatmu. Yuk, simak bersama, Beauties.

Konsep Awal

Konsep Awal/Foto: freepik.com

Meski populer beberapa tahun terakhir, konsep micro-learning sudah dibahas sejak 2005. Hal ini selaras dengan salah satu artikel ilmiah yang ditulis oleh Theo Hug, seorang profesor bidang pendidikan di Universitas Innsbruck, Austria.

Melalui artikelnya yang terbit pada Mei 2005, seperti dilansir dari web.mit.edu, konsep micro-learning berhubungan erat dengan pembelajaran jangka pendek yang memanfaatkan teknologi. Meski pada masa itu teknologi tidak secanggih saat ini, konsep micro-learning sudah direncanakan dan menjadi topik penelitian utama. 

Memanfaatkan perangkat komunikasi, metode belajar ini memecah materi menjadi unit kecil, sehingga proses belajar dapat dilakukan berulang dalam rutinitas harian. Konsep awal micro-learning didasarkan pada masalah beban kognitif.

Artinya, metode belajar satu ini mengusahakan kurangnya beban kognitif bagi peserta didik. Dengan begitu, kelelahan kognitif akan lebih berkurang. Dampaknya, tentu saja mengarah pada pemahaman yang lebih kuat terhadap materi yang sedang dipelajari, serta mengurangi risiko lupa.

Popularitas

Popularitas/Foto: freepik.com

Dilansir dari elearningindustry.com, metode ini terus berkembang dan populer sejak masa pandemi dan semakin meningkat dalam 2 tahun terakhir. Sederhananya, metode ini memanfaatkan konten pembelajaran, seperti teks, gambar, video, audio, quiz, maupun game.

Semakin berkembangnya teknologi dan dunia digital, semakin banyak pula website dan aplikasi belajar yang memanfaatkan metode micro-learning. Salah satu media populer yang tidak mungkin asing bagi kamu, yakni Youtube.

Yup, Youtube bisa menjadi salah satu media micro-learning yang bisa kamu manfaatkan dan lebih praktis digunakan. Jadi, dari contoh satu ini, kamu sudah terbayang bukan, seperti apa metode belajar satu ini?

Penerapannya

Penerapannya/Foto: freepik.com/benzoix

Secara singkat, micro-learning memiliki setidaknya 3 karakteristik, yakni singkat, mudah diakses, serta materi  belajar  lebih spesifik.

Seperti dilansir dari artikel ilmiah berjudul, “Exploring Learner Satisfaction and Effectiveness of Microlearning in Higher Education”, micro-learning juga merujuk pada metode belajar dengan berfokus pada keterampilan atau materi spesifik.

Pembelaran dengan metode ini, bisa dilakukan dengan waktu yang singkat menggunakan media yang mudah diakses dan bisa berulang digunakan. Contohnya, kuis interaktif, game dengan materi pembelajaran tertentu, serta video pembelajaran maupun infografis singkat.

Mungkin tanpa disadari, kamu sudah akrab dengan metode satu ini, tetapi efektivitas penerapannya bisa kamu maksimalkan dengan menyusun jadwal belajar tertentu. Apalagi saat ini sudah banyak komunitas belajar yang menawarkan micro-learning secara lebih konsisten dan terjadwal.

Misalnya, kamu mengikuti kelas online untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris. Lewat kelas tersebut, biasanya kegiatan belajar dibagi dalam metode micro-learning. Kamu akan diberi akses untuk login dalam web khusus, sehingga bisa mengakses video pembelajaran yang berisi materi spesifik.

Kelas seperti ini biasanya tidak mengikat, sehingga kamu bisa belajar lebih fleksibel. Selain bahasa, beberapa keterampilan lain yang juga bisa kamu asah dengan menerapkan metode ini, diantaranya keterampilan menulis seperti copywriting, keterampilan desain, belajar SEO dan literasi digital, hingga penguasaan perangkat lunak.

Itu dia penjelasan singkat tentang micro-learning, metode efektif diterapkan bagi kamu yang ingin belajar keterampilan baru. Meskipun sedang sibuk bekerja atau sekolah, mengasah keterampilan dengan metode ini lebih fleksibel, karena tidak memerlukan waktu banyak, serta membuatmu lebih fokus.

Kira-kira ada yang tertarik menerapkan metode ini? Atau kamu malah sudah lama menerapkannya dalam proses pengembangan dirimu, Beauties?

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE