Nisfu Syakban 2026: Ini Jadwal Puasa, Niat dan Tata Cara Salat, serta Keutamaannya

Rini Apriliani | Beautynesia
Minggu, 01 Feb 2026 15:30 WIB
Jadwal Puasa dan Malam Nisfu Syakban 2026
Ilustrasi berdoa/Foto: pexels.com/rdne

Nisfu Syakban menjadi salah satu waktu yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim. Dalam tradisi Islam, Nisfu Syakban merujuk pada malam pengampunan dosa. Sebab, di malam inilah para umat Islam melaksanakan salat sunnah, banyak berzikir, dan memohon ampunan pada Allah Swt.

Selain itu, Nisfu Syakban yang jatuh pada malam ke-15 bulan Syaban, yakni bulan kedelapan dalam kalender Hijriah ini menjadi penanda bahwa bulan Ramadan semakin dekat. Berdoa dan meminta pengampunan Allah Swt. sangatlah dianjurkan karena bisa mendatangkan pahala.

Beauties, kamu bisa menyambutnya dengan berpuasa, salat, dan doa Nisfu Syakban. Simak selengkapnya di sini, yuk!

Jadwal Puasa dan Malam Nisfu Syakban 2026

Puasa Ayyamul Bidh 15 Syaban 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 3 Februari 2025. Sementara itu, malam Nisfu Syaban adalah Senin, 2 Februari 2025 selepas Magrib.

Ilustrasi berdoa/Foto: pexels.com/rdne

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026, tanggal 15 Syaban 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.

Melansir detikJogja, sebenarnya belum ada anjuran puasa yang dikhususkan pada Nisfu Syakban. Namun, karena tanggal 15 Syaban bertepatan dengan puasa Ayyamul Bidh, kamu bisa melaksanakannya untuk mendapatkan pahala.

Puasa Ayyamul Bidh 15 Syaban 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 3 Februari 2025. Sementara itu, malam Nisfu Syaban adalah Senin, 2 Februari 2025 selepas Magrib.

Niat Puasa Ayyamul Bidh pada Nisfu Syakban

Puasa Ayyamul Bidh, 15 Syaban 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 3 Februari 2025. Sementara itu, malam Nisfu Syaban adalah Senin, 2 Februari 2025 selepas Magrib.

Ilustrasi sedang puasa/Foto: freepik.com/rawpixel.com

Untuk melaksanakan puasa Ayyamul Bidh yang bertepatan dengan Nisfu Syakban, ini dia bacaan niatnya menurut 'Buku Pintar Agama Islam: Panduan Lengkap Berislam Secara Kafah' tulisan Abu Aunillah Al-Baijury:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْبَيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Nawaitu shauma yaumul baidh sunatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Sengaja saya berpuasa sunnah ayyamul baidh karena Allah Ta'ala."

Kamu bisa mengamalkannya pada malam hari sampai dengan sebelum terbitnya fajar.

Niat Salat Nisfu Syakban

Salat sunnah merupakan amalan sunnah yang bisa dilakukan saat Isra Miraj. Beberapa salat sunnah yang bisa dilakukan, seperti hajat, taubat, witir, dan tahajud.

Ilustrasi sedang salat/Foto: Unsplash.com/Alim

Mengutip laman detikSumut, berikut adalah niat salat Nisfu Syakban

Niat salat Nisfu Syakban secara sendiri:

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Ushalli sunnata Nishfi Sya'bân rak'ataini lillâhi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat sholat sunah Nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Niat salat Nisfu Syakban sebagai imam:

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى، اللهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Ushalli sunnata Nishfi Sya'bân rak'ataini imâman lillâhi ta'ala, Allahu Akbar.
Artinya: "Aku niat shalat sunah nisfu sya'ban dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala. Allahu Akbar."

Niat salat Nisfu Syakban sebagai makmum:

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى، اللهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Ushalli sunnata Nishfi Sya'bân rak'ataini ma'mûman lillâhi ta'ala, Allahu Akbar.
Artinya: "Aku niat shalat sunah nisfu sya'ban dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala. Allahu Akbar."

Salat Nisfu Syakban dilakukan sebanyak 100 rakaat dengan 50 kali salam. Meski demikian, salat ini juga boleh dikerjakan hanya dengan 2 rakaat, disesuaikan dengan kemampuan. 

Mengutip laman Baznas, tidak ada dalil yang secara langsung menyebutkan jumlah rakaat khusus untuk shalat Nisfu Syakban, dalil tentang keutamaan salat malam dapat dijadikan pegangan. Rasulullah saw. bersabda:

"Salat malam itu dua-dua rakaat. Jika salah seorang dari kalian khawatir masuk waktu subuh, maka kerjakanlah satu rakaat untuk mengganjilkan shalatnya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa jumlah rakaat salat malam bersifat fleksibel. Jadi, ketika ditanya salat Nisfu Syakban berapa rakaat, jawabannya adalah sesuai kemampuan, dengan minimal dua rakaat.

Tata Cara Salat Nisfu Syakban

Niat salat Nisfu Syakban

Ilustrasi sedang salat/Foto: Pexels/Alena Darmel

Adapun tata caranya adalah sebagai berikut:

  1. Mengucap niat sholat Nisfu Syakban
  2. Melakukan Takbiratul Ihram.
  3. Disunahkan membaca doa Iftitah.
  4. Membaca surat Al-Fatihah.
  5. Membaca surat pendek, lebih diutamakan membaca surat Al-Kafirun.
  6. Rukuk dengan membaca doa rukuk.
  7. I'tidal dengan membaca doa Itidal.
  8. Sujud dengan membaca doa sujud.
  9. Duduk di antara dua sujud, dengan membaca bacaan doanya.
  10. Sujud kedua.
  11. Berdiri menunaikan rakaat kedua.
  12. Membaca Al-Fatihah.
  13. Membaca surat pendek, diutamakan surat Al Ikhlas.
  14. Rukuk dengan membaca doa rukuk.
  15. I'tidal dengan membaca doa Itidal.
  16. Sujud dengan membaca doa sujud.
  17. Duduk di antara dua sujud, dengan membaca bacaan doanya.
  18. Sujud kedua.
  19. Duduk tahiyat akhir.
  20. Mengucap salam.

Beauties, setelah melaksanakan salat Nisfu Syakban, dianjurkan untuk membaca surah Yasin sebanyak tiga kali. Setiap selesai membacanya, ada hajat yang diniatkan. 

Pada pembacaan pertama diniatkan untuk memohon umur panjang, yang bermakna dihabiskan untuk taat kepada Allah Swt. Pembacaan yang kedua bisa diniatkan untuk memohon rezeki yang halal dan berkah sebagai bekal untuk terus beribadah kepada Allah Swt. Terakhir, bisa diniatkan untuk memohon keteguhan iman dari Allah Swt.

Keutamaan Malam Nisfu Syakban

Ilustrasi 6 amalan malam Nisfu Syaban/freepik.com/rawpixel.com

Ilustrasi sedang ibadah/Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Ada beberapa keutamaan malam Nisfu Syakban yang penting untuk diketahui mengutip laman Baznas, yakni: 

1. Malam yang tepat untuk memperbaiki diri, karena Allah Swt. akan memperhatikan dan mengampuni hamba-Nya. 

2. Malam yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, agar mendapat keberkahan dari saling memaafkan. 

3. Malam ini pun, menjadi pengingat bahwa bulan Ramadan sudah semakin dekat dan penting untuk kita mempersiapkannya. 

Terakhir, setelah salat Nisfu Syakban selesai, kamu dapat menambahkan doa malam Nisfu Syakban sebagai berikut: 

اَللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ

Arab Latin: Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu 'alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in'âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma'manal khâ'ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî 'indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran 'alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî 'indaka sa'îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal 'alâ lisâni nabiyyikal mursal, "yamhullâhu mâ yasyâ'u wa yutsbitu, wa 'indahû ummul kitâb" wa shallallâhu 'alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil 'alamîn.

Artinya: "Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, 'Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.' Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.", demikianlah mengutip detikSumut. 

Beauties, itu dia lengkapnya jadwal puasa, niat dan tata cara salat Nisfu Syakban, serta keutamannya. Jangan lupa untuk diamalkan ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.