sign up SIGN UP

Unik Banget! Bahasa Cia-Cia Memakai Aksara Korea 'Hangul' dan Digunakan di Sulawesi Tenggara

Sierra Muktisari | Rabu, 12 Jan 2022 15:45 WIB
Unik Banget! Bahasa Cia-Cia Memakai Aksara Korea 'Hangul' dan Digunakan di Sulawesi Tenggara
caption
Jakarta -

Negara Korea memiliki aksara khusus yang dikenal dengan nama Hangul atau Hangeul, di mana aksara tersebut dijadikan sebagai sistem penulisan di bahasa Korea. Istimewanya lagi, Hangul ditemukan dan diciptakan oleh Raja Sejong, yakni Raja ke-4 pada era dinasti Joseon.

Namun, selain di Korea, terdapat juga penggunaan aksara serupa yang digunakan salah satu wilayah di Indonesia, lho. Jika Korea memiliki Hangul, wilayah di Sulawesi Tenggara memiliki Bahasa Cia-Cia, di mana dalam penulisan bahasa tersebut, menggunakan aksara yang serupa dengan Hangul.

Ilustrasi huruf alfabet Korea yang ditulis dalam aksara HangulIlustrasi huruf alfabet Korea yang ditulis dalam aksara Hangul/ Foto: Getty Images/iStockphoto/NoonBuSin

Menurut kajian dari Kemdikbudristek, Bahasa Cia-Cia merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Ciacia di wilayah Sulawesi Tenggara, tepatnya di kota Baubau, Pulau Buton. Awalnya, bahasa Cia-Cia menggunakan abjad Pegon.

Kemudian di tahun 2009, Walikota Baubau memutuskan untuk mengadaptasi aksara Korea Hangul menjadi aksara Ciacia karena wilayah tersebut belum memiliki aksara sendiri. Hal itu juga sempat mengkhawatirkan dikarenakan wilayah yang belum memiliki aksara sendiri akan kesulitan untuk mengabadikan bahasa daerahnya sendiri.

Diputuskannya penggunaan aksara Korea Hangul ini juga sedikit-banyak dipengaruhi oleh pernyataan seorang Profesor bernama Chun Ta Hyun sekaligus Ketua Departemen Hunmin Jeonggeum Masyarakat Korea, yang pernah berkunjung dan hadir dalam Simposium Internasional Pernaskahan di tahun 2005.

Bahasa Cia Cia yang menggunakan aksara Hangul untuk penulisannyaBahasa Cia Cia yang menggunakan aksara Hangul untuk penulisannya/ Foto: twitter.com/KTOJakarta

Menurutnya, bahasa daerah yang ia dengar di wilayah tersebut mengingatkannya dengan bahasa Korea. Sang Profesor juga sempat melakukan penelitian di Ciacia karena saat itu wilayah tersebut belum memiliki susunan alfabet sendiri.

Meski penulisannya mirip Hangeul, bukan berarti masyarakat Ciacia juga fasih berbahasa Korea. Karena kata atau kalimat yang digunakan pun berbeda dengan bahasa yang digunakan masyarakat Korea dalam kehidupan sehari-hari, mengingat hanya aksara penulisannya saja yang hampir serupa.

Bahasa Cia Cia yang digunakan di wilayah Sulawesi TenggaraBahasa Cia Cia yang digunakan di wilayah Sulawesi Tenggara/ Foto: alchetron.com

Selain di Pulau Buton, beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara lainnya yang menggunakan Bahasa Cia-Cia ini juga digunakan di Pulau Binongko dan Pulau Batu Atas. Jika kamu berkesempatan berkunjung ke wilayah tersebut, kamu akan melihat berbagai tulisan seperti petunjuk di tempat-tempat umum yang dituliskan dalam nama resmi versi bahasa Indonesia menggunakan aksara Latin, namun juga dilengkapi dengan tulisan menggunakan aksara Korea Hangul.

[Gambas:Youtube]

--------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)

Our Sister Site

mommyasia.id