Menurut Ahli, Ini Kalimat Ampuh yang Bisa Bikin Orang Manipulatif Diam Tak Berkutik
Menghadapi manipulator alias orang yang manipulatif bukanlah hal yang mudah. Mereka dapat dengan mudahnya memainkan perasaan dan memanipulasi orang lain hingga di titik membuat korban meragukan dirinya sendiri.
Manipulator pandai membuat yang salah menjadi benar dan begitu juga sebaliknya. Kalimat-kalimat yang mereka ucapkan sering kali terasa "halus" sehingga orang-orang akan percaya.
Jika kamu sedang berhadapan dengan seorang manipulator, ada satu kalimat yang bisa membuat mereka diam tak berkutik menurut ahli. Kalimat sederhana tapi powerful ini membantu membuat situasi menjadi jelas dan netral.
Kira-kira kalimat apa itu?
Menurut Ahli, Ini Kalimat Ampuh yang Bisa Bikin Orang Manipulatif Diam Tak Berkutik
Menurut Ahli, Ini Kalimat Ampuh yang Bisa Bikin Orang Manipulatif Diam Tak Berkutik/Foto: Freepik
Menurut Shade Zarai, seorang peneliti perilaku dan ahli strategi kepemimpinan untuk perusahaan Fortune 500, kalimat yang ampuh untuk menghadapi manipulator adalah "Itu menarik. Coba ceritakan lebih lanjut."
Kalimat "itu menarik" berarti mengakui apa yang telah dikatakan manipulator, tapi tidak terkesan memvalidasi atau menantang ucapannya. Kalimat tersebut seolah memberi sinyal, "Aku mendengarkanmu, tapi aku tidak terganggu oleh ucapanmu." Hal ini menghilangkan daya tarik emosional yang biasanya sering diandalkan oleh orang manipulatif.
Sementara itu, kalimat "ceritakan lebih lanjut" dapat menghilangkan kebingungan atau ambiguitas dari pernyataan orang yang manipulatif. Kalimat "apa" bersifat lebih netral dibanding "mengapa" yang dapat terkesan menuduh dan sering kali memicu sikap defensif. Gunakan pernyataan "apa" yang lebih terbuka untuk mencegah percakapan semakin memanas.
Alternatif kalimat "ceritakan lebih lanjut", kamu juga bisa mengucapkan, "Apa yang membuat kamu mengatakan hal itu?" atau "Apa yang membuatmu menyimpulkan seperti itu?".
Cara Menghadapi Manipulator
Cara Menghadapi Manipulator/Foto: Freepik
Beauties, jika seseorang sedang berusaha memanipulasimu dengan melakukan gaslighting, dia mungkin akan mengatakan, "Aku tidak pernah mengatakan hal itu. Kamu salah mengingatnya."
Pertama, tetap tenang dan jangan terbawa emosi. Kamu bisa menjawab, "Itu menarik. Ceritakan lebih lanjut tentang bagaimana kamu mengingatnya.” Kemudian kamu dapat melanjutkan dengan, "Bukan seperti itu yang aku ingat" atau, jika memungkinkan, “Mari kita tanyakan kepada orang lain yang ada di sana.”
Sikap gaslighting manipulator akan kehilangan kekuatannya ketika dihadapkan pada hal-hal yang spesifik.
Jika Manipulator Mencoba Membuatmu Merasa Bersalah
Seorang manipulator ulung biasanya akan membuat orang lain merasa bersalah dan melakukan sesuatu yang tidak ingin mereka lakukan.
Mereka mungkin berkata, “Setelah semua yang telah aku lakukan untukmu, beginilah cara kamu membalas aku?”
Kamu bisa menjawab, "Itu menarik. Apa yang membuat kamu mengatakan itu?” Kemudian lanjutkan dengan, “Aku menghargai apa yang telah kamu lakukan, dan ini tetap keputusanku."
Kalimat ini memaksa mereka untuk menjelaskan logika di balik kata-katanya. Biasanya, alasan mereka sebenarnya tidak masuk akal dan hanya emosional saja, Beauties. Saat kamu meminta mereka menjelaskan logika mereka secara jernih, kekuatan tekanan emosional itu biasanya akan melemah atau hilang karena mereka tidak punya alasan yang kuat selain ingin mengendalikanmu.
Jika Manipulator Mencoba Memaksamu
Seorang manipulator juga sering melakukan pemaksaan halus agar korbannya mudah disetir secara emosional. Mereka mungkin akan berkata, "Jika kamu benar-benar peduli, kamu akan setuju denganku.”
Kamu bisa menjawab, “Itu menarik. Apa yang membuat Anda berpikir begitu?” Kemudian lanjutkan dengan, “Peduli tidak selalu berarti kita harus setuju dalam segala hal,” atau, “Aku bisa peduli dan tetap melihatnya secara berbeda.”
Kamu tidak sedang berdebat apakah kamu peduli, tapi kamu bertanya bagaimana dia bisa sampai pada kesimpulan seperti itu. Hal ini menciptakan ruang psikologis dan saat itulah manipulasi kehilangan daya tariknya.
Para manipulator biasanya mengandalkan reaksi emosional. Saat kita memperlambat percakapan dan mulai penasaran, pengaruh mereka melemah. Pertanyaan yang tenang melindungi kejelasan dan batasan, serta mengalihkan percakapan ke fakta, bukan perasaan. Dalam percakapan yang sulit, ketenangan seringkali lebih ampuh daripada konfrontasi.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!