Dengan perkembangan media sosial yang semakin maju, kamu pasti sering menemukan istilah-istilah asing yang bermunculan, yang sebenarnya merupakan tanda red flag dalam media sosial. Saat ini, muncul tanda red flag lain yaitu sadfishing.
Istilah ini pertama kali diciptakan oleh penulis dan jurnalis asal Inggris, Rebecca Reid, pada tahun 2019. Namun, sebenarnya apa itu sadfishing? Agar tidak penasaran, cari tahu info lengkapnya di bawah ini seperti yang telah dilansir dari Glam.
Pengertian Sadfishing
Ilustrasi/Foto: Freepik.com |
Menurut Dr. Kate Balestrieri, seorang psikolog berlisensi, sadfishing merupakan istilah yang menggambarkan perilaku seseorang yang sengaja membagikan masalah pribadi dan emosional mereka untuk mendapatkan perhatian atau simpati dari orang lain.
Biasanya, sadfishing melibatkan postingan yang berlebihan tentang kesulitan hidup, dengan tujuan untuk menarik komentar atau dukungan dari followers. Meskipun terlihat seperti permohonan untuk bantuan, sadfishing sering kali lebih berkaitan dengan mencari validasi daripada mencari solusi nyata.
Fenomena ini bukanlah hal baru dalam dunia sosial, tapi media sosial telah mempercepat dan memperluas jangkauannya. Orang-orang yang terlibat dalam sadfishing mungkin merasa tertekan atau tidak puas dengan hidup mereka dan menggunakan platform online sebagai tempat untuk mendapatkan pengertian dan dukungan yang mungkin mereka rasa kurang dalam kehidupan nyata.