Selain One Piece, Ini 7 Film dan Serial Adaptasi Live Action yang Seru dan Wajib Ditonton!

Justina Nur | Beautynesia
Rabu, 11 Mar 2026 07:30 WIB
Alice in Borderland (2020-2025)
Alice in Borderland (2020-2025) mendapat rating 7.8/10 dari IMDb dan sukses mengadaptasi cerita dari manga-nya dengan sangat solid dan mampu menghadirkan ketegangan permainan maut dengan nuansa sci-fi thriller./ Foto: IMDb.com

Adaptasi anime dan manga menjadi versi live action memang kerap menuai pro dan kontra serta perdebatan di kalangan penggemar. Hal ini karena tak sedikit live action yang berakhir kekecewaan karena ekspektasi yang tinggi dari penggemar yang tidak terpenuhi, sementara hasil akhirnya dianggap tidak mampu menangkap esensi cerita versi animenya.

Meski begitu, bukan berarti semua adaptasi live action akhirnya gagal memuaskan penggemar. Di balik berbagai kritik tersebut, sebetulnya masih ada beberapa live action yang berkualitas dan layak diapresiasi. Contoh live action manga yang sukses dan mendapatkan apresiasi yang luas adalah One Piece, yang kini kembali dengan musim keduanya di Netflix pada 10 Maret 2026.

Namun, selain One Piece, masih ada beberapa live action anime ataupun manga lain yang kualitas dan pencapaiannya tidak kalah mengesankan. Berikut beberapa live action yang tak kalah sukses dibanding One Piece.

Parasyte: The Grey (2024)

Parasyte: The Grey (2024) menceritakan soal parasit asing yang menggunakan manusia bumi sebagai inang. Live action ini mendapat rating 7.1/10 di IMDb karena sukses membawa suasana yang intens, menakutkan, dan mencekam./ Foto: IMDb.com

Parasyte: The Grey (2024) menceritakan soal parasit asing yang menggunakan manusia bumi sebagai inang. Live action ini mendapat rating 7.1/10 di IMDb karena sukses membawa suasana yang intens, menakutkan, dan mencekam./ Foto: IMDb.com

Parasyte: The Grey (2024) adalah serial Netflix karya sutradara Yeon Sang-ho ini sebenarnya bukan adaptasi langsung dari manga Parasyte karya mangaka Hitoshi Iwaaki, tapi seperti spin-off yang mengambil latar yang sama seperti cerita aslinya. Seperti manga dan anime aslinya, serial ini menceritakan soal parasit asing yang memanfaatkan manusia sebagai inang dan akhirnya menimbulkan kekacauan di kota. Untuk mengatasi hal itu, tim khusus bernama “The Grey” dibentuk.

Di sisi lain, ada tokoh utama bernama Jeong Su-in (Jeon So Nee) yang hidupnya penuh kesulitan dan masalah. Hidupnya jadi semakin rumit setelah tubuhnya dimasuki parasit asing yang gagal menguasai otaknya. Kondisi ini membuatnya tidak lagi di sisi manusia atau parasit, karena ia harus berhadapan dengan Tim Grey sekaligus parasit lain karena ia dianggap menghalangi tujuan parasit mengambil alih tubuh manusia.

Live action yang memiliki rating 7.1/10 di IMDb ini sukses membawa suasana yang intens, menakutkan, dan mencekam serta mampu mengajak penonton mempertanyakan soal kemanusiaan dan cara bertahan hidup.

Yu Yu Hakusho (2023)

Yu Yu Hakusho (2023) menceritakan remaja berandalan bernama Yusuke yang hidup lagi menjadi detektif roh usai meninggal dunia saat terlibat dalam kecelakaan ketika melindungi anak-anak. / Foto: IMDb.com

Yu Yu Hakusho (2023) menceritakan remaja berandalan bernama Yusuke yang hidup lagi menjadi detektif roh usai meninggal dunia saat terlibat dalam kecelakaan ketika melindungi anak-anak. / Foto: IMDb.com

Yu Yu Hakusho adalah salah satu anime ikonis karya mangaka Yoshihiro Togashi, sehingga tidak mengherankan jika Netflix membuat versi live action-nya. Tidak hanya itu, serial live action adaptasi anime Yu Yu Hakusho yang tayang pada 2023 ini dinilai sukses merepresentasikan anime aslinya dengan memuaskan.

Serial live action Yu Yu Hakusho (2023) disutradarai oleh Sho Tsukikawa, menceritakan seorang remaja berandalan dan arogan bernama Yusuke (Takumi Kitamura) yang mengalami kecelakaan ketika melindungi seorang anak dan akhirnya meninggal dunia. Oleh karena aksi kebaikan Yusuke, akhirnya Yusuke diizinkan untuk hidup kembali sebagai detektif roh yang menangani kasus yang terjadi di dunia manusia dan roh. Bersama dengan teman-teman dari kelompok sekutu manusia dan iblis, Yusuke harus menghadapi berbagai ancaman supernatural untuk mempertahankan keseimbangan antara dua dunia ini.

Dilansir dari Screenrant, versi adaptasi live action Yu Yu Hakusho ini meski hanya terdiri dari lima episode, tapi sudah cukup menggambarkan sebagian besar jalan cerita anime yang telah memiliki 112 episode. Selain itu, live action ini tetap seru untuk diikuti baik bagi penggemar animenya maupun orang yang belum menonton animenya sama sekali.

Tidak mengherankan ya, kalau Yu Yu Hakusho live action ini mendapat rating 7,2/10 di IMDb.

Alice in Borderland (2020-2025)

Alice in Borderland (2020-2025) mendapat rating 7.8/10 dari IMDb dan sukses mengadaptasi cerita dari manga-nya dengan sangat solid dan mampu menghadirkan ketegangan permainan maut dengan nuansa sci-fi thriller./ Foto: IMDb.com

Alice in Borderland (2020-2025) mendapat rating 7.8/10 dari IMDb dan sukses mengadaptasi cerita dari manga-nya dengan sangat solid dan mampu menghadirkan ketegangan permainan maut dengan nuansa sci-fi thriller./ Foto: IMDb.com

Melansir Lifestyle Asia, live action Alice in Borderland sukses mendapatkan banyak pujian dari kritikus dan dianggap sebagai salah satu serial adaptasi terbaik. Alice in Borderland sendiri adalah live action dari anime berjudul sama karya Haro Aso yang disutradarai oleh Shinsuke Sato serta dibintangi oleh Kento Yamazaki, Tao Tsuchiya, Dori Sakurada, dan Nijiro Murakami.

Serial yang sudah tayang sampai 3 season di Netflix sejak 2020 hingga 2025 ini menceritakan petualangan Ryohei Arisu dan teman-temannya yang terlempar ke dunia paralel berbahaya yang disebut sebagai Borderlands.

Borderland adalah suatu dimensi perbatasan antara hidup dan mati. Di sinilah Ryohei Arisu dan teman-temannya harus menghadapi serangkaian permainan hidup dan mati agar bisa bertahan.

Serial yang mendapat rating 7.8/10 dari IMDb ini dinilai sukses mengadaptasi cerita dari manga-nya dengan sangat solid dan mampu menghadirkan ketegangan permainan maut dengan nuansa sci-fi thriller sehingga penonton bisa tenggelam dalam alur ceritanya.

Thus Spoke Kishibe Rohan (2020-2024)

Thus Spoke Kishibe Rohan (2020-2024) adalah live action spin-off dari manga JoJo’s Bizarre Adventure menceritakan Rohan Kishibe, seorang mangaka unik yang memiliki kekuatan supranatural./ Foto: IMDb.com

Thus Spoke Kishibe Rohan (2020-2024) adalah live action spin-off dari manga JoJo’s Bizarre Adventure menceritakan Rohan Kishibe, seorang mangaka unik yang memiliki kekuatan supranatural./ Foto: IMDb.com

Thus Spoke Kishibe Rohan (2020-2024) adalah live action spin-off dari manga JoJo’s Bizarre Adventure karya Hirohiko Araki dan lebih berfokus pada karakter bernama Rohan Kishibe.

Thus Spoke Kishibe Rohan yang mendapatkan rating 7.4/10 di IMDb ini dibintangi oleh Issei Takahashi sebagai Rohan Kishibe, seorang mangaka unik yang memiliki kekuatan supranatural. Ia berkeliling dunia, mencari inspirasi untuk membuat karya, sekaligus mengalami dan meneliti berbagai kejadian aneh dan misterius yang menghampirinya.

Dilansir dari Screenrant, meski versi live action-nya tetap membawa beberapa perubahan dari manga aslinya, serial ini tetap berhasil menampilkan kepribadian unik Rohan Kishibe sekaligus cerita supernatural menegangkan yang ia alami.

Alita: Battle Angel (2019)

Alita: Battle Angel (2019) adalah adaptasi dari manga Gunnm karya Yukito Kishiro yang mendapat rating 7.3/10 dari IMDb dan sukses mempertahankan isi ceritanya sesuai materi aslinya./ Foto: Freepik.com

Alita: Battle Angel (2019) adalah adaptasi dari manga Gunnm karya Yukito Kishiro yang mendapat rating 7.3/10 dari IMDb dan sukses mempertahankan isi ceritanya sesuai materi aslinya./ Foto: Freepik.com

Alita: Battle Angel (2019) adalah film live action adaptasi dari manga Gunnm karya Yukito Kishiro, yang disutradarai oleh Robert Rodriguez. Film bergenre cyberpunk, action, dan dystopian sci-fi ini mengisahkan cyborg yang mengalami hilang ingatan yang ditemukan Dr. Ido (Christoph Waltz). Dr. Ido kemudian memberi tubuh baru pada cyborg baru tersebut dan menamainya dengan nama Alita (Rosa Salazar).

Namun, setelah diperbaiki, Alita justru menjadi sosok yang mematikan dan berbahaya. Bahkan, ia tidak dapat mengingat siapa dirinya dan dari mana asalnya. Sambil mengingat identitas aslinya, Alita juga harus berhadapan dengan kelompok cyborg lain yang menganggapnya sebagai sosok yang harus dihancurkan.

Melansir dari Lifestyle Asia, Alita: Battle Angel yang mendapat rating 7.3/10 dari IMDb ini sukses mempertahankan isi ceritanya sesuai materi aslinya. Selain itu, film ini berhasil menjaga gestur, karakterisasi, dan perilaku tokoh sesuai dengan versi manga atau anime aslinya, sesuatu yang sebetulnya cukup jarang terjadi jika diadaptasi menjadi live action.

Erased (2017)

Erased (2017) adalah salah satu adaptasi anime ke live action terbaik yang mendapat rating 7.8/10 di IMDb./ Foto: IMDb.com

Erased (2017) adalah live action adaptasi manga berjudul Boku Dake Ga Inai Machi karya Kei Sanbe yang mendapat rating 7.8/10 di IMDb dan dianggap sebagai salah satu adaptasi manga atau anime ke live action terbaik./ Foto: IMDb.com

Erased (2017) adalah serial live action adaptasi manga berjudul Boku Dake Ga Inai Machi karya Kei Sanbe. Erased (2017) mengisahkan tokoh bernama Satoru Fujinuma (Yuki Furukawa), yang kini sudah berusia 29 tahun dan berjuang dalam kariernya sebagai seorang mangaka.

Di sisi lain, Satoru ternyata punya kemampuan misterius, yaitu mampu kembali ke masa lalu, meski ia sendiri tidak bisa mengendalikan kemampuan ini.  Pada suatu ketika, Satoru mengalami kejadian traumatis, yaitu ibunya  dibunuh dan ia dituduh sebagai pelakunya. Kemudian ia justru terlempar kembali ke tahun 1988, ketika ia masih duduk di kelas 5 SD.

Kembalinya Satoru di masa saat ia kelas 5 SD mungkin adalah sebuah jawaban agar ia mencegah kematian teman-teman sekelasnya, karena pada saat itu terjadi serangkaian pembunuhan anak yang mengguncang kampung halamannya.

Series yang mendapat rating 7.8/10 di IMDb ini dianggap sebagai salah satu adaptasi manga atau anime ke live action terbaik, meski sebetulnya mengadaptasi manga atau anime bukan hal yang mudah karena adanya perbedaan besar antara dua medium tersebut.

Death Note (2015)

Death Note (2015) adalah TV mini series live action yang diadaptasi dari manga berjudul sama karya Tsugumi Ohba mengisahkan Light Light Yagami yang menemukan sebuah buku bernama Death Note untuk menghukum para penjahat./ Foto: IMDb.com

Death Note (2015) adalah TV mini series live action yang diadaptasi dari manga berjudul sama karya Tsugumi Ohba mengisahkan Light Light Yagami yang menemukan sebuah buku bernama Death Note untuk menghukum para penjahat./ Foto: IMDb.com

Death Note (2015) adalah TV mini series live action yang diadaptasi dari manga berjudul sama karya Tsugumi Ohba. Seperti manga-nya, series live action ini menceritakan seorang mahasiswa biasa bernama Light Yagami yang menemukan sebuah buku bernama Death Note yang kemudian mengubah jalan hidupnya.

Buku Death Note ini ia gunakan untuk menghukum para penjahat, dan dirinya menjadi sosok pembunuh misterius bernama Kira. Di satu sisi, ada orang yang mulai mencurigai sosok pembunuh misterius ini, yaitu L, seorang detektif. L meyakini bahwa Kira adalah sosok jahat dan harus ditangkap.

Sebetulnya, sebelum serial Death Note (2015) ini rilis, banyak versi dan pengisahan ulang dari manga Death Note. Oleh karena itu, penulis dan yang terlibat di balik serial ini mencoba membuat beberapa perubahan agar cerita TV mini series Death Note (2015) ini terasa segar.

Perubahan yang dimaksud seperti sosok Light Yagami, yang di series ini terasa lebih manusiawi dan normal, tidak secerdas dan arogan seperti yang digambarkan di manga. Sosok L juga lebih berbeda, ia tampak seperti manusia pada umumnya dan tenang, berbeda dari versi manga yang terkesan canggung dan anti-sosial. Serial ini mendapatkan rating 7.0/10 dari IMDb sehingga wajib dicoba untuk kamu tonton.

Itu tadi Beauties, deretan manga dan anime yang live action-nya sukses dan berhasil, tidak hanya One Piece. Selamat menyaksikan!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE