sign up SIGN UP

Susah Nabung? Cek Pengingat dan Kiat Ini Biar Gajian Nggak Cuma Lewat Aja yuk!

Fina Prichilia | Beautynesia
Selasa, 02 Aug 2022 19:30 WIB
Susah Nabung? Cek Pengingat dan Kiat Ini Biar Gajian Nggak Cuma Lewat Aja yuk!
Foto: Freepik.com/vidistudio
Jakarta -

Awal bulan, biasanya jadi momen uang gajian fresh from the oven. Ngaku deh, Beauties, kamu termasuk yang cepat belanjain semua uang yang diterima dan kalau misal masih ada ada sisa, baru ditabung? Atau ada juga tipe orang yang begitu dapat uang, disisihkan untuk ditabung dulu, baru deh sisanya untuk dibelikan keperluan lain.

Apapun itu, sebaiknya kamu perlu mengatur uang dengan baik agar nggak kehabisan uang bahkan belum juga pertengahan bulan, Beauties. Kalau kamu mengaku susah nabung, coba cek pengingat dan kiat penting berikut.

1. Pentingnya Membuat Budget

Ilustrasi membuat anggaran keuangan.Ilustrasi membuat anggaran keuangan/ foto: pexels/ karolina grabowska-

Saat gaji sudah di tangan, tentu kamu boleh melakukan self reward atas kerja kerasmu. Apakah ingin beli tas yang sudah diinginkan sejak lama, atau ingin staycation di hotel incaran dengan para bestie.

Namun, para perencana keuangan merekomendasikan agar kamu membuat anggaran pengeluaran setiap bulannya. Tujuannya agar kebutuhan dan keinginan sama-sama bisa terakomodir sesuai kemampuan, Beauties.

Sebagai contoh, mengutip CNBC Indonesia, kamu bisa membuat persentase pemasukan kamu menjadi: 40% dari gaji untuk kebutuhan sehari-hari, alokasi 30% untuk bayar utang, 20% untuk masa depan (menabung dan investasi), dan 10% beramal.

Setelah mendapat upah, segera salurkan uang ke dalam pos-pos tersebut, untuk mencegah uang terpakai di luar rencana dan 'bocor alus'. Yaitu kondisi ketika uangmu habis, padahal merasa nggak belanja..

Hmm.. mungkin kamu memang nggak belanja barang yang relatif mahal, tapi banyak membeli barang dengan harga murah karena diskon. Kalau dijumlah, bisa bikin bengkak tagihan juga, lho.

2. Dana Darurat Juga Penting!

Ilustrasi dana darurat/ Foto: Freepik.com/drobotdeanIlustrasi dana darurat/ Foto: Freepik.com/drobotdean

Dari alokasi yang telah dibuat, kamu jadi tahu batas berapa kamu boleh punya utang, agar nggak mengganggu cash flow kamu buat kebutuhan lain. Jadi sudah jelas ya, kalau kamu boleh-boleh aja memanfaatkan kartu kredit dan paylater, selama mampu melunasi tanpa drama mengganggu pos keuangan yang lain.

Dana darurat juga penting, karena bisa menjadi penolong di waktu-waktu tak terduga. Semisal kamu terkena PHK, rumah bocor, atau kendaraan rusak tapi nggak punya asuransi kendaraan. Maka dana darurat hadir untuk 'menyelamatkan' dan lagi-lagi tanpa harus mengganggu cash flow kamu, bahkan juga tanpa perlu menggadaikan apapun atau mencari pinjaman.

Besarnya dana darurat yang bisa dimiliki, tidak ada rumus pasti. Tetapi kamu bisa mengikuti acuan yang selama ini kerap dikatakan para financial planner, yakni bagi mereka yang masih single atau tidak punya tanggungan adalah 3-6 kali dari pengeluaran. Sementara yang sudah menikah 6-12 kali.

Wah, ternyata banyak juga setelah dihitung ya, Beauties? Dilansir dari laman Sikapi Uangmu OJK, tentu dalam mengumpulkannya kamu bisa mencicil tiap bulan, misal 10-20% dari pemasukan selama beberapa bulan ke depan.

3. Yakin Nggak Mau Financial Freedom?

Asian beautiful woman enjoying the sun.Ilustrasi financial freedom/ Foto: Getty Images/iStockphoto/LaraBelova

Bekerja memang bisa menyenangkan, Beauties, karena selain dapat gaji, kita bisa bertemu teman di kantor, juga berkembang secara karier. Namun hal ini akan ada masanya kita memasuki usia tidak produktif, sehingga memengaruhi keuangan juga.

Saat-saat tersebut, tentu kamu ingin menghabiskan waktu di masa tua atau bahkan pensiun dini, tanpa khawatir soal uang, kan? Hal itu bisa mulai dipikirkan dan diusahakan dari sekarang, karena sekalipun kamu bukan PNS atau pegawai BUMN, tapi bisa juga punya penghasilan kok. Caranya dengan hidup dari penghasilan pasif, salah satunya dari return investasi.

Merangkum dari Forbesgood money habits yang bisa kamu mulai adalah membuat budget --seperti yang telah disebutkan sebelumnya, menghentikan kebiasaan berutang yang tak perlu, berinvestasi dengan cermat, mengurangi pengeluaran pada hal yang kurang penting, mulai mencari penghasilan tambahan, serta membangun aset --bukan liabilitas.

----

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id