Serba-Serbi Dunia Kencan Modern, Ini 5 Hal yang Sering Ditemukan
Saat ini kita hidup di mana dunia kencan berubah dari berkenalan secara langsung menjadi kenal melalui dating apps. Kamu pun bisa saja merasa kewalahan dan frustrasi dengan nuansa kencan modern yang selalu berubah-ubah ini.
Untuk menyikapi hal tersebut, sudah banyak fakta-fakta yang telah berkembang mengenai dunia kencan modern. Tak mengherankan fakta tersebut juga banyak yang mengecewakan lho.
Kamu pun harus mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kencan modern. Berikut fakta penting tentang dunia kencan modern yang perlu kamu ketahui.
Tidak mau teleponan saat pertama kenal
Ilustrasi/ Foto: Freepik.com/tirachardz |
Terkadang banyak orang yang melewatkan percakapan lewat telepon sebelum akhirnya bertemu langsung. Padahal dengan melakukan percakapan lewat telepon dapat membantumu menyeleksi apakah kamu cocok untuk bertemu orang tersebut secara langsung. Kamu pun tidak perlu membuang waktu berhargamu untuk bertemu orang yang salah bukan?
Menurut seorang konselor berlisensi dan pelatih kencan serta seorang guru cinta dari website lovesuccessfully.com, Samantha Burns, LMHC, MA berkata, “Di zaman di mana ‘catfishing’ adalah epidemi yang terkenal, mengapa kita tidak meluangkan beberapa menit untuk menelepon teman kencanmu? Plus, memiliki chemistry telepon yang baik dan mendengar suara seseorang sangat intim, akan menciptakan kegembiraan, dan menenangkan sarafmu sebelum bertemu di kencan pertama.” Burns juga beranggapan bahwa panggilan telepon dalam dunia kencan modern menjadi langkah besar yang perlu dilakukan.
Menggunakan pesan singkat sebagai komunikasi utama
Menggunakan pesan singkat sebagai komunikasi utama/ Foto: Freepik/@Benzoix
Kamu sudah mendengar ada notif masuk dari orang yang kamu suka, alih-alih langsung merespon, kamu malah membiarkan pesan tersebut sampai 1 jam baru membalasnya agar dia penasaran. Hayo, apakah kamu lakukan ini?
"Banyak orang menghabiskan waktu menyusun strategi waktu terbaik untuk mengirim pesan pada gebetannya agar membuat percakapannya tetap hidup. Padahal ini membuang-buang waktu. Jikalau memang percakapan terasa membosankan, mungkin bukan dia yang kamu cari," ujar Burn. Ia pun menyarankan tak perlu overthinking tentang isi pesan sendiri atau bagaimana balasan dia. Jika gebetan balas dengan baik, mungkin dia memang orang baik.
Menganalisis komunikasi pasif secara berlebihan di media sosial
Menganalisis komunikasi pasif berlebihan di media sosial/ Foto: Freepik/@Pressfoto
Mengklik “suka”, menambah atau menghapus teman, atau bahkan mengabaikan postingan seseorang yang lain selain dia bisa jadi indikasi kamu tertarik padanya. Tetapi mengandalkan tindakan ini saja, seperti terus-menerus menyukai kiriman Instagram orang yang kamu sukai untuk mengakui kamu miliknya, hanya akan menimbulkan kebingungan. “Actions speak louder than words. Membangun hubungan membutuhkan usaha, seperti melakukan percakapan bermakna dan melakukan kencan di kehidupan nyata untuk menumbuhkan keintiman,” jelas Burn.
Jika seseorang mengabaikanmu selama berminggu-minggu dan tiba-tiba mulai menyukai kembali foto-fotomu, jangan menganggapnya sebagai secercah harapan. Jika interaksi mereka terbatas pada keterlibatan media sosial yang tidak stabil, itu adalah tanda yang jelas bahwa mereka tidak benar-benar tertarik padamu.
Selalu berpaku pada istilah ‘Rumput tetangga selalu lebih hijau’
Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/oatawa
Apa rasanya saat kamu mulai senang dengan gebetan, tapi kamu tahu dia masih aktif di dating app? Tentu itu bikin kesal, bingung, dan marah. Namun bisa jadi, kamu juga melakukan hal yang sama.
“Dating apps membuatmu merasa terus-menerus mencari pasangan yang sempurna. Ada banyak pilihan di depan sana. Istilah ‘Rumput tetangga selalu lebih hijau’, akan merugikan kencan modern. Semua orang menginginkan hubungan yang terbaik selanjutnya, dan membuat banyak orang sulit untuk berkomitmen ketika memiliki banyak gebetan cadangan,” jelas Burn.
Jadi, kapan kamu harus berhenti mencari? Saat kamu menghabiskan waktu memikirkan orang tersebut, itulah tanda bahwa kamu jatuh hati padanya. Jika kamu belum merasakannya dan mencoba menjalaninya, kamu akan terjebak dalam hubungan yang tidak tulus.
Ingat, selalu ada orang yang lebih menarik di luar sana. Akan tetapi, kamu juga perlu bertanya pada diri sendiri, apakah kamu benar-benar menginginkan suatu hubungan dengan mereka? Jika jawabannya ya, inilah waktu yang tepat untuk menjalin hubungan dengan baik, memprioritaskan mereka, dan mengembangkan hubungan yang bermakna.
Tidak menulis jujur pada profil dating apps
Foto: Fatkhu Zahra Aminati Putri
Banyak orang sering mengubah tinggi badan, lingkar pinggang, dan menampilkan versi ideal mereka sendiri. Sangat mudah untuk memanipulasi penampilan agar tampak lebih cantik, sering bepergian, kaya raya, sukses, atau bahagia. “Tapi profil sempurna bukan berarti orang tersebut sempurna karena kesempurnaan itu tidak ada. Ingat, kamu berkencan dengan manusia sungguhan, bukan dengan ringkasan profil mereka,” ujar Burn.
Hindari habiskan terlalu banyak waktu dalam percakapan virtual sebelum bertemu langsung. Mungkin kamu dan dia memiliki topik chat yang luar biasa asik dan telepon sampai larut malam, tetapi chemistry bisa gagal tercipta jika bertemu langsung tidak sesuai dengan deskripsi profil.
Tentunya itu sangat mengecewakan dan menjatuhkan ekspektasimu. Jika gebetanmu seorang yang salah dalam merepresentasikan dirinya, lepaskan saja. Hidup terlalu singkat untuk berkencan dengan seseorang yang palsu, Beauties.
Itulah beberapa fakta yang perlu kamu ketahui tentang dunia kencan modern. Persiapkan dirimu jika kamu ingin menyelam di dalamnya ya!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Ilustrasi/ Foto: Freepik.com/tirachardz