The Pacemakers, Grup Tari Asal New York yang Anggotanya Berusia Lebih dari 60 Tahun

Retno Anggraini | Beautynesia
Minggu, 05 Nov 2023 12:00 WIB
The Pacemakers, Grup Tari Asal New York yang Anggotanya Berusia Lebih dari 60 Tahun/Foto: Instagram.com/pacemakersdanceteam

Rombongan tari yang dikenal sebagai The Pacemakers ini dibentuk setelah salah satu anggota menjadi korban cyber-bullying karena dianggap terlalu tua untuk tampil di depan umum. Susan Avery adalah otak dibalik The Pacemaker, grup tari berbasis di New York yang menentang anggapan dengan menunjukkan bahwa usia hanyalah angka.

“Misi kami adalah membuktikan bahwa ‘tua’ bukanlah kata makian,” katanya seperti yang dilansir dari Insider. Perempuan berusia 63 tahun itu menambahkan, "Kami percaya bahwa menjadi tua adalah suatu kehormatan dan kami meneriakkannya dari atas atap."


The Pacemakers/Foto: Instagram.com/pacemakersdanceteam

Avery yang memiliki nama panggilan Chief Heart Murmur di The Pacemakers, mendirikan grup tersebut pada tahun 2019 setelah ditindas di dunia maya karena terlalu tua untuk tampil di depan umum. Dia mengatakan bahwa grup tersebut tampil sekitar dua pertunjukan setiap bulannya yang selalu mendapat tepuk tangan meriah. “Orang-orang mencintai kami,” katanya.

“Kami menghadirkan kegembiraan bagi penonton kami,” kata Avery tentang tim beranggotakan 31 orang yang telah tampil di pemutaran perdana film, konferensi, dan pertandingan bisbol liga kecil. Spesialisasi para anggota The Pacemakers adalah jazz dan break dance dengan lagu seperti None of your Business oleh Salt-n-Pepa.


The Pacemakers/Foto: Instagram.com/pacemakersdanceteam

“Anggota kami lahir di tahun 1939 dan seterusnya,” kata Avery, mengacu pada tahun kelahiran para anggota. “Tim kami terdiri dari perawat, guru, terapis, bahkan wasit tinju profesional. Tidak ada seorang pun dalam tim yang tidak menderita suatu penyakit. Kami memiliki penari yang telah menjalani penggantian lutut dan pinggul, edema paru, dan radang sendi."

Avery mengingat momen di mana ketika mereka audisi, banyak orang yang menentang mereka karena menggunakan kaos dengan angka tahun lahir mereka. “Semua orang di tim memiliki keinginan yang mendalam untuk bangga pada diri kita sendiri, pencapaian kita, kemampuan kita, dan usia kita,” kata Barbara Adler, salah satu anggota The Pacemakers. "Kami ingin dilihat, merasa bangga, dan diinginkan."


The Pacemakers/Foto: Instagram.com/pacemakersdanceteam

"Kelincahan dan kemampuan setiap orang berbeda. Ini adalah spektrum yang sangat besar," kata Avery. Sementara itu, Avery mengatakan ada banyak tawa selama latihan yang berlangsung setiap Sabtu pagi di Manhattan dan pertunjukannya.

"Anda dapat memiliki beberapa orang yang dapat melakukan split pada usia 75 tahun dan beberapa orang yang tidak dapat membungkuk. Fokus kami adalah kegembiraan atas apa yang dapat Anda lakukan," kata Adler.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Loading ...
Tonton video di bawah ini ya, Beauties!
3 Jenis Teh Ini Bisa Bikin Umur Lebih Panjang