STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Salah Kaprah! Ini Mitos-mitos Investasi Saham yang Sering Menyesatkan Pemula

Dian Aprilia | Beautynesia
Kamis, 04 Mar 2021 22:00 WIB
Salah Kaprah! Ini Mitos-mitos Investasi Saham yang Sering Menyesatkan Pemula

Ingin mulai saham, tapi takut gagal? Kalau kamu takut dan memilih untuk tidak mengambil risiko apapun di hadapanmu, maka itu jadi pertanda bahwa kamu tak melangkah kemana pun. Seringkali, penyebab orang merasa takut untuk mulai investasi di saham adalah mitos-mitos investasi yang bertebaran di masyarakat.

Untuk itu kamu perlu tahu mitos apa saja yang bikin investasi saham ditakuti agar tak terjebak dengan hal itu. Serta kamu juga bisa mengetahui kebenaran dibalik mitos yang beredar dan bisa menjadi pijakan untuk mengambil keputusan investasi.

Berikut beautynesia.id telah merangkum mitos-mitos investasi saham yang sering menyesatkan para pemula:

Modal Besar

Orang kaya
Orang kaya/pexels.com

‘Investasi saham itu hanya untuk orang kaya karena modalnya harus besar!’ Mitos ini sering bikin pemula ragu-ragu untuk mulai investasi di saham, apalagi jika memang uang yang dimiliki belum banyak. Padahal kenyataannya, investasi saham bisa dimulai dengan modal hanya 100 ribu saja.

Jadi selama kamu punya 100 ribu, kamu sudah bisa membuat rekening saham dan mulai berinvestasi. Tidak perlu membandingkan diri dari orang lain, lakukan saja investasi secara rutin dengan mengalokasikan 10-30% uang gaji setiap bulannya.

Sama dengan Judi

Judi
Judi/pexels.com

Selain mitos di atas, ada pula yang menganggap investasi saham sama dengan judi. Pasalnya mereka memiliki gambaran bahwa bermain saham itu berkaitan erat dengan gambling atau untung-untungan. Padahal bermain saham itu ada ilmunya dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan atau hanya bermodal petunjuk mimpi.

Untuk terjun dalam dunia saham kamu perlu belajar terlebih dahulu. Memahami kinerja saham, cara memilih saham, cara mendiversifikasikan modal, dan lainnya. Semakin kamu mengetahui banyak hal, maka kemungkinanmu semakin tinggi untuk mendapatkan cuan.

Rentan Rugi Besar

Rugi besar
Rugi besar/pexels.com

Pemula kerap merasa terintimidasi dengan mitos bahwa investasi saham itu rentan rugi besar. Akibatnya mereka memilih untuk menghindari cara tersebut dan memilih investasi yang minim risiko. Biasanya pandangan ini muncul karena seseorang mengalami kerugian besar di awal bermain saham.

Padahal pengalaman seseorang tak bisa langsung dijadikan patokan umum. Bagi kamu yang ingin cuan di saham, maka kamu harus belajar dan berlatih terlebih dahulu. Dan juga perlu memahami bahwa hasil keuntungan saham tidak bisa didapatkan jangka pendek, karena investasi saham diperuntukkan untuk jangka panjang. Dan hasilnya juga bisa terlihat beberapa tahun ke depan.

Susah dan Harus Ahli

Ahli
Ahli/pexels.com

Mitos terakhir adalah orang menganggap bahwa investasi saham hanya dilakukan oleh orang-orang yang ahli dan pintar saja. Padahal kamu bisa membeli saham pada produk-produk yang sudah banyak dikenal masyarakat dan reputasi perusahaan yang bagus.

Misalnya seperti produk mie instan, odol, detergen, dan berbagai produk sehari-hari lainnya. Kamu juga bisa belajar sekilas mengenai cara kerja saham di berbagai platform pelatihan, youtube ataupun google. Mulailah berlatih dengan modal kecil untuk belajar melalui praktik langsung. Semua yang ahli di saham juga mulai dari ketidaktahuan dan ilmu yang sedikit lalu berkembang secara berkala.

(arm2/arm2)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE