Sejarah Hari Kebangkitan Nasional yang Dirayakan Setiap 20 Mei

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Rabu, 20 May 2026 08:30 WIB
Sejarah Hari Kebangkitan Nasional
Lahirnya Boedi Oetomo/Foto: Wikipedia

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. Di balik upacara dan peringatannya, ada kisah penting tentang bagaimana bangsa Indonesia mulai sadar untuk bangkit dan melawan penjajahan bersama-sama.

Menariknya, semangat kebangkitan ini lahir bukan dari peperangan besar, melainkan dari pemikiran para pelajar muda yang ingin melihat bangsanya maju. Dari sinilah perayaan hari kebangkitan nasional menjadi simbol awal tumbuhnya rasa persatuan, nasionalisme, dan harapan baru bagi Indonesia.

Yuk, kita simak selengkapnya bagaimana sejarah Hari Kebangkitan Nasional dilansir dari detikEdu!

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional

Lahirnya Boedi Oetomo/Foto: Wikipedia

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei, bertepatan dengan lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Organisasi ini diprakarsai oleh para mahasiswa STOVIA atau School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, yaitu sekolah pendidikan dokter bumiputera di Jakarta.

Pada masa itu, masyarakat Indonesia mulai memiliki kesadaran baru sebagai satu bangsa yang memiliki tujuan bersama. Abad ke-20 menjadi momen penting karena semangat nasionalisme perlahan berkembang di berbagai daerah.

Lahirnya Boedi Oetomo kemudian menginspirasi organisasi lain untuk bergerak memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia. Salah satunya adalah Sarekat Islam yang berdiri sejak tahun 1911 dan berkembang cukup luas hingga luar Jawa.

Di tahun yang sama, muncul pula Indische Partij yang dikenal sebagai organisasi pertama yang secara tegas menuntut kemerdekaan Hindia Belanda. Dari berbagai organisasi tersebut, semangat perjuangan rakyat Indonesia semakin kuat dan terarah.

Sejarah Berdirinya Boedi Oetomo

Kebangkitan Boedi Oetomo/Foto: Wikipedia

Lahirnya Boedi Oetomo tidak terjadi begitu saja, tetapi dipengaruhi oleh kondisi masyarakat Indonesia yang saat itu sedang sulit. Pada abad ke-19, rakyat pribumi hidup dalam tekanan akibat sistem kolonial Belanda yang lebih menguntungkan pemerintah penjajah dibanding masyarakat lokal.

Situasi tersebut kemudian membuat banyak tokoh mulai memikirkan cara untuk membangkitkan bangsa Indonesia, salah satunya Dr. Wahidin Sudirohusodo. Sebagai lulusan STOVIA, ia percaya bahwa pendidikan bisa menjadi jalan penting untuk memperbaiki nasib masyarakat pribumi di masa depan.

Karena itulah, pada tahun 1906 hingga 1907, Dr. Wahidin melakukan perjalanan keliling Pulau Jawa untuk menyebarkan gagasannya tentang pentingnya pendidikan dan persatuan bangsa. Dalam perjalanannya, ia juga mengajak generasi muda agar mulai peduli terhadap masa depan Indonesia.

Saat berkunjung ke STOVIA di Jakarta, Dr. Wahidin bertemu dengan para mahasiswa muda seperti Sutomo dan kawan-kawannya yang memiliki semangat perubahan cukup besar. Pertemuan tersebut menjadi awal munculnya ide membentuk organisasi yang fokus memajukan derajat bangsa melalui pendidikan dan rasa persatuan.

Menariknya, gagasan itu langsung mendapat respons positif dari para mahasiswa STOVIA. Setelah melalui berbagai diskusi dan persiapan, akhirnya organisasi Boedi Oetomo resmi didirikan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 1908.

Nama “Boedi Oetomo” sendiri diusulkan oleh seorang siswa bernama M. Soeradji yang memiliki makna “Kebangkitan Budi Pekerti Luhur.” Nama tersebut menggambarkan harapan besar agar masyarakat Indonesia bisa bangkit dengan semangat persatuan dan pemikiran yang maju.

Seiring berjalannya waktu, Boedi Oetomo dikenal sebagai organisasi pemuda pertama yang berhasil membangkitkan rasa nasionalisme di Indonesia modern. Karena perannya yang begitu besar dalam sejarah bangsa, pemerintah Indonesia akhirnya menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional pada tahun 1958 dan memperingatinya secara resmi di Istana Merdeka.

Beauties, sejarah Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan kita bahwa perubahan besar bisa dimulai dari keberanian untuk berpikir dan bergerak bersama. Dari para pelajar muda di STOVIA, lahirlah semangat persatuan yang akhirnya membawa Indonesia menuju kemerdekaan.

Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang menjaga semangat perjuangan di masa sekarang. Yuk, jadikan momen 20 Mei sebagai pengingat untuk terus mencintai Indonesia dan ikut membawa perubahan positif bagi bangsa! Selamat Hari Kebangkitan Nasional, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.