STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Merasakan Cinta dan Benci Bersamaan, Waspada Terjebak Love Hate Relationship!

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Kamis, 17 Mar 2022 22:00 WIB
Merasakan Cinta dan Benci Bersamaan, Waspada Terjebak Love Hate Relationship!

Hubungan asmara memang sudah seharusnya dilandasi cinta kasih satu sama lain. Namun pernahkah kamu merasakan cinta luar biasa, namun di sisi lain juga membenci pasanganmu? Jika demikian, mungkin kamu sedang berada dalam situasi love hate relationship.

Orang-orang yang terjebak dalam hubungan ini merasakan hubungan bak roller coaster. Walaupun merasa bahagia karena cinta, rasa lelah juga menjadi beban menghantui setiap saat. Jika tidak segera diatasi, maka hal ini bisa menimbulkan dampak negatif. Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengatasi love and relationship? Berikut ulasannya!

Apa Itu Love Hate Relationship?

Pertimbangkan kembali jika ingin pacaran dengan 5 zodiak ini (Zodiak yang suka membuat drama/Foto: pexels.com/Katerina Holmes)Ilustrasi pasangan/Foto: Pexels.com/Katerina Holmes

Dilansir dari Very Well Family, love hate relationship adalah hubungan di mana pelakunya merasakan emosi yang intens dan cenderung merasa terombang-ambing antara cinta dan benci. Sabrina Romanoff, psikolog sekaligus profesor di Yeshiva University, mengungkapkan bahwa orang yang berada dalam hubungan ini akan merasakan kebahagiaan dan kelelahan di waktu yang bersamaan.

Kondisi ini umumnya muncul karena berbagai alasan, salah satunya karena ada rasa kurang dihargai dan dicintai oleh pasangan. Padahal, pemikiran ini biasanya muncul hanya karena pasangan tidak bisa menjadi seperti yang kamu inginkan. Selain itu, kondisi ini juga muncul karena persepsi bahwa masalah, rasa cemburu, dan kemarahan adalah tanda sayang.

Waspada Dampak Buruk Love Hate Relationship

Ilustrasi Love-hate Relationship/Foto: Pixabay.com/Takmeomeo
Ilustrasi Love-hate Relationship/Foto: Pixabay.com/Takmeomeo

Menjalin hubungan memang membutuhkan sikap dewasa. Sebenarnya masalah dalam hubungan adalah hal yang normal mengingat dua kepala tidak mungkin selalu seiring sejalan. Namun bagi pelaku love hate relationship, emosi yang mereka ungkapkan dianggap sebagai cara mengekspresikan cinta. Sementara di satu sisi, konflik yang muncul justru lambat laun menciptakan rasa lelah.

Pada akhirnya, hal ini akan berdampak pada perkembangan mental. Hubungan yang kamu jalani lambat laun akan menjadi toxic yang akan mempengaruhi aspek lainnya, mulai dari sosial, karier, pertemanan, dan lain sebagainya. Jika tak segera diatasi, alih-alih mendapatkan ketenangan, kamu justru akan terjebak dalam perasaan curiga, tidak nyaman, dan jauh dari kata bahagia.

Tanda-tanda Love Hate Relationship

Ilustrasi Love-hate Relationship/Foto: Pixabay.com/Brett Jordan
Ilustrasi Love-hate Relationship/Foto: Pixabay.com/Brett Jordan

Sebagaimana diungkapkan di atas, konflik dalam hubungan sebenarnya adalah hal yang normal. Namun yang jadi masalah adalah jika kondisi itu berubah menjadi toxic yang memberikan dampak buruk secara terus-menerus.

Sebelum terlambat, kamu perlu menyadari apakah konflik yang kamu alami bersama si dia mengarah pada love hate relationship atau bukan. Kamu perlu waspada jika mulai menghadapi situasi di bawah ini:

  • Terus menjalani hubungan putus nyambung.
  • Merasakan cinta dan benci dengan intensitas yang sama, dan perasaan ini selalu muncul bergantian.
  • Saat bersama teman atau keluarga, kamu terlalu sering mengeluh soal pasanganmu.
  • Kamu mulai menyadari ada yang tidak beres dengan hubunganmu.
  • Orang terdekatmu mulai bertanya kenapa kamu masih bertahan Kamu merasa bingung ke mana arah hubunganmu.

Bagaimana Cara Mengatasi Love Hate Relationship?

Ilustrasi Mengontrol Pasangan/ Foto: Canva/alexandrdavydovphotosIlustrasi Love Hate Relationship/Foto: Canva/alexandrdavydovphotos

Love hate relationship bukan isu yang bisa dipandang sebelah mata, karena akan membuat hubungan jadi tidak sehat. Jika kamu merasa berada dalam situasi ini, segeralah lakukan sesuatu sebelum keadaan bertambah buruk. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan menurut Sabrina Romanoff, psikolog sekaligus profesor di Yeshiva University:

Mehamami Emosi

Saat merasa terjebak dalam love-hate relationship, maka hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mulai melakukan introspeksi. Jangan cepat terbawa perasaan, dan cobalah mengenali emosi dan reaksimu pada pasangan.

Perlahan, kamu akan bisa mengenali penyebab rasa marah, sedih, cinta, rasa takut, dan sebagainya. Mungkin butuh waktu untuk melakukannya, namun perlahan kamu akan mengenali dirimu sendiri dan mampu memandang hubungan dengan perspektif yang berbeda.

Berikan Batasan

Hubungan yang sehat ialah dimana baik kamu dan pasangan saling menghormati keputusan serta penolakan masing-masingIlustrasi pasangan/Foto: Freepik.com/Protooleh

Setelah kamu memahami emosi yang muncul, maka kamu akan mulai bisa memberikan batasan. Kamu bisa melihat apa yang sebenarnya menjadi masalah, dan tidak kamu sukai dari pasangan. Jangan langsung menolaknya mentah-mentah, kamu cukup memberikan batasan tentang bagaimana cara bersikap jika masalah itu muncul. Jangan lupa membicarakannya dengan pasangan dan melakukan negosiasi.

Minta Bantuan

Kebanyakan orang yang terjebak love hate relationship tidak mendapatkan dukungan yang cukup dari orang di sekitarnya. Hal ini membuat mereka berpikir dan mengambil keputusan dari perspektifnya sendiri. Karenanya, alih-alih menjelek-jelekkan pasangan di depan orang lain, coba kamu mencari circle yang bisa membuatmu berpikir lebih jernih dari perspektif lain.

Ambil Keputusan

Pada akhirnya, kamu juga harus mengambil keputusan. Love hate relationship tidak selalu harus berakhir dengan perpisahan. Jika memang langkah di atas masih bisa memperbaiki hubungan, kenapa tak mencoba untuk melanjutkan. Namun jika negosiasi dengan pasangan gagal, dan kamu tak menemukan jalan keluar, kamu bisa memutuskan untuk melangkah tanpa si dia. Namun ingatlah untuk selalu berpikir matang.

Itulah pembahasan tentang love hate relationship yang perlu kamu tahu. Kondisi ini bisa saja muncul tanpa diduga. Memang perlu kedewasaan dan kepekaan untuk menghadapinya. Namun jika berhasil melaluinya, hubungan kamu dan pasangan bisa jadi lebih kuat.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE