Studi: Kepribadian Seseorang Bisa Dilihat dari Postur Tubuh saat Berdiri

Nadya Quamila | Beautynesia
Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB
Penelitian: Postur Tubuh saat Berdiri Bisa Ungkapkan Kepribadian
Studi: Kepribadian Seseorang Bisa Dilihat dari Postur Tubuh saat Berdiri/Foto: Pexels/Thirdman

Bahasa tubuh bisa mengungkapkan banyak hal yang mungkin tidak kita sadari, termasuk pula soal kepribadian seseorang yang bisa dilihat dari caranya berdiri.

Hal tersebut telah diteliti oleh para peneliti di Universitas McGill. Mereka menemukan bahwa postur tubuh seseorang saat berdiri dapat digunakan sebagai cara untuk memahami kepribadian mereka.

Dilansir dari Your Tango, penelitian yang dipimpin oleh Soren Wanio-Theberge dan Jorge Armony ini menemukan bahwa bahasa tubuh dapat mengungkapkan banyak hal tentang karakter seseorang. Bukan hanya pada saat-saat tegang, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk, simak hasil penelitiannya berikut ini!

Penelitian: Postur Tubuh saat Berdiri Bisa Ungkapkan Kepribadian

Informasi menarik lainnya dari penelitian ini adalah terkait posisi kepala peserta, baik itu menengadah ke atas atau tunduk ke bawah. Para ilmuwan menemukan bahwa posisi leher, dikombinasikan dengan postur dan sikap tubuh, berkorelasi langsung dengan kepribadian.

Studi: Kepribadian Seseorang Bisa Dilihat dari Postur Tubuh saat Berdiri/Foto: Pexels/Thirdman

Para peneliti mampu mengukur temuan mereka berdasarkan lima studi berbeda, empat di antaranya bergantung pada foto yang dikirimkan peserta yang menunjukkan diri mereka berdiri dalam pose alami.

Penelitian ini melibatkan 608 peserta dewasa muda. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penilaian terhadap postur tubuh para peserta dari waktu ke waktu cenderung konsisten dan stabil.

Dalam satu eksperimen, peserta diminta untuk berpose dengan cara dominan atau submisif. Dalam pose submisif, mereka mengadopsi postur membungkuk ke depan. Ketika diminta untuk tampak dominan, mereka berdiri tegak, dengan pinggul ke depan dan tubuh condong ke belakang.

Informasi menarik lainnya dari penelitian ini adalah terkait posisi kepala peserta, baik itu menengadah ke atas atau tunduk ke bawah. Para ilmuwan menemukan bahwa posisi leher, dikombinasikan dengan postur dan sikap tubuh, berkorelasi langsung dengan kepribadian.

Peserta yang berdiri lebih tegak cenderung memiliki kepribadian yang lebih dominan, suka memegang kendali, dan ada kecenderungan menggunakan cara-cara cerdik atau memanfaatkan orang lain demi kepentingan pribadi. Selain itu, postur ini juga digambarkan seperti seolah sedang "menatap rendah" terhadap orang lain.

Mereka yang mengangkat kepala lebih tinggi juga cenderung mendapat skor lebih tinggi pada sifat-sifat yang berkaitan dengan dominasi dan beberapa sifat antisosial atau manipulatif. Mereka juga mendapat skor lebih rendah pada empati dan pengendalian amarah.

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa berdiri dengan postur tubuh tegak dan lurus biasanya membutuhkan usaha. Sering kali, seseorang mempertahankan postur tubuh ini demi mendapatkan perlakuan hormat dari orang-orang di sekitarnya.

Konteks dan Situasi Berperan Penting

Orang yang gemar memakai postur tubuh untuk

Studi: Kepribadian Seseorang Bisa Dilihat dari Postur Tubuh saat Berdiri/Foto: Pexels/Mikhail Nilov

Beauties, saat kita bertemu seseorang untuk pertama kalinya, ada banyak sinyal yang bisa kita tangkap. Mulai dari suara, ekspresi wajah, cara berjabat tangan, hingga gerakan dan bahasa tubuh mereka. 

Seseorang yang berdiri tegak mungkin tampak dapat dipercaya dan percaya diri. Namun, dalam keadaan khusus, postur yang konsisten tegak dikaitkan dengan sifat dominan atau mengontrol.

Di sisi lain, seseorang yang selalu membungkuk mungkin dianggap pemalu. Tapi dalam situasi sosial santai, postur yang rileks ini justru membuat seseorang terlihat ramah dan mudah didekati.

Konteks juga berperan penting di sini, Beauties. Postur santai mungkin terlihat kurang profesional di tempat kerja, tetapi sangat bagus untuk mencairkan suasana dan memberikan kesan mudah didekati di acara sosial.

Dilansir dari BetterHelp, orang sering keliru mengartikan antara gaya santai dan takut. Menunduk tidak serta-merta membuat seseorang terlihat keren. Sementara itu, kontak mata yang tepat, tidak berlebihan, adalah cara terbaik untuk menunjukkan kesan rileks tapi tetap percaya diri

Ada catatan penting dari para ilmuwan dari penelitian ini. Mereka menegaskan bahwa hindari orang yang sengaja menggunakan bahasa tubuhnya untuk mengintimidasi orang lain. Orang yang gemar memakai postur tubuh untuk "mengecilkan" atau mengintimidasi orang lain biasanya berada di sisi kepribadian yang manipulatif dan harus dihadapi dengan sangat hati-hati.

Terlepas dari apakah kamu memilih untuk menilai seseorang berdasarkan postur tubuhnya atau tidak, penelitian dan temuan ini dapat membantu dalam mempelajari lebih lanjut tentang kepribadian seseorang. Meskipun konteks dan situasi berperan penting, ada juga banyak hal lain yang dapat membantu membentuk kesan tentang seseorang dan memberikan gambaran yang jauh lebih lengkap tentang tipe orang seperti apa mereka.

Bagaimana menurutmu, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE