3 Tanda Tubuhmu Tidak Cocok dengan Gluten
Tidak semua orang bisa menerima gluten dengan baik, meskipun bahan ini banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari seperti roti, pasta, dan kue. Bagi sebagian orang, mengonsumsi gluten justru dapat menimbulkan reaksi yang mengganggu kesehatan. Sayangnya, gejala tubuh sensitif terhadap gluten sering kali dianggap sepele atau dikira berasal dari penyebab lain.
Oleh karena itu, bagi orang yang alergi gluten penting untuk lebih mengenali bagaimana tubuh bereaksi terhadap makanan yang mengandung protein ini. Jika kamu sering merasa tidak nyaman setelah mengonsumsinya, mungkin ini saatnya memperhatikan lebih dekat sinyal yang diberikan tubuhmu.
Dilansir dari Healthline, berikut 3 tanda intoleransi gluten yang bisa ditunjukkan oleh tubuh saat memiliki kondisi alergi terhadap salah satu senyawa protein itu!
Diare, Sembelit, dan Feses Berbau Tak Sedap
![]() Peradangan pada usus halus akibat intoleransi gluten dapat mengganggu penyerapan nutrisi sehingga memicu diare maupun sembelit/Foto: Freepik/jcomp |
Pengidap penyakit celiac dapat mengalami peradangan pada usus halus setelah mengonsumsi gluten. Peradangan ini merusak lapisan usus dan mengganggu penyerapan nutrisi yang pada akhirnya menimbulkan berbagai gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit yang sering kambuh.
Jika berulang, kondisi diare berisiko menimbulkan masalah kesehatan lain, termasuk ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi, dan rasa lelah berkepanjangan. Selain itu, penderita celiac juga dapat memiliki feses yang tampak pucat dan berbau tidak sedap akibat penyerapan nutrisi yang tidak sempurna.
Kelelahan
Intoleransi gluten dapat memicu anemia dan menurunkan energi tubuh sehingga menyebabkan kelelahan/Foto: Freepik
Banyak penderita gangguan autoimun, termasuk penyakit celiac, sering mengalami rasa lelah yang berkepanjangan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor lain yang juga berkontribusi seperti nyeri kronis, gangguan tidur, depresi, kecemasan, dan peradangan dalam tubuh.
Selain itu, penyakit celiac juga berhubungan dengan meningkatnya risiko anemia defisiensi zat besi, yang menghambat produksi sel darah merah sehat. Akibatnya, tubuh kehilangan energi dan mudah mengalami kelelahan.
Reaksi pada Kulit
Beberapa orang dengan intoleransi gluten hanya menunjukkan reaksi pada kulit tanpa keluhan pencernaan/Foto: Freepik/user18526052
Intoleransi gluten tidak hanya berdampak pada sistem pencernaan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan kulit. Salah satu bentuk manifestasinya adalah dermatitis herpetiformis, yaitu kondisi kulit yang terkait dengan penyakit celiac dan membuat lapisan pelindung tubuh kita itu mengalami lepuhan.
Faktanya, meskipun semua penderita celiac sensitif terhadap gluten, sebagian orang hanya menunjukkan gejala pada kulit tanpa mengalami gangguan pencernaan. Oleh karena itu, ketika seseorang mengalami ruam atau lepuhan yang berulang tanpa penyebab yang jelas, terutama setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, pemeriksaan terhadap kemungkinan intoleransi gluten atau penyakit celiac sangat disarankan.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
