Sederet Tanda Kamu Selalu Merasa Bertanggung Jawab Atas Banyak Hal dan Cara Mengatasinya
Beauties, sejak kecil hingga dewasa, orangtua mungkin sering mendidik dan memberikan wejangan akan pentingnya menjadi orang yang bertanggung jawab. Menjadi orang yang bertanggung jawab biasanya adalah hal yang baik, karena itu dapat berarti bahwa kamu adalah sosok yang berkomitmen, dapat diandalkan, dan peduli terhadap orang lain.
Akan tetapi, apakah kita perlu mengambil alih semua tugas semua orang dengan dalih kita orang bertanggung jawab? Menjadi orang yang selalu bertanggung jawab, meskipun bukan bagiannya, pada akhirnya bisa membuat kamu lelah sendiri, Beauties.
Dilansir dari laman Quick and Dirty Tips, ternyata terdapat 4 tanda jika kamu telah mengambil tanggung jawab secara berlebihan. Simak ulasannya berikut ini!
Merasa Bersalah
Telalu Bertanggung Jawab/rawpixel.com/Teddy |
Saat kamu terlalu mengambil alih tanggung jawab, maka akan timbul rasa bersalah yang berlebihan. Misalnya saja kamu menyebabkan salah satu kerugian yang tidak disengaja, atau bahkan kesalahan yang di luar kendali. Kamu akan merasa menjadi orang yang paling bertanggung jawab dan terus menyalahkan diri sendiri.
Penghindaran Konflik
Beauties, menjadi orang yang bertanggung jawab dan mengambil seluruh tugas bisa jadi juga adalah suatu upaya untuk menghindari konflik. Beberapa orang memang lebih memilih untuk mengemban segala tugas, daripada menghadapi perdebatan akibat dari pembagian tugas tersebut, karena tidak ingin mengecewakan orang-orang di sekitarnya.
Merasa Berguna
![]() Telalu Bertanggung Jawab/freepik.com/arlyukav |
Biasanya ada beberapa orang yang akan merasa senang dan bangga ketika dirinya diandalkan oleh orang lain. Mereka merasa diri mereka “berguna”. Akan tetapi, kita harus bisa membedakan mana prioritas dan tuntutan, Beauties. Prioritas adalah hal-hal yang ingin kamu lakukan, sedangkan tuntutan adalah hal-hal yang orang lain harapkan dari diri kamu.
Merasa Kompeten dan Dibutuhkan
Rasa kompetensi memang baik, dan dibutuhkan juga adalah sesuatu yang baik pula. Ada kepuasan dalam diri ketika bisa menangani beragam hal yang terjadi. Akan tetapi, kedua hal tersebut bisa menjadikan tanggung jawab yang kamu emban menjadi berlebihan.
Apa kamu memiliki salah satu atau bahkan semua tanda-tanda di atas? Jika kamu ingin berhenti menjadi orang yang terlalu sering mengambil tanggung jawab, berikut ada 3 cara mengatasinya, klik halaman selanjutnya, ya!
Cara Berhenti Telalu Merasa Bertanggung Jawab Atas Berbagai Hal
Ilustrasi/Foto: Freepik/benzoix
Mengembalikan Tanggung Jawab
Ilustrasi bekerja/ Foto: Freepik/our-team |
Bagi sebagian orang, menjadi terlalu bertanggung jawab adalah kebiasaan yang sulit dihilangkan. Terlebih saat kamu yakin bahwa kamu kompeten dan dapat menghindari konflik, kemudian terlalu banyak orang juga yang bergantung kepada kemampuanmu. Akan tetapi, kamu harus mulai belajar mengembalikan tanggung jawab kepada mereka, yaitu pemilik sebenarnya. Lakukan hal yang hanya menjadi tanggung jawabmu saja, ya!
Menerima Semua Apresiasi Tanpa Perlu Memenuhi Ekspektasi
Beauties, mulailah belajar menerima semua apresiasi dari setiap orang, tapi bukan berarti kamu harus memenuhi ekspektasi mereka untuk memikul segala tanggung jawab yang ada. Belajar rileks dan berikan waktu bagi diri sendiri untuk bernapas. Terima bantuan jika memang diperlukan, kamu tidak sendirian.
Ubah Rasa Tanggung Jawab
Ilustrasi/ Foto: Freepik |
Disadari atau tidak, saat semua tanggung jawab kamu ambil alih, tandanya kamu tidak mempercayai kemampuan orang lain dan menilai mereka tidak atau kurang kompeten. Maka dari itu, alih-alih mengambil tanggung jawab sendirian, alangkah lebih baiknya ubah tanggung jawab kamu untuk membantu atau mendorong orang lain agar lebih kompeten dengan membagi sama rata tanggung jawab yang ada.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

Ilustrasi bekerja/ Foto: Freepik/our-team
Ilustrasi/ Foto: Freepik