3 Alasan Kenapa Berdiri Lebih Sering Bisa Bantu Bakar Kalori Harian

Shinta Khoiru Nikmah | Beautynesia
Rabu, 11 Feb 2026 09:30 WIB
3. Sering Berdiri Meningkatkan Metabolisme
Berdiri meningkatkan metabolisme/ Foto: Freepik.com/freepik

Gaya hidup modern membuat banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam dalam posisi duduk, baik di kantor, sekolah, maupun di rumah. Duduk terlalu lama sering dianggap sepele, padahal kebiasaan ini berpengaruh besar terhadap pembakaran kalori dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, Beauties.

Tanpa disadari, berdiri lebih sering dalam aktivitas harian dapat membantu meningkatkan pengeluaran energi dan mendukung metabolisme tubuh. Berikut tiga alasan utama mengapa kebiasaan berdiri lebih sering bisa membantu membakar  kalori  harian.

1. Berdiri Meningkatkan Pembakaran Energi Dibanding Duduk

Berdiri membuat otot tubuh tetap aktif untuk menjaga postur dan keseimbangan, sehingga energi yang dibakar lebih besar dibandingkan saat duduk pasif. Oleh karena itu, berdiri lebih sering dalam aktivitas harian dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori secara alami.
Berdiri meningkatkan pembakaran energi/ Foto: Freepik.com/freepik

Secara sederhana, tubuh membakar lebih banyak kalori saat berdiri dibandingkan saat duduk. Ketika berdiri, otot-otot inti, kaki, dan punggung bekerja untuk menjaga keseimbangan dan postur tubuh. Aktivitas otot ini membutuhkan energi tambahan, meskipun tidak sebesar olahraga intens.

Perbedaan pembakaran kalori antara duduk dan berdiri mungkin terlihat kecil dalam jangka pendek, tetapi akan signifikan jika dilakukan secara konsisten. Berdiri beberapa menit setiap jam dapat menambah pengeluaran energi harian tanpa perlu waktu khusus untuk berolahraga.

Kebiasaan kecil ini sangat relevan bagi orang yang menghabiskan banyak aktivitas dengan duduk, seperti pekerja kantoran atau pelajar.

2. Berdiri Lebih Sering Membantu Aktivitas Gerak Mikro

Aktivitas gerak/ Foto: Freepik.com/freepik

Saat berdiri, seseorang cenderung lebih banyak melakukan gerakan kecil atau non-exercise activity thermogenesis (NEAT), seperti berpindah posisi, melangkah ringan, atau meregangkan tubuh. Gerakan-gerakan mikro ini berkontribusi pada pembakaran kalori harian yang sering diabaikan.

Berbeda dengan duduk lama yang membuat tubuh pasif, posisi berdiri mendorong tubuh tetap aktif secara alami. Tanpa disadari, aktivitas ringan ini membantu menjaga aliran darah, mengurangi kekakuan otot, dan meningkatkan efisiensi metabolisme.

Dalam jangka panjang, peningkatan NEAT berperan penting dalam pengelolaan berat badan dan kebugaran secara umum.

3. Sering Berdiri Meningkatkan Metabolisme

Berdiri meningkatkan metabolisme/ Foto: Freepik.com/freepik

Kebiasaan berdiri lebih sering tidak hanya berdampak pada pembakaran kalori, tetapi juga membentuk pola hidup yang lebih aktif. Orang yang terbiasa berdiri cenderung lebih mudah beralih ke aktivitas lain, seperti berjalan singkat, mengambil air minum, atau melakukan peregangan.

Selain itu, berdiri secara berkala membantu tubuh keluar dari kondisi metabolisme yang melambat akibat duduk terlalu lama. Metabolisme yang lebih aktif mendukung pengaturan gula darah dan penggunaan energi yang lebih efisien.

Dengan demikian, berdiri lebih sering dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan jangka panjang tanpa perubahan drastis pada rutinitas harian.

Berdiri lebih sering adalah kebiasaan kecil dengan dampak besar bagi pembakaran kalori dan kesehatan tubuh. Jadi, sering-seringlah berdiri ya, Beauties. Terlebih bagi kamu yang sering beraktivitas sambil duduk.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE