STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Nggak Cuma Cinta, Persahabatan Juga Bisa Bertepuk Sebelah Tangan! Kenali Tandanya

Nadya Quamila | Beautynesia
Senin, 29 Nov 2021 23:30 WIB
Nggak Cuma Cinta, Persahabatan Juga Bisa Bertepuk Sebelah Tangan! Kenali Tandanya

Cinta bertepuk sebelah tangan mungkin bukan istilah yang asing lagi di telinga. Namun bagaimana dengan persahabatan bertepuk sebelah tangan? Ternyata, hubungan persahabatan juga bisa bertepuk sebelah tangan, lho, Beauties.

Sesuai dengan namanya, persahabatan bertepuk sebelah tangan artinya hubungan yang hanya diperjuangkan oleh satu pihak. Mungkin kamu menganggap mereka adalah sahabat dan selalu siap siaga untuk membantunya. Tapi bisa jadi mereka hanya menganggap kamu sebagai seseorang yang dikenal dan datang jika butuh saja.

Persahabatan hanya diperjuangkan sepihak tidak hanya membuat kamu lelah, namun juga merasa dikhianati dan seolah-olah tidak dianggap. Lantas, bagaimana tanda dari persahabatan yang bertepuk sebelah tangan? Melansir dari Your Tango, simak pembahasannya!

Hanya Menghubungi Ketika Butuh

Walaupun terasa hanya sebentar, namun tiba-tiba hal ini sudah dilakukan selama berjam-jam.Hanya menghubungi ketika butuh sesuatu/Foto: Freepik.com/ Foto: Freepik.com

Salah satu tanda paling mencolok pada persahabatan sepihak adalah mereka hanya menghubungimu ketika mereka membutuhkan bantuan. Jika mereka merasa tidak memiliki kepentingan denganmu, jangan harap mereka akan menghubungi.

Bentuknya pun bermacam-macam, bisa meminjam uang, meminta saran, atau membantu mereka memecahkan masalah yang rumit. Sedihnya, ketika giliran kamu yang meminta bantuan, mereka tiba-tiba hilang tanpa jejak.

Mereka tidak memandang persahabatan sebagai hubungan yang tulus dan hanya berusaha memanfaatkanmu. Jika kamu menemukan tanda ini pada persahabatanmu, hati-hati ya, Beauties!

Persahabatan Hanya Berpusat Pada Mereka

Sahabat yang cocok berdasarkan zodiak (foto: pexels.com/julia larson)Tanda persahabatan bertepuk sebelah tangan/Foto: Pexels.com/Julia Larson

Ketika sedang mengobrol, normalnya kita pasti akan membahas perspektif satu sama lain mengenai suatu topik. Namun, dalam hubungan persahabatan yang bertepuk sebelah tangan, sahabat cenderung hanya akan membicarakan tentang diri mereka sendiri.

Tidak hanya mengobrol, mereka juga hanya fokus pada diri sendiri dan menganggap diri merekalah yang paling penting dalam persahabatan. Padahal, untuk membangun persahabatan yang sehat, kalian harus peduli dengan cerita dan kehidupan satu sama lain.

Tidak Pernah Berinisiatif untuk Meluangkan Waktu Bersama

Jika kamu tidak memiliki hubungan romantis yang stabil dalam hidup saat ini, kenapa enggak merayakan hari kasih sayang dengan orang-orang tercinta lainnya, seperti sahabat kamuTidak pernah berinisiatif untuk meluangkan waktu bersama/Foto: freepik.com

Hang out bersama sahabat bisa menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dan melepas penat. Namun apa jadinya jika hanya kamu yang selalu berinisiatif mengajak nongkrong?

Ini bisa jadi tanda utama lain bahwa persahabatan kamu bertepuk sebelah tangan. Meskipun memiliki kesibukan masing-masing, namun buka berarti hanya kamu yang berusaha meluangkan waktu untuk mereka.

Semua orang yang terlibat dalam persahabatan seharusnya berusaha untuk menjangkau satu sama lain. Jika kamu tidak pernah melihat sahabatmu berusaha untuk meluangkan waktu untukmu, mungkin sudah saatnya kamu meninggalkan hubungan tersebut.

Sahabat Tidak Pernah Berterima Kasih

Gak Harus Merasa Iri, Ini 4 Manfaat yang Bisa Diambil dari Kesuksesan Sahabat Sendiri/Freepik.comSahabat tidak pernah berterima kasih/Foto: Freepik.com

Tanda lain dari persahabatan sepihak adalah sahabatmu tidak pernah mengucapkan terima kasih atas apa yang telah kamu lakukan kepadanya. Misalnya setelah kamu memberinya hadiah, mendengarkan curhatannya tengah malam, atau bentuk-bentuk bantuan lainnya.

Mungkin kamu tidak mengharapkan balasan apapun atas bantuan yang kamu berikan. Toh kamu melakukannya karena tulus. Namun, jika ini kerap terjadi, bisa jadi sahabat menganggap bahwa bantuanmu adalah kewajiban atau hal yang memang harus dilakukan. Bahkan, mereka mungkin menganggap bahwa kamu tidak pantas mendapatkan ucapan terima kasih.

Jika kamu menemukan tanda-tanda tersebut pada hubungan persahabatan yang sedang kamu jalani, ada dua pilihan yang bisa kamu ambil. Pertama, membicarakan hal ini dengan sahabat dari hati ke hati, apakah sekiranya ada solusi yang bisa ditemukan.

Kedua, jika kamu sudah tidak bisa mentolerir sikap mereka dan tidak ada jalan tengah yang bisa diambil, tidak usah ragu untuk meninggalkan hubungan persahabatan yang sepihak tersebut.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE