4 Manfaat Jalan Kaki Mundur yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Rini Apriliani | Beautynesia
Kamis, 12 Feb 2026 22:00 WIB
4. Meningkatkan Daya Otak
Ilustrasi perempuan cerdas/Foto: pexels.com/moose-photos

Jalan kaki mundur, terdengar aneh dan tak banyak dilakukan banyak orang ya, Beauties. Namun, tahukah kamu, ternyata ada manfaat kesehatan di baliknya lho!

Yap, jalan kaki adalah salah satu olahraga yang memiliki sejumlah manfaat baik. Beberapa manfaatnya, seperti peningkatan suasana hati, penurunan berat badan, kesehatan jantung, kesehatan mata, hingga mengurangi stres.

Lantas, bagaimana jika jalan kaki yang biasa dengan melangkah maju menjadi berjalan mundur ke belakang?

Mengenal Jalan Kaki Mundur

Jalan kaki mundur, terdengar aneh dan tak banyak dilakukan banyak orang ya, Beauties. Namun, ada manfaat kesehatan di baliknya. Ini manfaat jalan kaki mundur.

Manfaat jalan kaki mundur/Foto: Freepik.com/gpointstudio

Melansir Eating Well, jalan kaki mundur dikenal juga sebagai retro walking. Erin Nitschke, Ed.D, seorang pelatih kesehatan bersertifikat mengatakan bahwa pola jalan mundur ini membuat langkah kaki lebih pendek daripada berjalan maju. Hal ini pun menjadi lebih menantang.

“Berjalan mundur jauh lebih menantang daripada berjalan normal,” ujarnya.

Pelatih pribadi, Katie Kollath, MS, pun mengungkap, jalan kaki mundur bisa menjadi tantangan fisik dan mental baru.

Berikut adalah manfaat jalan kaki mundur:

1. Penurunan Berat Badan

Berjalan kaki mundur, kemungkinan akan membakar lebih banyak kalori pada tubuh. Hal ini terjadi karena tubuh bekerja lebih keras daripada berjalan maju seperti pada umumnya.

Ilustrasi turun berat badan/Foto: Freepik.com/KamranAydinov

Menurut Nitschke dengan berjalan kaki mundur, kemungkinan akan membakar lebih banyak kalori pada tubuh. Hal ini terjadi karena tubuh bekerja lebih keras daripada berjalan maju seperti pada umumnya.

Mengutip Cleveland Clinic, ahli fisiologi olahraga Jordan Boreman, MS, mengatakan bahwa detak jantung akan meningkat saat berjalan mundur, yang membakar lebih banyak kalori.

“Saat ototmu bergerak dengan cara yang berbeda, detak jantung akan meningkat, yang membantumu membakar lebih banyak kalori,” kata Boreman.

American College of Sports Medicine (ACSM) pun menetapkan tingkat setara metabolik (MET) untuk berbagai jenis latihan. Semakin tinggi MET, semakin intens aktivitas tersebut.

“Berjalan sedang sekitar 3,5 MET dan berjalan mundur sekitar 6 MET,” lanjutnya.

Hal ini menunjukkan berjalan mundur membutuhkan lebih banyak energi, sehingga membakar lebih banyak kalori.

2. Memperbaiki Postur Tubuh

berjalan mundur secara teratur, kamu akan membuat tubuh berdiri lebih tegak. Hal ini melatih otot bokong, paha depan, dan fleksor pinggul yang dapat membantu memperbaiki postur tubuh.

Ilustrasi jalan kaki/Foto: Freepik.com

Beauties, kita terbiasa duduk berjam-jam setiap harinya, dari mulai bermain ponsel, mengemudi, hingga bekerja. Postur tubuh yang buruk ini bisa terbawa saat berjalan.

Dengan berjalan mundur secara teratur, kamu akan membuat tubuh berdiri lebih tegak. Hal ini melatih otot bokong, paha depan, dan fleksor pinggul yang dapat membantu memperbaiki postur tubuh.

Lalu, sebuah tinjauan yang melibatkan orang-orang dengan osteoartritis lutut menunjukkan bahwa ketika berjalan mundur dikombinasikan dengan rehabilitasi lutut konvensional, secara signifikan dapat mengurangi nyeri lutut dan disabilitas dibandingkan dengan berbagai kelompok kontrol. Efek positifnya pun bisa dirasakan untuk orang-orang yang sedang menjalani rehabilitasi pasca stroke dan orang yang ingin memperbaiki postur kaku dan meningkatkan keseimbangan dibandingkan terapi fisik saja.

3. Meningkatkan Keseimbangan dan Koordinasi Tubuh

mundur dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, yang seiring berjalannya waktu akan terganggu.

Ilustrasi jalan kaki/Foto: Pexels.com/Helena Lopes

Berjalan mundur dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, yang seiring berjalannya waktu akan terganggu.

Kita akan mengandalkan mata, otot persendian, dan telinga bagian dalam untuk menjaga keseimbangan. Saat kita tidak melihat apa yang di belakang, maka kita akan menggunakan dua indra lainnya untuk meningkatkan kemampuan menjaga keseimbangan.

Selain itu, saat berjalan mundur, jari kaki terlebih dahulu yang akan menyentuh tanah dan disusul dengan telapak kaki, hingga tumit yang menapak. Hal ini bermanfaat bagi kaki dan pergelangan kaki.

4. Meningkatkan Daya Otak

saat berjalan mundur akan menantang otak untuk mempertajam area baru yang membuatmu lebih waspada. Bergerak mundur dapat membantu mempertajam daya ingat, fokus, dan kemampuan kognitif lainnya.

Ilustrasi perempuan cerdas/Foto: pexels.com/moose-photos

Menurut Times of India, saat berjalan mundur akan menantang otak untuk mempertajam area baru yang membuatmu lebih waspada. Bergerak mundur dapat membantu mempertajam daya ingat, fokus, dan kemampuan kognitif lainnya.

“Begitu berjalan mundur, kamu mungkin akan menyadari bahwa ini membutuhkan konsentrasi yang jauh lebih besar,” kata Boreman.

Lalu, menurut studi yang diterbitkan di Behavioural Brain Research, korteks prefrontal yang bertanggung jawab atas keterampilan kognitif seperti pengambilan keputusan dan pemecahan masalah, sangat aktif saat melangkah mundur.

Nah Beauties, itu dia sederet manfaat saat berjalan mundur. Namun, untuk mempraktikkannya kamu perlu menghindari keramaian, mencari permukaan jalan yang halus, dan memulainya secara perlahan. Coba beberapa menit dalam sehari, lalu ditambah seiring berjalannya waktu.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE