sign up SIGN UP

Termasuk Sikap Menyebalkan, Ini Tips untuk Menghindari Humble Bragging alias Pamer Terselubung!

Ghena Oktafira | Beautynesia
Senin, 20 Dec 2021 22:00 WIB
Termasuk Sikap Menyebalkan, Ini Tips untuk Menghindari Humble Bragging alias Pamer Terselubung!
caption
Jakarta -

Beauties, pernahkah kamu mendengar istilah ‘pamer terselubung’ sebelumnya? Dalam ilmu psikologi, fenomena seperti ini diberi nama humble bragging. Biasanya pelaku akan mengawali kalimatnya dengan keluhan yang seolah mengasihani dirinya sendiri. Namun, kalimatnya akan diakhiri dengan pujian yang bertujuan untuk membuat orang lain berdecak kagum akan pencapaian dirinya.

Fenomena humble bragging ini cukup sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Yuk, kenalan lebih jauh dengan humble bragging agar kita bisa menghindarinya!

Jenis dari Humble Bragging

Potret wanita yang sedang mengobrolIlustrasi mengobrol/Foto: Freepik.com/womantalking/ Foto: Rini Apriliani

Dikutip dari beberapa sumber, fenomena humble bragging ini dikategorikan menjadi tiga jenis berdasarkan kalimat yang dilontarkan oleh pelakunya:

Naive Humble Brag

Adalah kondisi di mana seseorang akan berkata dengan polos atau gamblang yang membuatnya seolah pamer dengan cara yang nggak terkesan sombong. Contoh kalimatnya adalah “Heran, deh. Aku jarang eksfoliasi kulit dan jarang perawatan, tapi wajah aku kok mulus nggak ada komedo menumpuk, yah?"

Self-deprecating humble brag

Jenis humble brag ini adalah ketika seseorang melontarkan kalimat sarkas untuk menjelek-jelekkan dirinya sendiri. Contoh kalimat yang menunjukkan jenis humble brag ini seperti, "Banyak banget yang bilang aku masih kayak anak sekolahan, padahal udah umur 25."

Merendah untuk Meroket

Sesuai namanya, fenomena ini terjadi ketika seseorang berusaha merendahkan dirinya namun ujung-ujungnya tetap sama saja menonjolkan kemampuannya. Contohnya seperti, "Bisa-bisanya nilai ulanganku 100, padahal kemarin belajarnya nggak serius, cuma ngebolak-balik lembar buku doang.”

Lebih Buruk Dibanding Pamer Langsung

Fenomena humble bragging
Humble bragging nggak akan membuatmu lebih keren/Pexels.com/Picha

Menjamurnya fenomena humble bragging dalam kehidupan nyata ataupun maya saat ini dinilai para ahli sebagai metode pamer yang lebih buruk ketimbang pamer yang dilakukan secara langsung tanpa diawali kalimat-kalimat merendah atau menjelekkan diri si pelaku.

Bahkan dalam jurnal berjudul "Humblebragging: A Distinct and Ineffective Self Presentation Strategy" yang ditulis oleh Ovul Sezer dkk., menyatakan bahwa humble bragging sebagai cara untuk mempromosikan diri kepada orang lain agar terkesan hebat justru menjadi salah satu strategi yang nggak akan efektif, lho!

Hal ini karena adanya aroma kepalsuan yang menguar dari kalimat pelaku sehingga alih-alih mengagumi, pendengar justru akan muak dengan pencitraan tersebut. Jika terus berlanjut, bukan nggak mungkin mereka akan meninggalkan pelaku dan menganggapnya hanya ingin mendapat pengakuan atau pujian semata.

Tips Agar Terhindar dari Humble Bragging

Tentunya kita nggak ingin dicap sebagai orang yang gemar merendah untuk meroket, bukan? Berikut dua tips sederhana yang dapat kamu terapkan agar humble bragging bisa dihindari.

1. Pahami konsep self-appreciated dan bedakan dengan pamer

Fenomena humble bragging
Apresiasi diri dengan melakukan hal yang disukai/Pexels.com/Douglas

Setelah memperoleh pencapaian tertentu dalam hidup maka bukan hal yang salah jika kita ingin mengapresiasi diri sendiri, bukan? Sayangnya, hal ini kerap disalahartikan oleh banyak orang yang akhirnya mengakibatkan dirinya tanpa sengaja memamerkan pencapaiannya tersebut.

Maka dari itu, kita harus bisa membedakan apakah yang akan kita ucap atau lakukan ini merupakan bentuk apresiasi atau malah cenderung pamer. Apresiasi diri terbaik ialah melakukan sesuatu yang langsung berdampak kepada diri sendiri dan nggak harus ditunjukkan ke orang lain.

2. Asah kemampuan berempati

Fenomena humble bragging
Pikirkan perasaan orang lain sebelum menonjolkan diri/Pexels.com/Anastasia Shuraeva

Sebelum membagikan pengalaman menyenangkan ataupun prestasi membanggakan di depan teman, akan lebih bijak jika kita turut memperhatikan terlebih dahulu akankah hal ini membuatnya bersedih atau nggak. Dengan begini, kita bisa lebih mudah menyesuaikan konteks pembicaraan agar nggak sampai menyinggung hatinya.

Nah itulah dia mengenai fenomena humble bragging alias pamer terselubung ini, Beauties. Semoga kita dapat lebih bijak dalam bertutur dan bersikap sehingga nggak menjadi salah satu humble bragger yang menyebalkan!

***

[Gambas:Youtube]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id