Tak Ada yang Membedakan, Ini Persamaan Ibu Pekerja dan Ibu Rumah Tangga

Sylvia Yuliasar | Beautynesia
Senin, 30 Nov 2020 22:15 WIB
Tak Ada yang Membedakan, Ini Persamaan Ibu Pekerja dan Ibu Rumah Tangga
Foto:Ibu Rumah Tangga/unsplash.com

Kebanyakan masyarakat akan membedakan status antara ibu rumah tangga dengan ibu pekerja. Persepsi di masyarakat biasanya menganggap ibu rumah tangga adalah seorang ibu yang mengurus urusan rumah dan merawat anak di rumah, sedangkan ibu pekerja dianggap seorang ibu yang mampu meniti karir dan mendukung finansial keluarga.

Kedua status ini merupakan peran yang penuh perjuangan dan tanggung jawab. Tidak semudah kelihatannya, kedua status tersebut sama-sama mengurus urusan rumah tangga dan juga urusan di luar rumah tangga. Jadi manakah yang lebih baik?

Ibu rumah tangga dianggap hanya bisa mengurus pekerjaan rumah
Ibu rumah tangga / unsplash.com (Alexander Dummer)

Ibu rumah tangga menganggap ibu bekerja lebih berkelas karena mampu mendukung perekonomian keluarga. Sementara itu, ibu bekerja cemburu dengan banyaknya waktu yang dimiliki ibu rumah tangga dalam memantau tumbuh kembang anaknya.

Dari pada berdebat memikirkan mana yang lebih baik dan apa bedanya, lebih baik kita bahas yuk apa saja persamaan antara keduanya. Kedua status ibu tersebut memang berbeda, tapi jika dikaji lebih dalam ternyata keduanya juga memiliki persamaan. Selain fakta yang menyebutkan kedua status ini sama-sama seorang ibu yang terbaik untuk keluarga, berikut 3 kesamaan antara ibu rumah tangga dan ibu bekerja.

1. Kewalahan dalam bertugas

Ibu pekerja memang tampak sibuk di kantor, padahal ibu rumah tangga juga punya kesibukan.
Ilustrasi ibu pekerja / unsplash.com (CoWomen)

Inilah hal pertama yang sama-sama dirasakan oleh seorang perempuan baik yang berstatus sebagai ibu rumah tangga atau ibu bekerja. Stres sering dihadapi keduanya baik di dalam maupun di luar rumah.

Jika di rumah, ibu akan merasa kewalahan mengurus anak yang rewel, sakit, dan membuat rumah berantakan, maka ibu pekerja, kadang merasa seperti tidak pernah memiliki waktu untuk diri sendiri karena fokus bekerja dan mengasuh anak sesampainya di rumah.

Setiap hari, baik ibu rumah tangga dan ibu bekerja akan merasakan kewalahan, repot mengurus anak, dan sangat lelah di malam hari setelah beraktivitas seharian.

2. Sangat Menyayangi Anaknya

Ibu rumah tangga maupun ibu pekerja, sama sama menyayangi anaknya
Semua ibu menyayangi anaknya / unsplash.com (Jonathan Borba)

Walaupun ibu merasa kewalahan dan kadang stres menghadapi segala kegiatannya yang terasa monoton, seorang ibu rumah tangga ataupun ibu bekerja akan sangat menyayangi anaknya. Menghabiskan waktu bersama si kecil yang menggemaskan adalah anugerah luar biasa.

Sejak bangun di pagi hari hingga tidur di malam hari, si kecil membutuhkan pantauan dan bantuan dari orang tua terutama ibu sehingga ibu merasa sibuk dan lelah. Namun, hal tersebut tidak akan menjadi masalah bagi ibu.

Sudah menjadi fitrah bahwa setiap ibu pasti menyayangi anak-anak dengan sepenuh hati. Ibu akan berusaha memenuhi segala kebutuhan tumbuh kembang anak baik dengan bekerja di rumah atau bekerja di luar rumah. Yakinlah, bahwa setiap ibu adalah ibu terbaik bagi anak-anaknya.

3. Bimbang dengan Status yang Dipilih

Ibu rumah tangga ataupun ibu pekerja sering mempertanyakan keputusannya sendiri
Ibu biasanya merasa galau / unsplash.com (Omar Lopez)

Ibu rumah tangga maupun ibu pekerja, kerap mempertanyakan apakah dirinya telah membuat keputusan yang tepat? Apakah ia lebih baik menjadi ibu rumah tangga atau ibu Pekerja?

Kadang ibu rumah tangga sebelumnya merupakan ibu pekerja kemudian berhenti karena memutuskan untuk fokus merawat anak. Banyak ibu rumah tangga yang bertanya-tanya apakah harus kembali bekerja?

Sebaliknya, ibu bekerjapun akan bertanya-tanya, akankah berhenti bekerja untuk fokus merawat anak di rumah? Bila ya, kapan waktu yang tepat? Itulah beberapa keraguan diantara banyak keraguan lainnya.

Sering kali, para ibu merasa mereka perlu menjelaskan keputusannya untuk tetap di rumah bersama anak atau kembali bekerja. Yang jelas, apapun pilihannya jalani dengan maksimal ya, Ladies.

(kik/kik)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.