sign up SIGN UP

Rachel Vennya Katakan Anak-anak Bisa Terbang Asal Miliki Surat Tugas, Lantas Bagaimana Kebijakan Pemerintah?

Rini Apriliani | Beautynesia
Selasa, 19 Oct 2021 21:30 WIB
Rachel Vennya Katakan Anak-anak Bisa Terbang Asal Miliki Surat Tugas, Lantas Bagaimana Kebijakan Pemerintah?
caption
Jakarta -

Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet, Pademangan. Usai kabur tersebut, ia lantas mengadakan pesta perayaan ulang tahun di rumahnya, dan kembali melakukan perjalanan ke Bali. 

Dalam kanal YouTube Boy William, selebgram yang satu ini mengakui aksi kaburnya tersebut. Namun membantah tuduhkan jika kabur karena ingin melakukan pesta di Bali. 

"Kalau narasinya aku kabur karantina untuk merayakan ulang tahun aku di Bali, nggak seperti itu. Tapi kabur karantina itu betul," ujar Rachel Vennya, seperti yang dikutip dari YouTube Boy William, Selasa (19/10).

Boy William dan Rachel VennyaBoy William dan Rachel Vennya/ Foto: YouTube.com/

Satu hal yang menarik perhatian selain aksi kaburnya adalah ia turut memboyong kedua anaknya yang masih kecil untuk menaiki pesawat dan pergi ke Bali. Mengingat situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih diterapkan, hal ini dirasa cukup membahayakan. 

Boy William pun menyinggung dan mempertanyakan hal ini. 

"Kamu ke Bali bawa anak-anak, dan yang kita tahu anak-anak nggak boleh flight lho, di saat ini. How?" tanya Boy William.

Ibu dari Xabiru ini pun langsung menanggapi dan menjelaskan kronologis kejadiannya. Ia mengatakan jika dalam perjalanan ke Bali adalah bentuk kerja sama dengan travel agent. 

"Itu juga bukan privilege aku. Sebagian orang mungkin melihatnya kaya aku mungkin berbuat curang (menyogok) tapi aku bisa bawa anak-anak, karena aku tanggal 26 September itu ada kerja sama dengan travel agent untuk YouTube. Dimana aku membawa seluruh keluarga aku," katanya.

Rachel VennyaRachel Vennya/ Foto: Instagram.com/rachelvennya

Ia pun menambahkan jika apa yang dilakukannya tersebut dengan memboyong kedua anaknya, Xabiru dan Chava untuk ikut terbang ke Bali telah disetujui oleh maskapainya.

"Di situ akhirnya aku mendapatkan surat tugas dari travel agent tersebut, bahwa izin untuk flight bersama anak-anak aku. Dan itu disetujui oleh maskapainya," tambahnya.

"Jadi kalau kita mau flight dan ada surat tugas, dari perusahaan mana pun kita bekerja, itu diperbolehkan," jelasnya. 

Bagaimana dengan Kebijakan Pemerintah?

Aturan Penerbangan TerbaruSyarat Perjalanan dengan Pesawat/ Foto: Freepik.com/prostooleh

Demi mengurangi penyebaran Covid-19 di Indonesia, Pemerintah terus memperbaharui kebijakan-kebijakan yang ada, salah satunya kebijakan naik pesawat. Seperti yang dirangkum dari detikcom, syarat naik pesawat Oktober 2021 adalah sebagai berikut:

  1. Khusus kedatangan dari luar Jawa-Bali atau keberangkatan Jawa-Bali ke luar wilayah Jawa-Bali harus melampirkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan melakukan tes PCR 2x24jam.
  2. Untuk perjalanan antar kota atau kabupaten di Jawa-Bali harus melampirkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil tes PCR 2x24 jam. Namun, jika penumpang sudah melakukan vaksin lengkap, yaitu dua dosis hanya perlu tes antigen 1x24 jam saja.
  3. Pelaku perjalanan di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan sementara. 

Ternyata, anak di bawah 12 tahun belum diizinkan melakukan perjalanan pesawat karena kelompok tersebut belum mendapatkan vaksin dan memang belum ada vaksin untuk kelompok tersebut. Sehingga demi keamanan agar tidak terpapar virus Covid-19, mereka tidak diperizinkan untuk menjadi pelaku perjalanan dengan pesawat ini.

Namun saat ini, beberapa maskapai ada yang telah mengizinkan anak di bawah usia 12 tahun untuk ikut perjalanan bersama orang tuanya. Hal ini adalah untuk mereka yang orang tuanya berpindah tugas, harus berpindah sekolah dan tempat tinggal, serta anak berkebutuhan khusus dan harus mengikuti orang tuanya. Tak hanya itu, perizininan ini pun harus kembali dipersetujui oleh petugas Satgas Covid-19 setempat dan melampirkan dokumen perjalanan. 

Belajar dari yang dialami oleh Rachel Vennya, mungkin ada baiknya untuk kita tidak ikut membawa serta sang buah hati untuk ikut perjalanan. Hal ini demi menjaga kesehatannya agar sehat dan tidak terpapar Covid-19 di luaran. Bagaimana pun, saat ini varian virus telah menyebar dengan cepat sehingga akan berisiko tinggi jika kita tidak mengikuti kebijakan Pemerintah yang memiliki tujuan yang sama dengan kita, yaitu memberantas Covid-19 di Indonesia dan dunia.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id